Cerita Tommy Sugiarto Berjuang Melawan Covid-19


  •    Nafielah Mahmudah
  •    24/03/21 - 14:30
  •    4.184

Tommy Sugiarto bersama keluarga (instagram.com/annisanuramadhani)
Tommy Sugiarto bersama keluarga (instagram.com/annisanuramadhani)

Pebulutangkis profesional tunggal putra, Tommy Sugiarto baru saja melewati perjuangan melawan Covid-19. Ia dinyatakan terinfeksi Covid-19 jelang keberangkatannya ke All England 2021 beberapa waktu lalu.

Tak ada gejala yang dirasakan Tommy sebelumnya. Ia melakukan tes PCR dalam rangka mempersiapkan syarat keberangkatannya ke Birmingham, Inggris. Namun takdir berkata lain, ia justru harus berhadapan dengan kenyataan positif terinfeksi Covid-19.

“Awalnya nggak merasa ada gejala apa-apa. Saya tes buat syarat keberangkatan, makanya kaget juga. Padahal berbagai persiapan sudah saya lakukan. Istilahnya sudah siap banget buat berangkat dan bertanding. Tapi takdirnya harus begini, saya harus hadapi cobaan dari Allah,” kata Tommy kepada Bolalob.

Setelah dinyatakan positif Covid-19, Tommy langsung melakukan isolasi mandiri, pisah rumah dari keluarga. Dalam masa isolasi, kondisi Tommy sempat menunjukkan gejala demam selama 2 hari. Ia pun terus berkonsultasi via online dengan dokter, untuk memantau perkembangan kesehatannya.

Tak hanya sampai di situ, Tommy kemudian juga mendapat berita bahwa istri dan putra keduanya yang baru berusia 8 bulan, mengalami sakit. Dalam kondisi tak berdaya, Tommy mengaku tidak tenang dan serba salah.

“Di satu sisi saya harus istirahat dan berpikiran positif supaya imunnya bagus. Di sisi lain pasti kepikiran keluarga, stress juga rasanya. Istri dan anak kedua saya juga akhirnya sakit dan kondisinya menurun. Mereka sempat drop, ternyata positif Covid dan dirawat di rumah sakit beberapa hari. Saya akhirnya pulang ke rumah isolasi bersama, karena sudah sama-sama positif dengan istri dan anak. Cuma anak pertama dan ibu mertua saya yang negatif akhirnya mengungsi ke rumah keluarga,” terang peraih medali perunggu World Championships 2014 tersebut. 
halaman 2 dari 2
Tommy dan keluarga berjuang melawan Covid-19 selama 3 minggu lebih, hingga akhirnya dinyatakan negatif pada 20 Maret lalu.

“Sepuluh hari setelah isolasi saya swab, hasilnya masih positif tapi CT Value saya sudah tinggi, katanya sudah bagus dan tidak menulari. Tapi saya tetap melanjutkan isolasi dengan anak dan istri, sampai akhirnya negatif Covid-19 setelah lebih dari 3 minggu,” ungkap Tommy.

Tommy mengaku sebelumnya sempat merasa enggan berbagi soal perjuangannya melawan Covid-19 ini. Namun akhirnya Tommy mau angkat suara untuk mengajak masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada.

“Pasti awalnya ada keraguan, apalagi masih ada pandangan miring untuk orang yang terinfeksi Covid-19. Padahal kalau sudah sembuh ya insya Allah tidak akan menularkan apa-apa. Tapi akhirnya saya mau cerita. Saya harap apa yang saya alami ini bisa membuat kita tetap waspada. Bahwa Covid-19 itu masih ada dan kita tidak boleh lengah,” ujar atlet kelahiran tahun 1988 itu.

“Setelah ini kami sekeluarga jadi makin waspada. Karena kerasa banget sedih dan paniknya pas anak ikut positif juga. Kalau orang dewasa kan bisa bicara sakitnya dimana, butuh apa. Kalau anak masih bayi kan nggak bisa. Saya lihat anak saya lemes terus, jadinya sedih sekali,” lanjut Tommy.

Saat ini Tommy masih fokus dalam masa pemulihan secara fisik. Ia juga masih terus memantau kesehatan sang putra.
Ditanya soal rencana turnamen terdekat yang akan diikutinya, Tommy mengatakan masih belum bisa memastikan hal tersebut.


Terakhir diubah:  24/03/21 - 14:31






Video Trending



Berita Terkait


1625875715438

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?