Hariyanto Arbi: Jojo dan Ginting Bisa Jadi Kuda Hitam di Olimpiade


  •    Widya Amelia
  •    12/05/21 - 12:40
  •    1.207

Anthony Sinisuka Ginting (BWFBadminton.com)
Anthony Sinisuka Ginting (BWFBadminton.com)

Mantan pemain tunggal putra Hariyanto Arbi mengatakan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting punya peluang untuk berjaya di Olimpiade Tokyo 2020. Meski bukan unggulan utama, namun kedua tunggal putra Indonesia tersebut bukannya tak mungkin membuat kejutan.

Saat ini Anthony ada di peringkat lima Race To Tokyo, sedangkan Jonatan di peringkat ketujuh. Puncak peringkat tunggal putra masih dikuasai oleh Kento Momota asal Jepang. Disusul Chou Tien Chen (Taiwan) serta dua andalan Denmark, Viktor Axelsen dan Anders Antonsen di posisi ketiga dan keempat.  

“Menurut saya, Jojo dan Ginting ada peluang di olimpiade karena kalau di olimpiade, juaranya susah ditebak, ada faktor-faktor di luar kendali,” kata Hari kepada Bolalob. 

“Kesempatan tetap ada buat Jojo dan Ginting. Contohnya kemarin di All England 2021, Lee Zii Jia bisa jadi juara dan mengalahkan pemain-pemain yang lebih diunggulkan. Saya rasa Jojo dan Ginting pun bisa saja membuat kejutan, jadi kuda hitam,” ujar Hari. 

Baca Juga :


Hari juga menyoroti minimnya ajang pemanasan bagi para atlet jelang Olimpiade Tokyo 2020. Ditundanya turnamen Malaysia Open 2021 akibat pandemi Covid-19 membuat para pemain hanya punya satu kesempatan lagi di Singapore Open 2021 yang rencananya akan digelar pada 1-6 Juni mendatang. halaman 2 dari 3
“Melihat keadaan seperti ini, bisa saja Singapore Open ditunda juga. Memang idealnya ada turnamen pemanasan sebelum olimpiade,” tutur Hari. 

 “Jadi sekarang pintar-pintar pelatih untuk menyiasati, bisa diadakan pertandingan yang hasilnya berupa rangking di tim pelatnas, atau kompetisi untuk menciptakan suasana pertandingan seperti turnamen resmi karena karena atmosfer pertandingan itu sangat penting. Ya, bagus kalau mau ada simulasi,” sambungnya.

Di tahun 2021, tunggal putra Denmark berjaya dengan mengantongi gelar-gelar di turnamen elit. Axelsen menggondol dua gelar di leg Asia. Sedangkan Antonsen menjadi juara di BWF World Tour Finals 2020 serta merebut gelar European Championships 2021. Sedangkan gelar All England diamankan Malaysia lewat Zii Jia. halaman 3 dari 3








Video Trending



Berita Terkait


1627553920124

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?