Inilah Alasan PBSI Membatalkan Ajang Indonesia Masters Super 100 2021


  •    Kukuh Wahyudi
  •    06/04/21 - 06:10
  •    732

Indonesia menyajikan Indonesian final di sektor ganda putri dalam Indonesia Masters 219
Indonesia menyajikan Indonesian final di sektor ganda putri dalam Indonesia Masters 219 (PBSI)

Indonesia Masters Super 100 edisi ketiga yang dijadwalkan pada 5-10 Oktober 2021 batal terselenggara. Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy, mengungkapkan latar belakang keputusan tersebut.

"Setelah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto yang tengah bertugas di Jepang dengan terus berkonsultasi dengan BWF, bahwa kami memang membatalkan pelaksanaan turnamen Indonesia Masters Super 100 karena pandemi," kata Broto dalam rilis resmi PBSI.

"Di tengah pandemi yang belum mereda, prioritas PBSI saat ini adalah bagaimana melindungi agar pemain tetap sehat dari Covid-19. Karenanya, kami sangat selektif dalam memilih turnamen dan juga dalam menggelar turnamen di Tanah Air," tuturnya lagi.

Baca Juga :


"Seperti kita semua tahu, pandemi membuat jadwal turnamen internasional dan nasional menjadi tidak menentu. Tahun 2020 banyak sekali penundaan-penundaan turnamen termasuk Olimpiade Tokyo dan Piala Thomas & Uber, yang pelaksanaannya dimundurkan ke tahun ini. Sementara tahun ini juga sudah menanti Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia. Agendanya sangat padat," ucap Broto lagi.

Selain agenda di level internasional, agenda dalam negeri pun bakal terselenggara.

"Belum lagi di level nasional, kami terus mengejar persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua, tanggalnya pun bentrok dan cukup sulit untuk menggeser ke tanggal lain karena padatnya turnamen. Sementara di level regional juga ada SEA Games di Hanoi, Vietnam. Atas dasar itulah kami akhirnya memutuskan untuk mengorbankan turnamen Super 100 dulu. Insya Allah tahun depan bisa diadakan kembali," ujar Broto.

Sementara itu, Indonesia Masters Super 100 sudah dua kali digelar sebelumnya, yaitu pada 2018 di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung dan pada 2019 di Malang, Jawa Timur.

Pada edisi terakhir, Indonesia merebut satu gelar dari ganda putri lewat pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang sukses mengalahkan rekan senegara, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta 23-21, 21-15 di laga final. halaman 2 dari 2
Terakhir diubah:  06/04/21 - 06:41





Video Trending



Berita Terkait


1617346296636

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?