Menpora Sebut Tindakan Suporter Persija dan Persib Berlebihan


  •    Rizqi Ariandi
  •    26/04/21 - 17:30
  •    6.526

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita. (sumber foto:PSSI)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali menyayangkan dua peristiwa di Jakarta dan Bandung yang telah menodai ajang Piala Menpora 2021. Di Jakarta, suporter Persija yang merayakan keberhasilan timnya menjadi juara melakukan konvoi menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), sementara di Bandung terjadi penyerangan terhadap Grha Persib yang merupakan kantor dari PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Insiden penyerangan itu diduga buntut kekecewaan karena Persib kalah dari Persija dengan agregat 1-4. Kantor Persib dilempari batu dan flare oleh sekelompok orang yang disinyalir merupakan pendukung Maung Bandung.

Menurut Amali, dua peristiwa yang terjadi di Jakarta dan Bandung itu disebutnya sebagai tindakan berlebihan. Apalagi kejadian tersebut berlangsung di tengah situasi pandemi Covid-19.

"Bagaimana yang pernah saya sampaikan di awal, bahwa ini ujian untuk menuju ke kompetisi 2021/2022, baik itu untuk Liga 1 atau Liga 2. Sampai dengan penyerahan hadiah, ditutup, kita meninggalkan stadion, para pemain dari kedua tim Persija dan Persib kembali ke hotelnya, tiba-tiba kami mendapat kabar ada euforia berlebihan dari pendukung," kata Amali.

Baca Juga :


"Ternyata, tindakan yang berlebihan itu diwujudkan dengan kalau yang Persija berkumpul di jalan-jalan dengan membawa bendera dan lain sebagainya. Kalau yang Persib, juga ditandai dengan fanatisme itu dengan kemarahan kepada kekalahan timnya, saya dengar mes (kantor) Persib juga terkena dampak, dilempari dan sebagaunya, mobil-mobil juga jadi korban."

"Padahal saya sudah sampaikan berkali-kali siapapun juaranya dari Piala Menpora ini disikapi dengan bersyukur saja tanpa harus ada selebrasi berlebihan dan yang terjadi adalah di luar dari apa yang kita harapkan," ujarnya menambahkan.

Amali mengatakan Kemenpora menyerahkan sepenuhnya dua peristiwa di Jakarta dan Bandung kepada kepolisian. Menurutnya, kepolisian yang lebih berwenang dalam mengambil tindakan terkait hal tersebut.

"Saya akan minta kepolisian untuk melihat ini siapa yang memulai dan kemudian ini menjadi pelajaran kalau memang ada pelanggaran secara hukum tentu itu jadi ranah kepolisian," tutur Politisi Partai Golkar tersebut. halaman 2 dari 2








Video Trending



Berita Terkait


1623560402029

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?