Media Belgia Soroti Sandy Walsh Tentang Impian Membela Timnas Indonesia


  •    Adil Pradipta
  •    07/04/21 - 11:30
  •    8.971

Sandy Walsh di Gelora Bung Karno (instagram/sandywalsh)
Sandy Walsh di Gelora Bung Karno (instagram/sandywalsh)

Sandy Walsh pemain keturunan Indonesia-Belanda yang sangat ingin membela timnas Merah Putih diwawancarai oleh media Belgia tentang keinginannya untuk naturalisasi.

Sandy Walsh memperlihatkan debut impresif bersama klub barunya KV Mechelen di musim 2020/21. Pemain berusia 26 tahun ini langsung menjadi andalan dengan catatan penampilan 22 pertandingan di kasta tertinggi Liga Belgia.

Baca Juga :


Sandy Walsh merupakan bek kanan yang agresif membantu penyerangan. Terbukti dia menorehkan tiga gol dan tiga assist bagi KV Mechelen.

Performa klub berjuluk The Malinwa itu juga terbantu sanggup mencapai perempat final Piala Belgia sebelum kalah dari Genk, 4-1. Dan kini masih berkesempatan merebut tiket play-off Liga Europa dari Liga Belgia.

Dalam wawancara bersama Eleven Sports, Sandy Walsh menyampaikan mimpinya untuk bisa menjadi pemain naturalisasi agar bisa memperkuat timnas Indonesia. halaman 2 dari 3
Kakek dan nenek dari sisi keluarga ibu Sandy Walsh berasal dari Jawa Timur, cerita-cerita dari sang kakek tentang kuliner dan kebudayaan nusantara membuat Sandy mengenal Indonesia.

Saat kecil Sandy Walsh pernah bertanya kepada kakeknya kenapa timnas Indonesia tidak pernah masuk Piala Dunia.

Meski Indonesia punya masyarakat yang sangat gila bola tapi permainan timnas masih jauh dari level Piala Dunia.

"Kakek dan nenek saya bicara sedikit bahasa Indonesia di rumah dan itu menyenangkan. Kami nonton Piala Dunia dan Piala Eropa, tapi Indonesia tidak pernah ada di turnamen ini. Saya tanya ke kakek, 'kenapa tidak ada?'," kata Sandy dikutip dari Eleven Sports.

Baca Juga :


Sang kakek pun menganjurkan Sandy Walsh untuk membela timnas Indonesia dan pesan itu masih diingat sampai saat ini.

"Dia bilang,'Indonesia negara yang indah dan orang-orangnya gila sepak bola tapi timnasnya belum sampai level permainan yang seharusnya. Mungkin suatu hari kalau kami tidak mau membela timnas Belanda kamu harus mencoba membela timnas Indonesia.'"

Sayangnya setelah Sandy Walsh mengutarakan niat membela timnas Indonesia, sang kakek berpulang dan tidak sempat melihat cucu kesayangannya dipanggil skuat Merah Putih.

Sandy Walsh pernah menghampiri PSSI di Jakarta pada 2018 dan membahas prospek dipanggil timnas Indonesia. Tetapi sejak saat itu belum ada perkembangan berarti. halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1621038602141

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?