Bocah Ajaib Korsel Pastikan Tak Akan Menangis Lagi Jika Kalah


  •    Kukuh Wahyudi
  •    23/02/21 - 11:20
  •    4.614

An Se Young, tunggal putri Korea Selatan.
An Se Young, tunggal putri Korea Selatan. (bwfbadminton.com)

"Bocah ajaib" dari Korea Selatan, An Se Young, mulai menjukkan sinarnya sejak 2019. Ia berhasil mengoleksi gelar Super 100 (Canada Open, Akita Masters), Super 300 (New Zealand Open), dan Super 750 (Prancis Open) saat usianya masih 17 tahun.

Di 2021, ia masih konsisten menunjukkan sinarnya dengan hattrick semifinal di Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, dan World Tour Finals.

An Se Young kini mampu bercokol di urutan kedelapan di nomor tunggal putri. Ia adalah pemain dengan ranking tertinggi di Korsel.

Meski berprestasi, buka berarti dirinya tak akrab dengan kekalahan. Tapi yang menjadi perbedaan sekarang dan dulu adalah soal bagaimana ia merespon kekalahan.

Menurutnya, di beberapa tahun lalu ia kurang bijaksana dalam menerima kekalahan. Tak jarang An Se Young menangis setelah gagal meraih kemenangan.

Baca Juga :


Tapi kini semakin dewasa, dirinya bisa lebih baik dalam merespon hasil pahit itu usai laga.

“Saya dulu menangis setiap kali saya kalah. Sekarang saya berusaha mengendalikan emosi saya dan lebih banyak tertawa," tuturnya seperti dilansir dari situs resmi BWF.

Sementara itu, dengan emosi yang makin matang, ia pun siap untuk tampil di ajang paling bergengsi di bumi, Olimpiade 2021.

"Sebagai pemain tunggal putri Korea di Olimpiade, saya merasa sangat tersanjung. Saya juga ingin memenangkan medali Olimpiade di usia muda," katanya seperti dilansir dari Aiyuke

. halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1612022538360

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?