Tunggal Putri Eropa Saling Bantu Rekannya Hadapi Realita Covid-19


  •    Widya Amelia
  •    05/03/21 - 23:30
  •    943

Mariya Mitsova, pemain tunggal putri Bulgaria (BWFBadminton.com)
Mariya Mitsova, pemain tunggal putri Bulgaria (BWFBadminton.com)

Lawan hanya ada di lapangan, di luar lapangan, semua adalah kawan. Inilah yang dirasakan atlet badminton Bulgaria, Mariya Mitsova. Pemain tunggal putri ini gagal berlaga di Swiss Open 2021 karena harus menjalani karantina. Ia kontak erat dengan salah satu tim pendukungnya yang positif Covid-19. 

Padahal Mitsova tengah berjuang untuk menggapai mimpi ke Olimpiade Tokyo 2020. Ia tengah bersaing dengan rekan senegaranya sendiri, Linda Zetchiri. Saat ini Mitsova ada di peringkat 64 dunia, sedangkan Zetchiri di peringkat 66 dunia, poin mereka hanya terpaut 116 saja. 

Masa-masa ini tentunya tak mudah untuknya. Mitsova wajib menjalani karantina selama tujuh hari hingga Minggu (7/3), setelahnya ia akan menjalani test Covid-19 dan jika hasilnya negatif, ia baru diperbolehkan meninggalkan Swiss. 

Baca Juga :


“Jelas ini adalah bukan masa-masa terbaik dalam hidup saya, ini jadi pelajaran terbesar buat saya. Bahwa tidak semuanya bisa dalam kontrol saya, saya harus menerima kenyataan ini dan melanjutkan hidup saya,” ujar Mitsova seperti dilansir Badminton Europe. 

“Ini memang membuat saya frustrasi. Awalnya saya berharap bisa main di Swiss untuk mengukur sejauh mana progres saya setelah lama absen tanding. Tapi ternyata saya tidak bisa main sama sekali,” sebut pemain berusia 24 tahun ini.

Namun di saat sulit ini, ia menerima banyak sekali dukungan, termasuk dari rival-rivalnya di lapangan. Lianne Tan memberi dukungan pada Mitsova, ia meminjamkan alat-alat fitness agar Mitsova ada kegiatan selama menjalani karantina di kamar hotel. Tan yang merupakan pebulutangkis keturunan Indonesia, berharap Mitsova dapat menjaga kondisi fisiknya dengan berolahraga di kamar.  

“Ya, dia sangat perhatian sekali,  juga Laura (Sirosi) yang main di turnamen ini karena saya mundur. Dia pun baik sekali, padahal mereka adalah saingan-saingan saya di tunggal putri. Ini bukan cuma tentang kompetisi, mereka tidak melihat saya sebagai ancaman, tetapi sebagai teman. Jika hal buruk terjadi, mereka siap membantu saya,” kata Mitsova. 

Mitsova berharap ia dapat melewati ujian ini dan kembali ke lapangan. Ia rencananya akan mengikuti turnamen All England 2021 dan Orleans Masters 2021. 

“Saya bangga dapat kesempatan main di All England, tapi sejak kejadian ini, saya jadi tidak percaya diri, bahwa sesuatu akan terjadi lagi. Tapi saya berharap semua baik-baik saja,” tutur Mitsova.





Video Trending



Berita Terkait


1616167532576

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?