Neslihan Yigit Akhirnya Dicoret Juga, Ini Penjelasan BWF


  •    Nafielah Mahmudah
  •    19/03/21 - 05:58
  •    6.681

Neslihan Yigit, pemain tunggal putri asal Turki (BWFBadminton.com)
Neslihan Yigit, pemain tunggal putri asal Turki (BWFBadminton.com)

Nama Neslihan Yigit banyak dibicarakan di Indonesia ketika diketahui berada di dalam pesawat yang sama dengan tim Indonesia dari Istanbul ke Birmingham. Tim Indonesia langsung dicoret karena di pesawat tersebut terdapat penumpang yang terinfeksi Covid-19, sementara Yigit tidak langsung dicoret.

Menurut aturan pemerintah Inggris, melalui otoritas kesehatannya, National Health Service (NHS), menyatakan tim Indonesia diminta melakukan isolasi selama 10 hari. Akibatnya, semua wakil Indonesia tidak bisa melanjutkan pertandingan di All England 2021.

Kondisi Yigit yang sempat terpantau aktif untuk meneruskan pertandingan, mendapatkan pertanyaan dari tim Indonesia. Namun jelang babak kedua, Kamis (18/3), status Yigit pun akhirnya dinyatakan walkover.

Dalam unggahan di Instagram Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menyatakan terdapat kesalahan komunikasi antara NHS, BWF dan Badminton England.

“Badan Pemerintah UK bernama National Health Service (NHS) Test and Trace menyampaikan pemberitahuan tentang isolasi mandiri yang diperlukan kepada Yigit pada saat yang sama dengan Tim Indonesia, namun, konfirmasi penerimaan tidak diteruskan ke BWF dan Badminton England hingga Kamis pagi waktu setempat,” tulis BWF.

“BWF dan Badminton England ingin mengklarifikasi bahwa keputusan untuk melaksanakan isolasi mandiri bagi Tim Indonesia serta rombongannya, dan sekarang Yigit selama 10 hari, dibuat secara independen oleh NHS Test and Trace. Keputusan ini sesuai dengan syarat dan protokol Covid-19 dari pemerintah UK yang berlaku di perundang-undangan nasional, dan terpisah dari pedoman yang ditetapkan BWF dan prosedur standar operasional Badminton England untuk YONEX All England Open 2021,” lanjutnya.

BWF dan Badminton England mengaku tidak punya pilihan lain kecuali harus mengikuti perintah NHS, untuk mencoret nama pemain Indonesia dan Yigit dari turnamen. Mereka juga menyayangkan kondisi ini dan telah berupaya keras untuk mengkondisikan para pemain tersebut bisa bertanding di All England 2021.

“Namun, pemerintah UK telah berketetapan, mengutamakan dan mementingkan untuk menjaga rakyat Inggris terhadap wabah Covid-19 dan keputusan ini sudah akhir dan tidak dapat diganggu-gugat. BWF dan Badminton England melakukan kontak dengan para pemain yang terkena dampak ini dan berkomitmen untuk mendukung semua pemain dalam masa isolasi mandiri mereka. Kami juga merasakan frustrasi yang dirasakan oleh para pemain, juga pendukung Tim Indonesia di seluruh dunia. Kami sangatlah bersimpati atas apa yang terjadi dan memohon maaf atas ketidak nyamanan terhadap Tim Indonesia serta rombongannya, dan juga Yigit pemain dari Turki. Kami meyakinkan bahwa kami melakukan usaha yang terbaik dalam kemampuan kami, termasuk melanjutkan untuk tetap menyediakan lingkungan yang aman bagi seluruh peserta turnamen,” tulis BWF menjelaskan.

Sementara itu, Yigit dalam unggahan Instagram storynya menyatakan kekecewaannya terkait keputusan ini. Apalagi ia sudah melakukan melakukan persiapan yang matang untuk berpartisipasi dalam kejuaraan badminton tertua di dunia ini.

"Saya ingin menceritakan ringkasan situasi saya saat ini. Saya sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk turnamen Yonex All England, yang merupakan salah satu ajang badminton bergengsi dan menang di babak pertama. Karena alasan di luar kendali saya, saya akhirnya dicoret dari turnamen ini dan juga berikutnya di Orleans Masters di Perancis yang akan mulai pada pekan depan," tulis Yigit.

"Saya rasa ini tidak adil. Sebab seluruh pemain dan staf turnamen yang sempat kontak dengan kami selama lima hari terakhir, masih bisa bermain. Sementara saya dan tim Indonesia diisolasi di kamar kami. Saya harap pandemi cepat selesai dan kita semua bisa bebas bertanding dan bersaing secara sehat," lanjut Yigit dalam unggahannya.








Video Trending



Berita Terkait


1616167909339

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?