Inilah 5 Hal yang Bisa Dipelajari dari Kemenangan Prancis Atas Jerman, Nomor 2 Jelas Sekali!


  •    Dwi Anggoro
  •    16/06/21 - 07:10
  •    25.181

Prancis versus Jerman (Times of India)
Prancis versus Jerman (Times of India)

Prancis mulai mengejar upaya mereka meraih gelar ganda Piala Dunia dengan Euro 2020 dengan kemenangan 1-0 atas Jerman di Munchen.

Sang juara dunia memimpin pada menit ke-20 ketika umpan Paul Pogba yang luar biasa menemukan Lucas Hernandez, sebelum pemain Bayern Munchen itu melepaskan bola yang mengenai bek Jerman Mats Hummels untuk masuk ke gawangnya sendiri.

Serge Gnabry nyaris menyamakan kedudukan bagi Jerman ketika tembakannya mengenai tanah dan melambung ke atas melewati Hugo Lloris, sayang bolanya melambung ke atas gawang.

Berikut adalah lima hal yang patut dipelajari dari kemenangan Prancis atas Jerman ini.

Baca Juga :
halaman 2 dari 7
1. Pogba bermain luar bisa bersama Prancis



Pogba telah dikritik saat bermain di Manchester United sejak kembali dari Juventus pada 2016. Namun, dia adalah sosok kunci bagi Prancis dalam kemenangan mereka di final Piala Dunia tiga tahun lalu, dan pada laga melawan Jerman kembali menunjukkan kemampuannya.

Pemain berusia 28 tahun itu memiliki kemampuan untuk mendikte kecepatan permainan. Dan dia mengatur irama pertandingan pada laga melawan Jerman dengan salah satunya mengiisiasi gol Prancis.  Bersama Kante yang melakukan pekerjaan kotor untuk Pogba yang lebih ekspresif, mungkin tidak ada lini tengah yang lebih baik dalam kompetisi selain Prancis.
halaman 3 dari 7
2. Usia tidak bisa membohongi performa pemain senior Hummels



Mats Hummels dan Thomas Muller dipanggil kembali ke tim Jerman oleh Joachim Low awal tahun ini setelah dua tahun absen dari tim internasional. Akan tetapi, baik Muller yang sudah berusia 31 tahun, dan khususnya Hummels yang berusia 32 tahun, gagal memberikan dampak positif pada permainan ini dengan Hummels sering dipermalukan oleh para penyerang Prancis yang bergerak dinamis.

Momen malapetaka datang ketika Hummel mencetak gol bunuh diri, satu-satunya gol pada laga Prancis melawan Jerman. Ketidakmampuan Hummels untuk menyesuaikan posisi tubuhnya untuk membersihkan bola membuktikan kelemahan yang sudah dirasakan banyak orang di lini belakang Jerman.
halaman 4 dari 7
3. Mbappe menjadi pemain bertahan pertama yang luar biasa



Kylian Mbappe dengan kecepatannya benar-benar menghancurkan pertahanan Jerman. Akan tetapi, manfaat utama dari pemain berusia 22 tahun di tim Prancis ini adalah bagaimana dirinya berdampak menahan keinginan pemain bertahan lawan untuk menaikkan garis pertahanan. Kecepatannya membuat Joshua Kimmich dan Robin Gosens serta Lucas Hernandez dan Benjamin Pavard trtahan dibelakang karena takut diterobos oleh kecepatan Mbappe.

Pergeseran taktis dalam permainan itu berasal dari upaya Mbappe sebagai garis pertahanan pertama Prancis. Seorang penyerang yang tidak hanya menakuti pemain bertahan, tetapi juga penyerangan lawan.

Baca Juga :
halaman 5 dari 7
4. Jerman harus lebih percaya dengan barisan penyerang mudanya



Low memutuskan awal tahun ini untuk memanggil kembali veteran internasional Jerman 11 tahun Muller ke dalam skuat. Bagi banyak orang, langkah itu menimbulkan keputusasaan di pihak manajer, dan keputusan untuk memasukkannya kembali ke starting line-up bisa dibilang sembrono dan tidak perlu.

Muller tampak benar-benar kebingungan di antara Kai Havertz yang cerdas dan Serge Gnabry yang berbakat. Dan dengan Timo Werner dan Leroy Sane di bangku cadangan, Anda merasa panggilan Low untuk membawa Muller kembali adalah salah arah.
halaman 6 dari 7
5. Rudiger tidak sesolid saat membela Chelsea



Pengambilan keputusan yang tenang dari Anthony Rudiger adalah bagian utama dari performanya yang luar biasa menjelang akhir musim ini bersama Chelsea. Dia kembali ke tim The Blues ketika Thomas Tuchel tiba di Stamford Bridge pada bulan Januari lalu, dan merupakan bagian penting dari kemenangan Liga Champions mereka.

Itulah mengapa hal itu memunculkan pertanyaan mengapa dia tampak menggigit punggung Paul Pogba diparuh pertama pertandingan yang bisa saja menghasilkan kartu merah. Dan jika itu terjadi, hampir pasti akan membuat Prancis mencetak beberapa gol lagi. halaman 7 dari 7


Neng Fithri vs Si Madun Ronde 2: Adu Cerdas Cepat!









Video Trending



Berita Terkait


1626930002644

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?