Dikepung Unggulan, Ganda Putra Indonesia Diminta Main Lepas


  •    Widya Amelia
  •    04/03/21 - 14:24
  •    29.171

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah)
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah)

Dua dari tiga wakil ganda putra Indonesia lolos ke babak kedua Swiss Open 2021. Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil melewati laga pertama dan hari ini akan berhadapan dengan para unggulan. 

Pramudya/Yeremia sudah ditunggu Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang merupakan unggulan kedua dari India. Kedua pasangan ini belum pernah bertemu sebelumnya. Rankireddy/Shetty yang kini duduk di peringkat 10 dunia, akan menjadi lawan yang sulit buat Pramudya/Yeremia yang merupakan pemain muda. 

Sementara itu, Leo/Daniel akan bertemu wakil Inggris, Sean Vendy/Ben Lane. Pasangan unggulan kedelapan ini pernah mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang merupakan senior Leo/Daniel di pelatnas. 

“Hari ini mereka dapat lawan yang lebih berbahaya, tapi seharusnya mereka bisa main nothing to lose, karena lawan yang lebih dijagokan untuk menang,” kata Aryono Miranat, Asisten Pelatih Ganda Putra PP PBSI yang dihubungi Bolalob di Basel. 

“Mereka harus bisa main normal dan lepas saja, karena secara apapun lawan memang di atas mereka. Tapi kalau tidak diunggulkan harus tetap semangat, ada kemauan untuk buat kejutan, ada keingingan tidak mau kalah,” lanjut Aryono. 

Aryono juga mengomentari penampilan Pramudya/Yeremia yang di babak pertama harus berjuang keras melawan wakil Kanada, Nyl Yakura/Jason Anthony Ho-Shue.

Pramudya/Yeremia akhirnya membayar kekalahan mereka dan menang dengan skor 15-21, 21-14, 21-17.

“Lawan bermain cukup bagus, mereka nggak mudah dimatikan. Pramudya/Yeremia terlalu banyak unforced errors di game pertama. Tapi ada bagusnya juga ramai di babak pertama, jadi permainan mereka bisa keluar semua,” pungkas Aryono. 








Video Trending



Berita Terkait


1620181850308

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?