Ketika Tontowi/Liliyana Lempar Pujian Sekaligus Kritik Praveen/Melati


  •    Widya Amelia
  •    16/04/21 - 13:20
  •    1.642

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah)

Mantan ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berkomentar soal kekuatan ganda campuran saat ini, termasuk junior mereka, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Baik Tontowi maupun Liliyana, keduanya sama-sama setuju kalau Praveen/Melati punya kans besar untuk menguasai nomor ganda campuran saat ini. Apalagi mereka sudah meraih gelar bergengsi All England 2020 dan mengalahkan pasangan rangking satu, dua dan tiga dunia.

Baca Juga :

 
“Praveen/Melati sebenarnya bisa, cuma dari individu masing-masing harus punya tekad, wah saya mau juara nih,” ujar Tontowi di kanal Youtube PB Djarum. 

“Kita lihat sebenarnya Praveen/Melati punya peluang itu, tapi ada sisi non teknis, mungkin latihannya naik turun. Kalau lihat dari permainannya sebetulnya bisa. Pemain dari China dan Thailand sudah mereka kalahkan,” kata Liliyana yang bersama Tontowi meraih medali emas ganda campuran di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. halaman 2 dari 4
Konsistensi juga menjadi sorotan Tontowi/Liliyana pada penampilan Praveen/Melati. Liliyana mengatakan bahwa menjadi juara satu dua kali adalah hal yang bisa dilakukan atlet, tapi yang paling sulit adalah konsisten.

“Kansnya mereka besar banget, saya berharap Praveen/Melati juara lagi. Jadi penerus kita, kan kita bangga juga ya, cik,” ucap Tontowi yang diiyakan Liliyana. 

Baca Juga :


Selain bicara soal ganda campuran Indonesia, dalam acara bertajuk Tektokan Ala Butet, Tontowi/Liliyana juga membahas perkembangan peta kekuatan ganda campuran dunia. Mereka menyebut kini Perancis (Thom Gicquel/Delphine Delrue) dan India (Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa) yang dulu belum diperhitungkan, kini mulai menjadi ancaman bagi ganda campuran Indonesia. 

“Sekarang tanding dari babak 32 besar saja sudah klop semua karena banyak yang sudah fokus ke ganda campuran, kalau dulu mungkin banyak yang main rangkap,” kata Tontowi.  halaman 3 dari 4
Ketika ditanya oleh Liliyana, kira-kira siapa ganda campuran penerus setelah Praveen/Melati, Tontowi menyebut pasangan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso. 

“Sekarang sudah banyak yang naik, bukan cuma China aja. (Generasi setelah Praveen/Melati) Bisa ya bisa tapi harus ada antisipasi dan evaluasi,” saran Tontowi. 

Baca Juga :


“Kalu saya lihat sih seperti sudah nyaman saja di situ. Jadi motivasinya untuk lebih, nggak punya, bukan nggak punya, belum punya,” tambah Liliyana. 

Tontowi juga mengatakan bahwa penambahan jam terbang kepada pemain-pemain muda bisa menjadi salah satu upaya untuk membuat mereka menjadi lebih matang di lapangan dan lebih konsisten berprestasi. halaman 4 dari 4
Terakhir diubah:  20/04/21 - 05:26





Video Trending



Berita Terkait


1613640002242

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?