Merasa Dirugikan, Ganda Campuran Malaysia Lempar Kritik ke Wasit


  •    Widya Amelia
  •    13/03/21 - 16:20
  •    4.372

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying ganda campuran Malaysia (BWFBadminton.com)
Chan Peng Soon/Goh Liu Ying ganda campuran Malaysia (BWFBadminton.com)

Ganda campuran Chan Peng Soon/Goh Liu Ying berharap wasit di All England 2021 bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan. Hal ini dikatakan Goh pada The Star menyusul kontroversi keputusan wasit yang dialaminya pada turnamen Swiss Open 2021 lalu di Basel. 

Di babak perempat final, Chan/Goh  berhadapan dengan Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) dan telah memimpin di game pertama, 21-14. Namun di game kedua pada kedudukan 10-14, wasit memberikan keputusan yang dinilai merugikan wakil Malaysia tersebut. 

Goh yakin bahwa hal ini mempengaruhi penampilan mereka di pertandingan tersebut. Ia merasa smash forehand dari Chan jatuh di dalam lapangan Christiansen/Boje.

“Saya mengangkat masalah ini bukan karena semata-mata kami kalah, tapi kami sulit menerima bagaimana kami kalah. Kami merasa kami berhak atas poin itu. Hakim garis sudah menyatakan bahwa bola masuk, tapi wasit mengatakan ia melihat bola jatuh di luar,” kata Goh. 

Baca Juga :


“Rasanya sulit dipercaya. Waktu itu kami tidak mengajukan challenge, karena lapangan kami tidak dilengkapi sistem Hawkeye. Saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” lanjut Goh. 

Di sebagian besar turnamen, Hawkeye sistem hanya tersedia di lapangan utama yang disiarkan langsung di televisi karena sistem tersebut tidaklah murah. Dilaporkan harga pemasangan Hawkeye di satu lapangan berkisar hingga 70 ribu Dollar AS, atau sekitar Rp. 1 Miliar.

“Sebaiknya Hawkeye tersedia di semua lapangan pada turnamen level BWF Tour. Namun memang tidak mungkin. Saya hanya berharap wasit tidak membuat keputusan-keputusan yang merugikan pemain,” lanjut Goh yang juga berharap federasi bulutangkis dunia (BWF) bisa memperhatikan hal ini. 

All England 2021 akan berlangsung di Utilita Arena Birmingham, 17-21 Maret 2021. Tim Indonesia sudah bertolak ke Birmingham pada Jumat (12/3) malam. halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1616422399955

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?