Preview PSM vs PS Sleman: Selicin Apa Saddam Emiruddin Mampu Taklukkan Hasyim Kipuw cs.


  •    Kukuh Wahyudi
  •    24/04/21 - 11:00
  •    554

PSM vs PSS, perebutan peringkat ketiga.
PSM vs PSS, perebutan peringkat ketiga.

Saddam Emiruddin Gaffar mungkin menjadi nama yang paling dinantikan aksinya dalam laga perebutan peringkat ketiga antara PSM vs PSS. Saddam yang merupakan striker muda PSS itu bakal kembali beraksi di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021).

Pemain berusia 19 tahun itu tampil sangat apik saat bersua Persib di laga semifinal. Saddam mampu mencetak dua gol yang ia bagi satu-satu di setiap legnya. 

Di leg 1, ia berhasil menjebol gawang Persib yang dijaga I Made Wirawan dengan tandukan kepala. Saat berjumpa Persib lagi di leg 2, Saddam berhasil merobek gawang Made dengan sepakan keras kaki kirinya.

Baca Juga :


Penampilannya pun dipuji oleh pelatih Dejan Antonic. Dejan mengatakan jika Saddam mampu menunjukkan performa terbaiknya lagi, maka dirinya akan dipasang di laga vs PSM. 

"Kemarin mungkin dia melakukan dua umpan bagus dan mencetak gol dan ini juga menjadi sesuatu yang bagus. Sebagai pelatih saya sangat senang karena memiliki pemain seperti ini," ucap Dejan dalam konferensi pers sebelum laga (23/4/2021).

Tapi, tentu situasi berbeda. Skema pertahanan PSM berbeda dengan Persib yang mungkin memang sedang tidak dalam performa terbaiknya, kalah 0-2 di leg 1 final bisa menjadi contoh.

Akan tetapi, Saddam tak mau ambil pusing soal perbedaan keuatan lini bertahan PSM dengan Persib.

"Saya kira sama saja. Kedua tim memiliki bek-bek berkualitas. Yang terpenting, saya harus lebih kerja keras lagi di laga nanti," tutur Saddam kepada Bolalob. halaman 2 dari 3
PSM

Meski tersingkirkan oleh Persija di semifinal, PSM terlihat memiliki kekuatan yang bisa membuat PSS ciut. Pertama, lini pertahanan mereka menjadi salah satu yang terkukuh. Bagaimana tidak, enam laga dilalui dengan hanya kebobolan tiga gol saja diwaktu normal, yaitu dua laga di fase Grup B kala bersua Bhayankara Solo FC (1) dan Borneo FC (2). 

Sementara tiga pertandingan terakhir berjalan dengan mulus. Dalam 90 menit, PSM tak kebobolan satu pun.

Gawang mereka hanya kemasukan dari dua gol PSIS di babak penalti dan empat saat jalah dari Persija di leg 2 di babak tos-tosan.

Kedua yang menjadi keunggulan mereka adalah main keras. Persija yang sukses mengalahkan PSM setuju degan hal itu. 

Tapi, bagi pelatih PSM, Syamsuddin Batolla, PSS tetap merupakan tim yang tangguh.

“PS Sleman juga cukup bagus, punya pemain-pemain yang artinya mereka punya pemain asing dan permainannya juga kolektif,” ucapnya.

“Secara tim saya lihat dan mereka juga di penyisihan-penyisihan sampai semifinal juga melihatkan dia punya permainan,” ujar Syamsuddin Batolla lagi.








Video Trending



Berita Terkait


1625020201631

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?