Head to Head Simeone dan Zidane, Bermula dari Pemain Hingga Jadi Pelatih


  •    Robert
  •    07/03/21 - 14:30
  •    716

Diego Simeone dan Zinedine Zidane (Tribuna)
Diego Simeone dan Zinedine Zidane (Tribuna)

Zinedine Zidane dan Diego Simeone akan saling berhadapan di Stadion Wanda Metropolitano dalam Derbi Madrid pada Minggu malam nanti (7/3, 22:15 WIB), dengan sejarah rivalitas yang panjang antara keduanya.

Pelatih asal Prancis dan Argentina tersebut telah saling berhadapan dalam Derbi Madrid selama 13 kesempatan, 12 kali sebagai pelatih dan sekali sebagai pemain.

Di luar ibukota Spanyol, mereka juga saling berhadapan satu sama lain selama delapan kali saat bermain di Italia, dimana Zidane bermain untuk Juventus, dan Simeone di Inter Milan dan Lazio.

Satu pertemuan derbi Madrid mereka di lapangan

Ketika masih bermain di Spanyol, kedua pelatih tersebut hanya pernah berhadapan dalam satu pertandingan derbi, yakni pada bulan Desember 2003. Pertandingan tersebut tak mudah dilupakan bagi siapapun; malam itu Ronaldo Nazário mencetak gol tercepat dalam sejarah pertemuan kedua tim (16 detik) untuk mengantarkan Real Madrid menang 2-0.

Malam itu, Simeone bermain sebagai bek tengah, bukan sebagai gelandang seperti biasanya. Zidane bermain di lini tengah, dan memiliki kontribusi dalam membangun serangan yang berujung gol Ronaldo, yang membuat Simeone ataupun asisten pelatihnya saat ini, Germán ‘El Mono’ Burgos,  yang saat itu bermain sebagai penjaga gawang Atléti, tidak mampu berbuat apa-apa.

Pertemuan tersebut ternyata menjadi yang terakhir bagi Zidane dan Simeone sebagai pemain, dan pertandingan tersebut memihak kepada sang pelatih asal Perancis itu. Hasil pertemuan terakhir mereka sebagai pemain, dengan menghitung penampilan mereka di Seria A, berakhir dengan empat kemenangan untuk Zidane, dua hasil imbang, dan tiga kemenangan bagi Simeone.  halaman 2 dari 3

Rivalitas beralih ke pinggir lapangan

Derbi di tahun 2003 tersebut bertepatan dengan dominasi total Real Madrid pada Derbi Madrid. Sejak tahun 1999 hingga 2013, Real Madrid tidak terkalahkan saat menghadapi tetangganya tersebut, tetapi Simeone menjadi sosok yang memutarbalikkan keadaan, membawa timnya menjuarai Copa del Rey tahun 2013. Sejak saat itu, keberuntungan terlihat berada di sisi Atléti, dan Zidane kemudian menelan kekalahan derbi perdananya sebagai pelatih Real Madrid: tertinggal 1-0 di Santiago Bernabéu pada musim 2015/16.

Saat ini, Zidane memiliki keunggulan dengan enam kemenangan, empat hasil imbang, dan dua kali kalah saat menghadapi Simeone. Kekalahan kedua tersebut sebenarnya tidak terasa seperti kegagalan bagi Zidane, karena terjadi pada leg kedua semi-final Liga Champions musim 2016/17, dimana Real Madrid tetap melaju ke babak final karena hasil agregat.

Final Liga Champions antar kedua pelatih juga berpihak kepada Zidane, dimana Real Madrid memenangkan final Liga Champions pada musim 2015/16 di Milan melawan rival sekota dalam babak penalti. 

Menariknya, empat hasil imbang antara kedua pelatih terjadi di liga. Sudah delapan pertemuan LaLiga Santander antara kedua pelatih, dengan pertandingan pertama dimenangkan Atlético, lalu dimenangkan Real Madrid, dan berbagi poin pada empat pertandingan terakhir sebelum Los Blancos kembali unggul berkat kemenangan 1-0 di derbi pada Februari musim lalu di pekan ke-22, dan kemenangan 2-0 di pertemuan pertama musim ini.

Pertemuan kali ini menjanjikan pertandingan ketat antara dua raksasa pada tanggal 7 Maret mendatang, yang menandakan derbi ke-14 antar kedua ikon LaLiga tersebut – dan pertandingan ini akan semakin seru, mengingat kedua tim saling terlibat dalam persaingan gelar LaLiga musim ini halaman 3 dari 3

Video







Video Trending



Berita Terkait


1618930802523

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?