Tok! Sistem Skor Badminton Diputuskan Tidak Berubah


  •    Nafielah Mahmudah
  •    23/05/21 - 08:34
  •    517

BWF memutuskan tidak adanya perubahan sistem skor badminton (Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah)
BWF memutuskan tidak adanya perubahan sistem skor badminton (Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah)

Rapat Umum Tahunan Federasi Badminton Dunia (BWF) ke-82 memutuskan tidak adanya perubahan sistem skor badminton. Sebelumnya proposal pengubahan skor dari 3x21 menjadi 5x11 menjadi salah satu agenda yang diputuskan dalam rapat ini.

Proposal yang diajukan oleh Asosiasi Badminton Indonesia (PBSI) dan Asosiasi Badminton Maladewa dan didukung oleh Badminton Asia, Asosiasi Badminton Korea dan Asosiasi Badminton Taiwan.

Sebanyak 282 suara diberikan anggota BWF dengan keputusan menerima 66,31% dan 33,69% menentang. Hasil tersebut kurang dari dua per tiga mayoritas yang disyaratkan dalam pengambilan keputusan.

"Keanggotaan kami telah berbicara, dan meskipun margin yang sangat kecil di mana dua pertiga mayoritas tidak tercapai, BWF menghormati hasil untuk mempertahankan sistem penilaian tiga game dengan 21 poin," kata Presiden BWF Poul-Erik Høyer dalam situs resmi BWF.

“Ini adalah kedua kalinya proposal semacam itu tidak disetujui, tetapi saya melihat partisipasi keanggotaan yang fantastis dan keputusan yang diambil hari ini sebagai indikasi bahwa komunitas badminton sangat terlibat dalam kepentingan terbaik olahraga selama masa sulit ini dan masa-masa yang menantang. Jadi, untuk itu, saya berterima kasih kepada semua orang atas peran mereka dalam proses ini,” kata Hoyer.

Sementara itu, Kabid Hubungan Luar Negri PP PBSI, Bambang Roedyanto dari pihak PBSI yang mengajukan proposal mengaku menerima hasil keputusan forum yang tidak ingin melakukan perubahan skor.

“Untuk keputusan perubahan sistem skor kemarin butuh 67% suara, sementara hasil voting kemarin hanya mencapai 66,3% suara. Sebenarnya kurang satu atau dua vote saja, tipis sekali. Tapi tentu kami menerima keputusan ini. Untuk kedepannya kami tidak akan mengajukan perubahan lagi, karena perubahan skor ini sudah dua kali diajukan. Artinya masih banyak negara yang belum mau berubah,” kata Roedy.

“Banyak pemain juga yang mengatakan butuh trial sekitar 6 bulan dulu mengenai skor baru pada seluruh turnamen, sebelumnya keputusan di voting. Untuk saat ini, berarti itu belum memungkinkan,” ungkap Roedy.









Video Trending



Berita Terkait


1617582002368

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?