Pemain Termahal di 10 Negara ASEAN: 5 Diantaranya Keturunan dan Naturalisasi, Termasuk Indonesia


  •    Rizka Perdana Putra
  •    10/02/21 - 06:30
  •    31.454

Ilustrasi pemain termahal di ASEAN (Bolalob)
Ilustrasi pemain termahal di ASEAN (Bolalob)

Lima pemain keturunan dan naturalisasi masuk dalam daftar pemain termahal di tiap 10 negara ASEAN, termasuk salah satunya timnas Indonesia

Sejak beberapa tahun terakhir, banyak pemain-pemain ASEAN yang memilih berkarir di Asia atau Eropa. Hal itu membuat harga mereka ikutan melonjak. 

Bintang Thailand, Chanathip Songkrasin misalnya. Ketika masih membela Muangthong 2017 lalu, ia punya nilai pasar sebesar 600 ribu pounds. 

Baca Juga :


Sejak bergabung dengan klub Jepang, Consadole Sapporo, nilai pasar Chanathip melonjak hingga menembus 2,4 juta pounds. Songkrasin pun saat ini berstatus sebagai pemain termahal Thailand.

Tapi, tak semua pemain termahal di tiap negara ASEAN diisi oleh pemain yang berkarir di Asia atau Eropa. Justru, beberapa negara diwakili oleh pemain naturalisasi yang sebelumnya sudah punya nilai pasar tinggi. 

Selain itu beberapa pemain keturunan juga menguasai daftar. Menurut data dari Transfermarkt, berikut 10 pemain termahal di setiap negara ASEAN:

halaman 2 dari 12
1. Neil Etheridge - Filipina (2,4 juta pound, 46 miliar rupiah)

Neil Etheridge ketika membela Birmingham (Twitter @Neil38Etheridge)


Meski lahir di London, Inggris, sejak usia 18 tahun Etheridge sudah membela Timnas Filipina. Sejauh ini ia sudah mencatatkan 65 caps bersama The Azkals.

Karir Etheridge dihabiskan dengan membela klub-klub Inggris seperti Fulham, Charlton atau Oldham. Kini, ia membela klub kasta kedua Birmingham City
halaman 3 dari 12
2. Chanathip Songkrasin - Thailand (1,7 juta pound, 32,5 miliar rupiah)

Chanathip Songkrasin berseragam Sapporo (Instagram @jaychanathip)


Chanathip merupakan salah satu pemain paling populer di Thailand dan Asia Tenggara saat ini. Maklum, selama empat musim terakhir ia membela klub kasta tertinggi Jepang, Consadole Sapporo
halaman 4 dari 12
3. Patrick Fabiano - Timor Leste (650 ribu pound, 12,5 miliar rupiah)

Patrick Fabiano (Ailton Cruz/Gazeta de Alagoas)


Fabiano merupakan pemain kelahiran Brasil, akan tetapi dia memilih untuk membela Timor Leste. Ia sempat membela Timor Leste di ajang Piala AFC 2014 dan kualifikasi Piala Dunia 2018 (tahun 2015). Kini, pemain berusia 33 tahun itu membela klub Kuwait, Al-Salmiya.
halaman 5 dari 12
4. Aung Thu - Myanmar (350 ribu pound, 6,7 miliar rupiah)

Aung Thu (Getty)


Berikutnya ada gelandang serang Myanmar Aung Thu. Meski berstatus sebagai pemain Yadanarbon FC, Myanmar, pemain 24 tahun itu lebih sering bermain di Liga Thailand.

Sejak tahun 2017 lalu, secara berturut ia dipinjamkan ke Police Tero FC, Muangthong United dan kini Buriram United. halaman 6 dari 12
5. Liridon Krasniqi - Malaysia (350 ribu pound, 6,7 miliar rupiah)

Liridon Krasniqi (Semuanya Bola)


Pemain keturunan atau naturalisasi ketiga yang masuk dalam daftar (setelah Neil Etheridge dan Patrick Fabiano) adalah Liridon Krasniqi. Pemain asal Kosovo itu resmi berpindah kewarganegaraan Malaysia pada awal 2020 lalu. 

Karena terhalang pandemi Covid-19, sampai saat ini rekan satu tim Syahrian Abimanyu di JDT dan Newcastle Jets itu belum mencatatkan satupun caps bersama Timnas Malaysia.  halaman 7 dari 12
6. Stefano Lilipaly - Indonesia (350 ribu pound, 6,7 miliar rupiah)

Stefano Lilipaly (Bolalob)


Selain Filipina, Timor Leste dan Malaysia, pemain termahal Indonesia juga diwakili oleh pemain keturunan atau naturalisasi, yaitu Stefano Lilipaly. Sejak tahun 2013 lalu, Lilipaly sudah mencatatkan 24 caps bersama timnas Indonesia.

Pemain yang sempat membela timnas Belanda U17 itu musim ini dikaitkan dengan beberapa klub Liga Malaysia. Akan tetapi sampai saat ini Lilipaly masih belum memilih kemana dia akan berlabuh.
halaman 8 dari 12
7. Hariss Harun - Singapura (300 ribu pound, 5,7 miliar rupiah)

Hariss Harun (Johor Southern Tigers)


Hariss Harun merupakan gelandang berpengalaman berusia 30 tahun. Ia kini menjadi kapten tim timnas Singapura dan juga kapten juara liga Malaysia, Johor Darul Ta’zim. halaman 9 dari 12
8. Nguyen Quang Hai -Vietnam (300 ribu pound, 5,7 miliar rupiah)

Nguyen Quang Hai


Nguyen Quang Hai adalah salah satu gelandang serang paling berbakat yang ada di Asia Tenggara saat ini. Masih berusia 23 tahun, pemain Hanoi FC ini dipercaya hanya tinggal menunggu waktu untuk hijrah ke klub luar negeri.

Selain Nguyen Quang Hai, ada empat pemain Vietnam lain yang juga bernilai sama. Mereka adalah kapten tim Nguyen Quoc Hai, Nguyen Tien Linh, Nguyen van Toan dan pemain yang baru saja pindah ke Cerezo Osaka, Jepang kiper Dang van Lam.  halaman 10 dari 12
9. Thierry Chantha Bin - Kamboja (225 ribu pound, 4,3 miliar rupiah)

Thierry Bin


Gelandang 29 tahun ini sempat malang melintang di beberapa klub Malaysia dan Thailand. Ia pernah membela Krabi FC (Thailand), Sukhothai FC (Thailand), Perak (Malaysia) dan Terengganu FC (Malaysia).

Thierry Bin menjadi nama pemain keturunan atau naturalisasi terakhir yang masuk dalam daftar. Pemain kelahiran Prancis itu mulai musim ini memilih membela klub Kamboja, Visakha FC.
halaman 11 dari 12
10. Faiq Bolkiah - Brunei Darussalam (200 ribu pound, 3,8 miliar rupiah)

Faiq Bolkiah (EFE/EPA/Homem de Gouveia)


Pemain terakhir adalah Faiq Bolkiah. Faiq menjadi satu-satunya pemain dalam daftar yang kini membela klub Eropa. Winger berusia 22 tahun itu saat ini bermain di salah satu klub kasta tertinggi Portugal, Maritimo. halaman 12 dari 12
Terakhir diubah:  14/02/21 - 21:55





Video Trending



Berita Terkait


1615513228726

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?