Angelo Alessio Mulai Pimpin Latihan Persija, Minta Komitmen Pemain


  •    Robert
  •    18/06/21 - 21:00
  •    1.029

Pelatih baru Persija, Angelo Alessio (Persija media)
Pelatih baru Persija, Angelo Alessio (Persija media)

Latihan Persija Jakarta pada Jumat (18/6) terasa berbeda dengan kehadiran pelatih anyar mereka Angelo Alessio untuk pertama kalinya.

Sosok asal Italia itu sudah menjalani masa karantina sejak tiba dari negara asalnya. Ia pun didampingi oleh asisten pelatih Sudirman.

Berbicara kepada para pemainnya, Angelo menerangkan alasannya kedatanganya ke Persija, karena klub ini memiliki kesempatan untuk juara di Liga 1 2021 dan memiliki pendukung yang luar biasa.

Baca Juga :


“Saya akan bekerja keras untuk meraih prestasi bersama Persija,” kata Angelo kepada para pemain dikutip dari persija.id.

Angelo pun berharap, para pemain menunjukkan sikap yang sama agar tujuan tersebut dapat tercapai.

"Saya juga ingin para pemain bekerja keras dan menunjukkan komitmen dalam berlatih dan bermain,” ujar Angelo. halaman 2 dari 3
Karir Singkat Alessio

Alessio lahir di Capaccio, Provinsi Salerno, Italia, pada 29 April 1965. Kariernya sebagai pelatih bermula ketika menangani tim Junior Napoli pada musim 1998/1999 hingga 30 Juni 2002.

Alessio kemudian diangkat sebagai asister manajer Napoli hingga musim 2003/3004 berakhir. Dari Napoli, Alessio melanjutkan kariernya sebagai manajer atau pelatih di Imolese, Massese, hingga SPAL.

Karier Alessio mulai moncer saat dipercaya oleh Antonio Conte sebagai asistennya di Siena pada musim 2010/2011. Kala itu, ia bersama Conte berhasil membawa Siena promosi ke Serie-A.



Semusim berselang, Alessio bergabung dengan Juventus bersama dengan Conte yang ditunjuk sebagai manajer oleh tim berjulukan Si Nyonya Tua tersebut. Bahkan, Alessio sempat ditunjuk sebagai karteker Juventus pada Oktober-Desember 2012, saat Conte diskorsing FIGC selama empat bulan setelah terbukti bersalah melakukan pembiaran pengaturan skor saat menangani Siena.

Baca Juga :


Di Juventus, Alessio dan Conte mampu menorehkan prestasi mentereng. Tiga scudetto dan dua gelar Piala Super Italia berhasil dipersembahkan keduanya selama tiga musim di Juventus.

Lalu saat Conte dipercaya menangani Timnas Italia pada Agustus 2014, Alessio juga turut dibawa sebagai staf pelatih. Di Timnas Italia, keduanya bertugas hingga perhelatan Piala Eropa atau EURO 2016 berakhir.

Gagal menjadi juara Piala Eropa bersama Italia, Conte kemudian menerima pinangan Chelsea. Lagi-lagi, Conte kembali memboyong Alessio sebagai asistennya.

Di musim perdananya bersama Chelsea, Conte berhasil mempersembahkan gelar Premier League dengan memecahkan rekor kemenangan selama satu musim di Liga Inggris, yaitu 30 kali menang dari 38 laga.

Selepas dari Chelsea, kebersamaan antara Conte dan Alessio berakhir. Alessio memutuskan untuk melatih Kilmarnock sebelum akhirnya dipecat pada Desember 2019. halaman 3 dari 3








Video Trending



Berita Terkait


1627907402088

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?