Kuota Dibatasi, Begini Komposisi Ofisial Yang Dibawa Tim Badminton ke Olimpiade


  •    Nafielah Mahmudah
  •    14/06/21 - 20:20
  •    2.289

Anthony Sinisuka Ginting (BWFBadminton.com)
Anthony Sinisuka Ginting (BWFBadminton.com)

Jelang pertandingan di Olimpiade Tokyo 2020, tim badminton Indonesia terus mempersiapkan sebelas pemain yang akan diturunkan.

Kesebelas atlet yang akan berangkat adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Kevin Sanjaya Sukamujjo, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Gregoria Mariska Tunjung, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti.

Tim Indonesia akan bertolak ke Jepang pada tanggal 8 Juli ke Kumamoto, untuk menjalani training camp selama 10 hari. Setelah itu tim akan terbang ke Tokyo untuk masuk ke perkampungan atlet pada 19 Juli dan bertanding di Olimpiade Tokyo pada 24 Juli-2 Agustus.

Baca Juga :


Selain persiapan teknik, tim juga baru saja memutuskan komposisi ofisial yang akan dibawa mendampingi ke Jepang.

International Olympic Committee (IOC) telah memutuskan bahwa tim hanya bisa membawa 30 persen staf dan pelatih dari jumlah atlet yang lolos. Dalam kondisi tim Indonesia yang berjumlah 11 orang atlet, makanya hanya mendapat jatah 3 pelatih. Namun Indonesia kemudian meminta agar diberikan kuota tambahan, sehingga diloloskan 4 pelatih.

“Awal keputusannya hanya 30 persen dari jumlah atlet, jadinya hanya tiga. Tapi kemudian kami mengusahakan lagi, sehingga akhirnya bisa mengirimkan empat,” kata Kepala bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy.

halaman 2 dari 3
Keempat pelatih yang akan mendampingi dan ikut ke perkampungan atlet di Tokyo adalah Rionny Mainaky, Hendry Saputra, Herry Iman Pierngadi dan Nova Widianto. Sementara pelatih ganda putri, Eng Hian tidak bisa masuk ke perkampungan atlet, namun akan tetap berangkat mendampingi ke Tokyo dan menginap di hotel terdekat.

Selain itu tim badminton Indonesia juga akan membawa empat atlet sparring yaitu Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Shesar Hiren Rhustavito dan Zachariah Josiahno Sumanti.

Baca Juga :


Empat atlet sparring akan mendampingi latihan tim Olimpiade sejak di Kumamoto, Jepang. Dari empat atlet tersebut, hanya Fajar/Rian yang terus ikut tim ke Tokyo dan akan menginap di hotel yang sama dengan Eng Hian.

Pembatasan tim ofisial juga membuat Indonesia tidak membawa serta pelatih fisik, dokter, fisioterapis dan masseur ke Tokyo.

“Karena pembatasan pandemi Covid-19 semua tim pendukung seperti pelatih fisik, dokter, fisioterapis dan masseur hanya sampai di Kumamoto saja. Tidak ikut ke Tokyo,” pungkas Broto. halaman 3 dari 3








Video Trending



Berita Terkait


1627523988594

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?