Menpora Desak Presiden Badminton Asia Cari Keadilan untuk Tanah Airnya


  •    Kukuh Wahyudi
  •    19/03/21 - 21:00
  •    3.979

Menpora Zainudin Amali (Warta Ekonomi)
Menpora Zainudin Amali (Warta Ekonomi)

Kasus dipaksa mundurnya tujuh wakil Indonesia dari All England 2021 bak menjadi bola salju. Makin lama makin banyak yang bersuara soal situasi yang merugikan bulutangkis Tanah Air itu.

Terbaru, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mengadakan pertemuan untuk membahas kasus tersebut.

Dalam konferensi pers-nya (19/3/2021), Menpora mendesak agar ketua Badminton Asia yang kebetulan orang Indonesia, Anton Aditya Subowo, untuk bergerak dalam mencari keadilan.

Baca Juga :


"Saya meminta ketua atau Presiden Badminton Asia, Mas Anton Subowo agar bergerak. Mas Anton kan orang Indoensia jadi harus bantu. Jangan mentoleransi kebijakan BWF. Harus bisa melihat dan memberikan langkah-langkah untuk memberikan dukungan," kata Menpora Zainudin Amali.

Meski larangan main wakil Indonesia datang dari pemerintah Inggris, BWF tetap dinilai bersalah karena tak memiliki peraturan yang jelas dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Sementara itu, Raja Oktohari, pun senada dengan Menpora. BWF bahkan dinilai cenderung mencari alasan dan menjadikan aturan protokol kesehatan Inggris terkait COVID-19 sebagai kambing hitam.

"Jadi kami ingin meluruskan dulu supaya tidak salah persepsi. Sebuah negara tentu punya regulasi penanganan COVID-19, baik Indonesia maupun Inggris. Apabila ingin melakukan kegiatan di sebuah negara, kegiatan itu harus beradaptasi dengan protokol kesehatan di negara tersebut," kata Oktohari.

"Kami dalam hal ini memberikan pernyataan yang sangat keras kepada BWF agar tidak buang badan. Kami sudah melayangkan surat kepada BWF dan NOC Inggris. Kalau kepada BWF sifatnya protes, kalau kepada NOC Inggris untuk meminta dukungan agar kita tidak di petakompli atas kepentingan BWF. Karena yang melaksanakan kegiatan bukan pemerintah Inggris, tapi panpel All England," ucapnya lagi. halaman 2 dari 2


Terakhir diubah:  19/03/21 - 21:12






Video Trending



Berita Terkait


1618805401652

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?