Alasan Kuat Kenapa PSG dan Bayern Munchen Tidak Ambil Bagian di Liga Super


  •    Robert
  •    20/04/21 - 12:00
  •    2.002

PSG vs Bayern Munchen di Liga Champions (AFP)
PSG vs Bayern Munchen di Liga Champions (AFP)

Salah satu kejanggalan dari pengumuman Liga Super Eropa hari Minggu adalah fakta bahwa klub dari Prancis maupun Jerman tidak terlibat.

Klub-klub seperti Paris Saint-Germain dan Bayern Munchen tidak ambil bagian dari anggota pendiri Liga Super dan tidak ada yang berkomitmen untuk proyek tersebut sama sekali.

Dalam kasus PSG, ada banyak politik yang terlibat. Klub ini dimiliki oleh Qatar Sports Investments dan dipimpin oleh Nasser Al-Khelaifi.

Baca Juga :


Al-Khelaifi dan QSI memiliki hubungan yang kuat dengan UEFA dan FIFA. Perusahaan BeIN Sports mereka memegang hak TV untuk Liga Champions, sementara Qatar sendiri akan menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2022.

Baik UEFA dan FIFA telah menunjukkan ketidaksetujuan mereka terhadap konsep Liga Super dan Al-Khelaifi menjaga hubungan baik dengan presiden UEFA, Aleksander Ceferin.

Ada desas-desus bahwa Al-Khelaifi mungkin akan menjadi yang berikutnya untuk mengambil alih sebagai presiden Asosiasi Klub Eropa (ECA) setelah Andrea Agnelli mengundurkan diri untuk bergabung dengan Liga Super. halaman 2 dari 3
Di sisi lain, PSG tahu bahwa mundur dari Liga Super membuat mereka kehilangan suntikan dana yang cukup besar, yang akan berguna ketika harus mengikat bintang-bintang mereka.

Kontrak Neymar dan Kylian Mbappe berakhir pada 2022 dan mungkin sulit untuk membujuk mereka untuk menandatangani kontrak baru.

Baca Juga :


Media Prancis, L'Equipe melukiskan perbedaan antara Prancis dan Jerman dan negara-negara Eropa lainnya di halaman depan mereka. "Perang orang kaya," adalah judulnya.

Di Jerman, situasinya berbeda. Klub-klub Jerman selalu diasosiasikan dengan penggemarnya, oleh karena itu, ambisi untuk bergabung dengan Liga Super sangat minim.

CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, mengungkapkan bahwa klubnya dan Bayern telah menolak tawaran untuk bergabung dengan Liga Super. Mereka menginginkan reformasi untuk Liga Champions. halaman 3 dari 3





Video Trending



Berita Terkait


1620291601556

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?