Meski Kompetisi Berhenti, Liga 1 Masih Peringkat Dua Kejuaraan Termahal se-Asia Tenggara


  •    Rizka Perdana Putra
  •    23/02/21 - 11:10
  •    12.838

Pembukaan Liga 1 2020
Pembukaan Liga 1 2020 (Persebaya)

Kompetisi Liga 1 Indonesia memang berhenti hampir satu tahun lamanya. Beberapa penggawa asing pun memilih hengkang. Akan tetapi, Liga 1 saat ini masih bisa menempati posisi dua kejuaraan termahal di Asia Tenggara.

Menurut data dari Transfermarkt, Liga 1 Indonesia menempati posisi dua Asia Tenggara dengan nilai total sebesar 42,08 juta poundsterling (836 miliar rupiah). Liga 1 masih dibawah Liga Thailand yang bernilai 60,59 juta pounds (1,2 triliun rupiah).

Nilai pasar tersebut menempatkan Liga 1 di posisi 12 se-Asia. Sementara Thai League 1 berada dua strip di atas Indonesia (peringkat 10 Asia).

Secara berturut di bawah Indonesia ada V.League 1 (31,19 juta pounds), Liga Super Malaysia (29,99 juta pounds), Liga Premier Singapura (10,81 juta pounds), Liga Nasional Myanmar (9,45 juta pounds), Liga 1 Laos (5,92 juta pounds) dan Liga Filipina (1,19 juta pounds). 

Baca Juga :


Penyerang asing Persija, Marko Simic menjadi penyumbang terbesar bagi Liga 1 dengan nilai mencapai 405 ribu pounds. Simic diikuti oleh Ezechiel Ndouasel (Bhayangkara FC), Nick Kuipers (Persib) dan Jaimerson Xavier (Madura United). Ketiganya bernilai sama yaitu 338 ribu pounds.  

Meski begitu, jika dibandingkan dengan musim lalu, Liga 1 sebenarnya mengalami penurunan signifikan yaitu sampai 12,43 juta pounds. Jumlah tersebut merupakan yang paling banyak di Asia Tenggara. 

Tercatat, menurut data yang dihimpun laman ASEAN Football, hanya ada tiga kejuaraan yang mengalami penurunan nilai. Selain Indonesia ada juga Liga Nasional Myanmar (turun 3,9 juta pounds) dan Liga Filipina (turun 1,27 juta pounds).

 

halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1616051401508

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?