Gelandang MU Jadi Korban Rasisme di Media Sosial


  •    Robert
  •    15/05/21 - 11:10
  •    2.655

Gelandang Manchester United Fred (Beinsports)
Gelandang Manchester United Fred (Beinsports)

Gelandang Manchester United Fred mendapat pelecahan rasial di Instagram setelah timnya dikalahkan Liverpool pada hari Kamis.

Instagram telah menghapus sejumlah komentar yang menyinggung pemain Brasil itu dan menonaktifkan beberapa akun.

"Pelecehan rasis pada kiriman Fred tidak dapat diterima dan kami tidak menginginkannya di Instagram," kata juru bicara Facebook, yang memiliki Instagram.

Baca Juga :


Awal musim ini Fred menyoroti pelecehan serupa yang dia terima, dengan mengatakan kita "tidak bisa memberi makan budaya itu" dari rasisme.

Pelecehan yang dialami pemain berusia 28 tahun itu pada Kamis terjadi kurang dari dua minggu setelah sepak bola Inggris mengambil bagian dalam boikot media sosial selama empat hari dalam upaya untuk mengatasi diskriminasi semacam itu.

Pada bulan April, Instagram mengumumkan alat yang memungkinkan pengguna secara otomatis memfilter pesan kasar dari pesan yang tidak mereka ikuti di platform. halaman 2 dari 3
Facebook "mendesak" orang-orang untuk menggunakan fitur keamanan yang dikatakan "secara bermakna dapat mengurangi penyalahgunaan yang dialami orang".

"Tidak ada satu hal pun yang akan memperbaiki tantangan ini dalam semalam, tetapi kami berkomitmen untuk melakukan apa yang kami bisa untuk menjaga komunitas kami aman dari pelecehan," kata perusahaan media sosial itu dalam sebuah pernyataan.

Sejumlah pemain sepak bola Inggris, termasuk beberapa rekan satu tim Fred di Manchester United, juga menjadi sasaran rasisme online dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :


Awal bulan ini, tim Liga Premier mengatakan menemukan peningkatan 350% dalam pelecehan yang ditujukan kepada para pemainnya, dengan 3.300 postingan menargetkan mereka selama periode September 2019 hingga Februari 2021.

Pada hari Rabu, diumumkan bahwa perusahaan media sosial harus menghapus konten berbahaya dengan cepat atau berpotensi menghadapi denda multi-miliar pound atau bahkan tindakan kriminal di bawah undang-undang pemerintah yang baru. halaman 3 dari 3








Video Trending



Berita Terkait


1623913202133

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?