Asnawi Tinggalkan Bangku Cadangan, Ini Penjelasan Pelatih Ansan Greeners


  •    Robert
  •    18/04/21 - 07:00
  •    27.865

Asnawi Mangkualam Bahar (Twitter K-League United)
Asnawi Mangkualam Bahar (Twitter K-League United)

Asnawi Mangkualam kembali tampil untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di ajang K League 2. Bermain di posisi penyerang kanan melawan Bucheon 1995 (17/4/21), Asnawi mampu menciptakan tiga momen berbahaya untuk Ansan Greeners.

Pelatih Ansan Greeners Kim Gil-sik kembali memakai formasi 3-4-3 dalam laga ini. Asnawi, yang sebelumnya diistirahatkan di ajang Piala FA lawan Asan (14/4/21), kini turun sebagai winger kanan dalam formasi tiga penyerang.

Asnawi lalu ditarik keluar pada menit ke-66. Ia digantikan oleh penyerang Lim Jae-hyeok.

Baca Juga :


Asnawi sempat duduk sejenak, dan meninggalkan bangku cadangan menuju ruang ganti pada menit ke-80. Kejadian itu mendapat sorotan dari media Korea, usai laga pelatih Gil Sik menyebutkan mungkin pemain asal Indonesia itu ingin mandi.

“Saya tidak melihat itu. Mungkin dia kedinginan, atau mungkin dia ke kamar ganti untuk mandi, dan berganti pakaian. Saya tidak melihat itu secara jelas,” ujar Gil-sik dikutip laman Sports-G. halaman 2 dari 4
Sementara Gil Sik memiliki alasan menurunkan Asnawi sebagai penyerang sayap kanan, ketimbang posisi ideal pemain asal Makassar itu sebagai bek sayap.

“Ketika bermain di Piala FA yang diselesaikan dengan perpanjangan waktu, mereka bermain lebih menyerang. Saya pikir, kami akan mudah kebobolan jika menerapkan permainan bertahan (memakai empat bek),” beber Gil-sik.

“Untuk mengimbangi permainan agresif mereka, saya menerapkan permainan menyerang supaya mereka juga mendapat tekanan. Walau permainan tim secara keseluruhan tidak terlalu bagus di babak pertama, Asnawi masih bisa memberikan umpan silang yang berbahaya.”

Baca Juga :


Gil Sik memuji perkembangan Asnawi yang mulai mampu beradaptasi dengan sepakbola Korea, usai tampil dalam beberapa laga Ansan Greeners.

“Dia masih dalam tahap adaptasi. Walau sedang adaptasi, determinasi dan pergerakannya sangat bagus, dan tidak jauh beda dengan pemain Korea. Jika dia bisa meningkatkannya lagi secara detail dan benar, dia akan bermain dengan baik di posisi penyerang sayap atau bek sayap,” jelas Gil-sik. halaman 3 dari 4
Empat menit setelah Asnawi keluar, Ansan berhasil unggul lewat gol spektakuler Min Jun-yeong. Tembakan keras Jun-yeong dari luar kotak penalti tidak dapat diantisipasi kiper Bucheon 1995 Jeon Jong-hyeok.

Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan. Ansan pun mengakhiri paceklik setelah sebelumnya gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.

Kemenangan atas Bucheon 1995 membuat posisi Ansan naik ke peringkat tiga klasemen K League 2. Mereka terpaut empat poin dari pemuncak klasemen Daejeon Citizen. halaman 4 dari 4








Video Trending



Berita Terkait


1620694802593

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?