Terus Berupaya Ikut Malaysia Open, India Ajukan Permohonan ke Pemerintah Malaysia


  •    Widya Amelia
  •    07/05/21 - 10:53
  •    801

Saina Nehwal, pemain tunggal putri India (BWFBadminton.com)
Saina Nehwal, pemain tunggal putri India (BWFBadminton.com)

Berbagai upaya terus dilakukan India untuk dapat mengirim wakil ke turnamen Malaysia Open 2021. Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah Malaysia merilis larangan kedatangan bagi warga negara India terkait kasus Covid-19 yang tengah meledak di India. 

Nasib dua pebulutangkis India kini di ujung tanduk. Kidambi Srikanth dan Saina Nehwal masih harus berjuang untuk merebut tiket olimpiade untuk bergabung dengan rekan-rekan mereka, Sai Praneeth dan PV. Sindhu yang sudah lolos. 

Malaysia Open dan Singapore Open adalah dua turnamen terakhir untuk mengumpulkan poin jelang Olimpiade Tokyo 2020 pada bulan Juli mendatang. Malaysia Open dilangsungkan pada 25-30 Mei 2021 dan Singapore Open pada 1-6 Juni 2021. 

Baca Juga :


“Kementrian Olahraga India lewat Kementrian Luar Negeri, telah mengajukan permohonan kepada pemerintah Malaysia untuk memberikan izin masuk bagi pebulutangkis India untuk mengikuti Malaysia Open,” sebut otoritas olahraga India (SAI), dilansir The Indian Express.

Setelah mengajukan permohonan di awal pekan ini, perwakilan diplomatik India di Malaysia menerima informasi dari pemerintah Malaysia bahwa perjalanan tim badminton India tidak memungkinkan saat ini. halaman 2 dari 3
Sementara itu, Asosiasi Badminton India (BAI) masih terus mengupayakan izin dari pemerintah Malaysia. Sebagai sesama negara Commonwealth, India melalui perwakilan kenegaraannya di Malaysia terus berkomunikasi mengenai hal ini.

“Warga negara India tidak diperbolehkan ke Malaysia dan Singapura, ini sudah diketahui publik. Inilah sebabnya kenapa kami menghubungi kedua negara anggota (Commonwealth) tersebut untuk mempertimbangkan permintaan kami sebagai kasus spesial mengingat kualifikasi olimpiade untuk beberapa pamain kami,” kata Ajay Kumar, Sekretaris Jenderal BAI dalam pernyataan resminya.
 
“Hal ini juga telah kami bawa ke BWF (Badminton World Federation) dan menunggu respon dari asosiasi badminton Malaysia (BAM). Sampai mereka menolak berbagai kemungkinan, kami akan terus menempuh segala upaya untuk mengirim atlet kami,” lanjutnya.

Baca Juga :


Berdasarkan peraturan, warga negara India mesti melewati karantina di negara selain India selama 14 hari sebelum diperbolehkan masuk ke Singapura. 

Alternatifnya adalah semua pemain harus menjalani karantina selama 21 hari di Singapura. Sedangkan Malaysia menerapkan peraturan 14 hari karantina, artinya atlet harus tiba di Malaysia pada 10 Mei 2021.

Dengan kondisi ini, BAI telah membuat berbagai rencana, seperti mengirim atletnya tanpa penerbangan langsung dari India ke Malaysia, namun via Doha atau Sri Lanka. halaman 3 dari 3


Terakhir diubah:  07/05/21 - 10:59






Video Trending



Berita Terkait


1613719249873

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?