Habiskan Dana Rp140 Miliar, Penyelenggaraan Asian Leg di Thailand Dipuji Semua Pihak


  •    Kukuh Wahyudi
  •    14/02/21 - 11:30
  •    11.648

Ilustrasi Asian Leg di Thailand.
Ilustrasi Asian Leg di Thailand. (instagream/@yonex_badminton)

Penyelenggaraan Asian Leg di Thailand bulan lalu menuai banyak pujian. Tiga turnamen level Super 1000 secara beruntun, Yonex Thailand Open (12-17 Januari 2021), Toyota Thailand Open (19-24 Januari 2021), dan World Tour Finals (27-31 Januari 2021), berjalan nyaris tanpa hambatan.

Seluruh pemain dan official pulang ke negaranya masing-masing dengan status bebas paparan Covid-19. Situasi ini tentu menjadi harapan bagi cabor bulutangis bahwa sejatinya bisa meneruskan turnamen-turnamen lainnya meski di tengah pandemi Covid-19 yang belum melandai.

Thailand yang menghabiskan dana 300 juta baht atau sekitar Rp140 miliar untuk menyelenggarakan tiga turnamen itu mendapatkan apresiasi dari badan-badan olahraga global, termasuk Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

"Ini membantu mempromosikan negara dan bisa menjadi contoh bagi badan olahraga lain untuk mengikuti, terutama mengadakan acara selama pandemi Covid-19," kata presiden BAT (Asosiasi Bulutangkis Thailand) Patama seperti dilansir dari Bangkok Post.

"Keberhasilan tersebut tidak mungkin tercapai tanpa dukungan dari semua pihak terkait di sektor publik dan swasta termasuk tenaga medis dan relawan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras mereka," ucap Patama yang juga merupakan anggota IOC dan wakil presiden BWF itu melanjutkan.

Baca Juga :
halaman 2 dari 3
Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund, mengatakan acara di Bangkok bisa menjadi model untuk turnamen di masa depan.

"Ini bisa menjadi blueprint bagaimana kita bisa mengadakan turnamen dan kemudian memindahkannya ke turnamen cluster lebih lanjut pada 2021," kata Lund.

Presiden IOC, Thomas Bach, mengucapkan selamat kepada pihak-pihak yang terlibat karena telah menyelenggarakan acara dengan aman yang dapat menginspirasi persiapan Olimpiade Tokyo tahun ini.

“Kesehatan dan keselamatan atlet serta seluruh peserta tetap menjadi prioritas utama kami untuk Olimpiade. Kami akan memasukkan pelajaran dari turnamen bulu tangkis baru-baru ini di Thailand dalam penanggulangan Covid-19 secara keseluruhan yang akan dilakukan di Tokyo," tuturnya.

Sementata itu, tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, juga menyatakan pujiannya terhadap peyelenggaraannya Asian Leg di Thailand.

“BAT dan semua staf pendukungnya luar biasa. Saya tinggal di kamar saya dan hanya pergi untuk latihan atau bermain. Saya merasa aman di sini," katanya saat masih berlaga di Thailand.





Video Trending



Berita Terkait


1614948001830

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?