Richard Mainaky "Iri" dengan Regenerasi di Ganda Putra


  •    Kukuh Wahyudi
  •    21/06/21 - 15:20
  •    30.091

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dinilai masih belum dewasa.
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dinilai masih belum dewasa. (PBSI)

Bila bicara regenerasi pemain di Indonesia, ganda putra bisa dibilang yang paling unggul saat ini. Mereka masih memiliki tiga pasang generasi di 10 ranking besar dunia. 

Hendra Setiawan (36 tahun) dan Mohammad Ahsan (33) yang menjadi pasangan paling senior masih berada di ranking dua. Marcus Fernaldi Gideon (30) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo (24) berada di peringkat pertama dunia.

Sementara Fajar Alfian (25) dan Muhammad Rian Ardiano (25) yang lahir di tahun yang sama dengan Kevin (1996) berada di urutan ketujuh. 

Alhasil, para junior ganda putra seperti Leo Rolly Carando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Rambitan masih memiliki sosok yang bisa dicontoh.

Baca Juga :


Hal ini yang membuat pelatih ganda campuran pelatnas PBSI, Richard Mainaky "iri". Menurutnya, di ganda campuran tak ada sosok panutan.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloaria Emanuelle Widjaja yang berada di ranking empat dan sembilan dunia memiliki umur yang sama. Praveen, Melati, dan Hafiz sama-sama kelahiran 1994. Gloria yang lebih senior hanya berselisih satu tahun.

"Sangat disayangkan (Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Debby Susanto pensiun). Soalnya atlet sekarang butuh panutan. Saya pernah bilang sama Nova (Widianto/asisten pelatih ganda campuran), kecepatan mereka penisun," tutur Richard seperti dilansir dari kanal Youtube PB Djarum, pbdjarum.

"Dulu kita semua begitu. Masih ada generasi senior. Sekarang tak ada (senior). Ganda putra enak sekarang masih ada Hendra/Ahsan. Mereka panutan.

"Sekarang tak ada contoh. Sekarang memang ada Ucok/Melly (Praveen/Melati). Mereka belum contoh. Belum ada kedewasaan," ucap Ka Icad, sapaan akrab Richard Mainaky. halaman 2 dari 2


Terakhir diubah:  22/06/21 - 18:49






Video Trending



Berita Terkait


1624278002281

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?