Indonesia Masters 2021 Resmi Dibatalkan


  •    Nafielah Mahmudah
  •    06/04/21 - 06:22
  •    1.006

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (Badmintonindonesia.org)
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (Badmintonindonesia.org)

Turnamen Indonesia Masters Super 100 tahun 2021 resmi dibatalkan dengan alasan pandemi Covid-19. Dalam pengumuman di situs resminya, Federasi Badminton Dunia (BWF) juga memastikan batalnya kejuaraan Russian Open 2021.

“Pembatasan dan komplikasi Covid-19 yang sedang berlangsung membuat penyelenggara lokal tidak punya pilihan selain membatalkan turnamen. Keputusan Federasi Badminton Nasional Rusia dan Badminton Indonesia masing-masing dibuat berdasarkan konsultasi dan kesepakatan dengan BWF,” tulis BWF.

Indonesia Masters 2021 semula akan berlangsung pada 5-10 Oktober mendatang. Sementara Russian Open 2021 pada 20-21 Juni.

Keputusan tersebut dibenarkan oleh PBSI. Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy, mengatakan alasan disebabkan oleh belum meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Setelah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto yang tengah bertugas di Jepang dengan terus berkonsultasi dengan BWF, bahwa kami memang membatalkan pelaksanaan turnamen Indonesia Masters Super 100 karena pandemi," kata Broto.

"Di tengah pandemi yang belum mereda, prioritas PBSI saat ini adalah bagaimana melindungi agar pemain tetap sehat dari Covid-19. Karenanya, kami sangat selektif dalam memilih turnamen dan juga dalam menggelar turnamen di Tanah Air," lanjutnya.

Broto juga mengatakan bahwa penundaan turnamen-turnamen besar di tahun 2020 ke tahun 2021 berdampak pada kalender kejuaraan yang menjadi sangat padat.

"Seperti kita semua tahu, pandemi membuat jadwal turnamen internasional dan nasional menjadi tidak menentu. Tahun 2020 banyak sekali penundaan-penundaan turnamen termasuk Olimpiade Tokyo dan Piala Thomas & Uber, yang pelaksanaannya dimundurkan ke tahun ini. Sementara tahun ini juga sudah menanti Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia. Agendanya sangat padat," ungkap Broto.

"Belum lagi di level nasional, kami terus mengejar persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua, tanggalnya pun bentrok dan cukup sulit untuk menggeser ke tanggal lain karena padatnya turnamen. Sementara di level regional juga ada SEA Games di Hanoi, Vietnam. Atas dasar itulah kami akhirnya memutuskan untuk mengorbankan turnamen Super 100 dulu. Insya Allah tahun depan bisa diadakan kembali," lanjutnya Broto.

Meski Indonesia Masters Super 100 dibatalkan, Indonesia masih berpeluang untuk mengadakan tiga turnamen lainnya, yaitu Indonesia Open Super 1000, Indonesia Open Super 500 dan Indonesia International Challenge 2021.








Video Trending



Berita Terkait


1625875715438

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?