Ditenangkan Mohammad Ahsan, Herry IP Akui Memang Sempat Shock


  •    Widya Amelia
  •    20/03/21 - 22:26
  •    35.991

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan bersama pelatih Herry Iman Pierngadi (Badmintonindonesia.org/Widya Amelia)
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan bersama pelatih Herry Iman Pierngadi (Badmintonindonesia.org/Widya Amelia)

Pemain ganda putra Mohammad Ahsan menceritakan bahwa sang pelatih, Herry Iman Pierngadi, sempat terdiam saat tim Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021. Hal ini dikatakan Ahsan saat bincang-bincang bersama Bolalob di akun Instagram @Bolalobbadminton. 

Ahsan tentunya kaget dengan keputusan tersebut, namun ia melihat sang pelatih seperti tak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat kembali ke hotel dari stadion Utilita Arena Birmingham bersama Ahsan dan Hendra Setiawan. 

Malam itu Hendra/Ahsan baru saja melewati laga sengit melawan wakil tuan rumah, Sean Vendy/Ben Lane yang berakhir dengan kemenangan Hendra/Ahsan dengan skor 21-18, 19-21, 21-19.

“Saat itu saya kesel tapi ketawa juga, apalagi liat muka pelatih yang diam saja. Selama perjalanan ke hotel nggak ada ngomongnya. Jadi saya ketawa saja, saya bilang, koh tenang. Mungkin koh Herry lebih shock, tiba-tiba kami semua disuruh pulang begitu saja,” ungkap Ahsan. 

“Dari awal sebelum berangkat kan kami mau mengeluarkan kemampuan terbaik, tapi nggak mau mikir terlalu jauh, step by step dulu. Di ganda putra ada kans, tapi nggak tahu akan bagaimana, pelatih berharap, tapi kenyataannya seperti ini,” lanjutnya. 

Baca Juga :


Sementara itu, Herry membenarkan apa yang dikatakan Ahsan. Saat itu ia sangat terkejut dan tidak dapat berkata-kata.

“Rasanya nggak percaya, lemas, sedih, campur aduk semua jadi satu. Mau marah juga nggak bisa,” ungkap Herry saat dihubungi Bolalob di Birmingham. 

“Memang saya diam saja karena nggak tahu mau ngomong apa. Karena kami yang dikasih tahu paling belakangan. Habis selesai main, dikasih tahu, sedangkan yang lain sudah balik ke hotel semua,” lanjutnya. 

Herry juga membenarkan bahwa Hendra/Ahsan tak sempat stretching karena sudah dikawal panita penyelenggara dan diminta secepatnya meninggalkan stadion. 

Jelang turnamen bergengsi ini, tim ganda putra Indonesia telah menjalankan persiapan maksimal. Herry berharap di All England kali ini tim ganda putra bisa memenuhi target juara. 

“Iya lah kecewa banget saya, karena kans juaranya besar banget kali ini kan. Persiapan kami juga sudah bagus,” pungkas Herry. 

Untuk pertama kalinya di tahun 2021, tim ganda putra turun dengan kekuatan penuh dengan tiga wakil terkuat yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Di leg Asia, Kevin/Marcus tidak tampil karena Kevin masih belum pulih dari Covid-19. 
Terakhir diubah:  20/03/21 - 22:31






Video Trending



Berita Terkait


1617254401593

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?