Dari Tri Kusharjanto, Owi/Butet Sampai Praveen/Melati, Semua Pernah Dapat Ultimatum Richard Mainaky


  •    Widya Amelia
  •    14/06/21 - 10:30
  •    8.047

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan coach Richard Mainaky (Badmintonindonesia.org)
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan coach Richard Mainaky (Badmintonindonesia.org)

Jelang Olimpiade adalah masa-masa yang tidak mudah bagi setiap atlet, termasuk tim ganda campuran yang punya catatan cemerlang di event empat tahunan ini. Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI Richard Mainaky menceritakan banyaknya hal non teknik yang mesti ditangani, selain persiapan teknik. 

Richard bahkan beberapa kali harus memberi ultimatum kepada para pemainnya jelang Olimpiade. Salah satunya adalah ganda campuran andalan di Olimpiade Tokyo 2020, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. 

"Saya sempat memberi ultimatum kepada Praveen dan dia membuktikan kalau dia bisa dengan juara di dua turnamen Eropa, lalu All England (2020). Sekarang ultimatumnya tidak berlaku lagi, dia sudah dapat touch-nya. Praveen yang perlu ultimatum dirinya sendiri, semua tergantung dia sendiri," ujar Richard kepada Bolalob.

"Mely (Melati) juga pernah dapat ultimatum, kadang kalau sudah nggak mood di lapangan itu kelihatan sekali, tapi sekarang dia sudah bisa mengendalikan. Kalau Praveen cuma kami ingatkan, jangan kendor, dia sudah tahu sendiri. Mely kan dia masih pemain baru di Olimpiade, jadi harus keras terus ke Mely, sekarang saya lihat dia sudah lebih dewasa," lanjutnya.

Baca Juga :


Richard lalu bercerita tentang hal yang sama saat ia menggembleng Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sebelum mereka sukses meraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Seperti sering diceritakan oleh keduanya, momen jelang Olimpiade adalah masa sulit bagi mereka, perdebatan pun seringkali tak terhindarkan. 

"Dulu Owi pun saya kasih ultimatum, tak boleh bawa mobil (waktu persiapan olimpiade). Lalu dia mau komitmen dan hasilnya bisa dilihat sendiri, akhirnya dia mengerti kenapa saya begitu sama dia," beber Richard. 

"Bukan cuma Praveen dan Owi, Butet (Liliyana) pun sempat dapat ultimatum, kalau berantem terus sama Owi dan tak mau lanjut lagi ya sudah, saya pecah saja sama Owi. Dulu Tri Kus(Harjanto) juga sempat saya kasih ultimatum," lanjutnya. 

Sebelumnya Richard menjelaskan bahwa ia menerapkan perlakuan berbeda di tiap atletnya. Richard menyebut bahwa karakter dan kebutuhan tiap atlet itu berbeda, sehingga tak bisa dipukul rata. halaman 2 dari 2








Video Trending



Berita Terkait


1626927602470

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?