Swiss Open: Ajang yang Tak Ramah bagi Pebulutangkis Indonesia


  •    Kukuh Wahyudi
  •    27/02/21 - 14:20
  •    15.840

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, salah satu ganda putra yang turun di Swiss Open 2021.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, salah satu ganda putra yang turun di Swiss Open 2021. (bwfbadminton.com)

Pebulutangkis Indonesia bakal melanjutkan perjuangan mereka dalam Swiss Open 2021 di St Jakobshalle, Basel, Swis, 2-7 Maret 2021.

Kontingen Merah Putih berangkat dengan kekeuatan 10 wakil. Jumlah itu terdiri dari 3 ganda putra dan ganda campuran, dua ganda putri, serta masing-masing satu wakil tunggal putra dan tunggal putri.

Dari deretan para wakil itu, dua diantaranya masuk daftar unggulan. Pertama adalah Shesar Hiren Rhustavito (ganda putra) yang masuk unggulan ketujuh serta Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (ganda campuran) di unggulan kedua.

Baca Juga :


Dari semua kontingen yang berangkat tentu mengharapkan hasil maksimal di Swiss, yaitu juara. Tapi, jika melihat daftar juara turnamen level Super 300 itu, pebulutangkis Tanah Air kurang bersinar di sana. 

Sejak bergulir pada 1955, Indonesia hanya berada di urutan kesembilan dalam klasemen juara dengan sembilan gelar (3 tunggal putra, 2 tunggal putri, 3 ganda putra, 1 ganda campuran). Jumlah itu berbanding jauh dengan All England di mana Indonesia mengantongi 48 gelar.

Dalam satu dekade terakhir Swiss Open, Indonesia tercatat hanya mengantongi dua gelar saja. Pertama pada 2012 di mana ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, menjadi juara.

Terbaru adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada 2019. Mereka sukses membawa pulang medali setelah mengalahkan Lee Yang/Wang Chi-Lin dengan skor 21-19, 21-16. halaman 2 dari 2
Terakhir diubah:  27/02/21 - 22:52





Video Trending



Berita Terkait


1614912002393

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?