Pelatih Sebut Ganda Putra Muda Tunjukkan Progres di Swiss Open


  •    Widya Amelia
  •    06/03/21 - 12:03
  •    2.962

Herry Iman Pierngadi dan Aryono Miranat, pelatih ganda putra PBSI (Badmintonindonesia.org/Widya Amelia)
Herry Iman Pierngadi dan Aryono Miranat, pelatih ganda putra PBSI (Badmintonindonesia.org/Widya Amelia)

Tiga ganda putra muda Indonesia belum berhasil melaju ke babak empat besar Swiss Open 2021. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi wakil yang paling jauh melangkah, hingga babak perempat final. Mereka dikalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), dengan skor 12-12, 21-6, 12-21. 

Sedangkan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Rambitan terhenti di babak kedua dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 17-21, 22-20, 17-21. 

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri angkat koper di babak pertama usai dikalahkan Jeppe Bay/Lasse Molhede (Denmark) dengan skor 21-10, 19-21, 13-21. 

“Secara permainan, Leo/Daniel sudah bagus, tapi harus dibenahi lagi fokusnya, ketenangannya, defense-nya.  Sebetulnya ada peluang menang, tapi kehilangan fokus dan lawan bangkit, malah balik Leo/Daniel yang tertekan. Banyak PR buat Leo/Daniel,” kata Aryono Miranat, pelatih yang mendampingi Leo/Daniel di Swiss. 

“Tapi di Swiss Open ini mereka sudah lebih bisa membaca permainan lawan dan tahu bagaimana mengatasinya. Tapi balik lagi ke faktor fokus dan ketenangannya, ini masih kurang,” ujar Aryono kepada Bolalob. 

Aryono juga menjelaskan bahwa jam terbang memang berbicara. Ketiga pasangan ganda putra ini masih tergolong muda, mereka masih belum bisa mengendalikan situasi saat kehilangan fokus dan lawan terus menekan.

“Pramudya/Yeremia sebetulnya hampir sama levelnya dengan Leo/Daniel, hanya saja tipe mainnya beda. Masing-masing pasangan punya karakter, ada kelebihan dan kekurangannya sendiri. Tapi secara mental, Leo/Daniel lebih unggul sedikit. Namun saya percaya kalau para pemain muda ini diberi jam terbang, mereka pasti akan jauh lebih baik,” ungkapnya. 

Usai mengikuti Swiss Open 2021, para pemain Indonesia akan kembali ke Tanah Air. Sementara skuad senior akan berlaga di All England 2021 pada 17-21 Maret 2021 mendatang. 








Video Trending



Berita Terkait


1614912002393

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?