Giliran Persipura dan Madura United yang Tolak Wacana Liga 1 Tanpa Degradasi


  •    Rizqi Ariandi
  •    08/05/21 - 21:30
  •    3.516

Persipura dan Madura United saat saling berhadapan di Liga 1 2018
Persipura dan Madura United saat saling berhadapan di Liga 1 2018. (sumber foto:ANTARA)

Penolakan terhadap dihapuskannya aturan degradasi di Liga 1 2021 kembali datang dari klub peserta. Setelah Bali United dan Borneo FC, Kali ini giliran Persipura Jayapura beserta Madura United yang mengambil sikap tersebut.

Manajer Persipura Ridwan Madubun mengatakan sejak awal timnya menolak rencana penghapusan degradasi di Liga 1 2021. Menurut Ridwan, Persipura hanya ingin PSSI menjalankan kompetisi sesuai aturan, yaitu diberlakukannya promosi dan degradasi seperti biasa.

"Sejak musim lalu kami sudah ribut saat virtual meeting. Persipura jelas tidak setuju kompetisi tanpa degradasi. Seburuk apapun kondisi tim, saat ini kami pasti ingin tetap menjalankan regulasi," kata Ridwan Madubun dalam keterangan resminya.

Ridwan khawatir bila kompetisi berlangsung tanpa degradasi, praktik match fixing atau pengaturan skor kembali terjadi. Ia menegaskan Persipura ingin menjaga marwah kompetisi.

Baca Juga :


"Tanpa degradasi sudah pasti mengabaikan sporting merit, integritas kompetisi patut diragukan, dan makin lebar peluang dilakukannya jual-beli pertandingan."

"Minggu lalu, Persipura diajak juga untuk suarakan tanpa degradasi, tapi saya tolak. Kami mau sesuai aturan saja. Katanya lagi susah karena Covid-19, kenapa tidak dibikin turnamen panjang saja supaya tidak merusak marwah kompetisi," tutur Ridwan.

Penolakan juga disampaikan oleh peserta Liga 1 2021 lainnya, Madura United. Zia Ulhaq, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), perusahaan yang menaungi Madura United, menilai tidak ada alasan bagi PSSI untuk menghapus aturan degradasi pada kompetisi musim 2021.

"Pelaksanaan kompetisi amanatnya adalah promosi dan degradasi. Tidak ada alasan bahwa kompetisi tanpa promosi dan degradasi," kata Zia.

Baca Juga :


"Persiapan Madura United selama ini adalah pelaksanaan kompetisi yang kompetitif dengan adanya promosi dan degradasi, bukan persiapan untuk sebuah turnamen seperti TSC tahun 2016," tuturnya menambahkan.

Sementara itu Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan wacana penghapusan degradasi di Liga 1 2021 bukan datang dari federasi, melainkan beberapa klub. Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI ini juga menyebut kalau keputusan soal dihapusnya aturan degradasi di Liga 1 belum bersifat final.

"Exco PSSI akan membawa persoalan ini ke Kongres Tahunan untuk dimintakan persetujuan. Kalau kongres setuju ya jalan. Kalau tidak ya akan berjalan seperti biasa. Ada promosi dan degradasi,” ujar Yunus.

Adapun Kongres Tahunan PSSI rencananya bakal digelar seusai Lebaran. Tepartnya pada 29 Mei 2021 di Jakarta. halaman 2 dari 2








Video Trending



Berita Terkait


1624280401477

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?