Tensi Tinggi Jelang Persija Vs PSM, Sudirman Minta Pemainnya Tenang dan Fokus


  •    Rizqi Ariandi
  •    18/04/21 - 05:00
  •    1.573

Aksi Winger Persija Jakarta Osvaldo Haay pada semifinal leg pertama Piala Menpora 2021 kontra PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/4/2021)
Aksi Winger Persija Jakarta Osvaldo Haay pada semifinal leg pertama Piala Menpora 2021 kontra PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/4/2021). (sumber foto:LIB)

Pertandingan leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 antara Persija Jakarta dan PSM Makassar di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4/2021) diprediksi akan kembali berlangsung dengan tensi tinggi. Karena itu, pelatih Persija Sudirman meminta pemainnya tetap tenang dan fokus untuk merebut kemenangan.

Ada beberapa alasan yang membuat pertandingan Persija kontra PSM berpotensi berlangsung dalam tensi tinggi. Misalnya, hasil seri 0-0 di leg pertama membuat kedua tim memiliki peluang yang sama besar untuk lolos ke final yang membuat para pemain bakal tampil ngotot.

Kengototan itu terlihat di leg pertama di mana para pemain dari kedua tim sering terlibat adu fisik yang menyebabkan wasit harus mengeluarkan total 11 kartu kuning dan satu kartu merah. Rinciannya, tujuh untuk pemain PSM dan empat untuk penggawa Persija.

Bahkan pemain asal Italia Marco Motta harus diusir dari lapangan setelah mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-83. Eks pemain Juventus dan AS Roma itu pun harus absen di laga besok malam.

Baca Juga :


Selain itu, beberapa hari yang lalu kapten PSM Zulkifli Syukur sempat menuliskan pernyataan kontroversial di fitur stories akun Instagramnya. Zulkifli mengaku heran dengan seorang pemain yang menurutnya sangat membenci PSM padahal ia dibesarkan oleh tim berjulukan Juku Eja tersebut.

Meski tidak spesisifik menyebut nama, namun diduga tulisannya itu ditujukan untuk Marc Klok yang kini berseragam Persija. Sebelum bergabung dengan Persija, Klok sempat memperkuat PSM selama tiga musim.

"Heran, kok dia benci betul ya sama PSM Makassar. Yang harus kamu ingat, kamu besar dari PSM Makassar. Jadi, jangan pernah merendahkan tim yang sudah membesarkan namamu. Ingat itu," tulis Zulkifli.

Baca Juga :


Menanggapi hal tersebut, pelatih Persija Sudirman hanya meminta para pemainnya untuk tidak terpancing dengan hal-hal bersifat non-teknis di luar lapangan. Ia menginginkan pemainnya hanya fokus bermain bagus dan memenangkan pertandingan kontra PSM.

"Sebagai pelatih, saya berkata ke pemain, boleh panas, tapi pikiran atau otak ini harus selalu berpikir untuk main bola, untuk menang, bukan untuk melakukan kekerasan pada lawan. Itu akan mengganggu konsentrasi mereka untuk menjalankan instruksi dari saya," tutur Sudirman. halaman 2 dari 2
Tanggapan Persija Selengkapnya  






Video Trending



Berita Terkait


1620073801686

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?