Ganda Campuran Diprediksi Sulit Pertahankan Medali Emas, Apa Alasannya?


  •    Kukuh Wahyudi
  •    21/06/21 - 19:20
  •    7.242

Richard Mainaky (tengah), bersama Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti.
Richard Mainaky (tengah), bersama Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti. (badmintonindonesia.org)

Di Olimpiade terakhir, Rio 2016, sektor ganda campuran menjadi pahlawan bagi Indonesia, khususnya cabor bulutangkis. Dari ganda campuran itulah Indonesia berhasil meraih medali emas. 

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, di partai final. 

Jika Owi/Butet, sapaan akrab Tontowi dan Liliyana, gagal maka Indonesia harus gigit jari seperti Olimpiade London 2012. Di mana kala itu tim Merah Putih gagal meneruskan tradisi emas dan bahkan sekadar medali.

Lantas, kini menurut pelatih ganda campuran pelatnas PBSI, Richard Mainaky, untuk mempertahankan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 terbilang sulit. Pasalnya, kekuatan satu-satunya wakil Indonesia di ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dinilai tak terlalu dominan di peta persaingan dunia. 

Baca Juga :


Secara peringkat dunia sebenarnya Praveen/Melati cukup apik, yaitu berada di posisi keempat. Mereka hanya kalah saing dari Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China), Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand), dan Wang Yi Liu/Huang Dong Ping (China). 

Beberapa gelar bergengsi pun sudah diraih Praveen/Melati, salah satunya All England 2020. Jadi, seharusnya mereka sudah memiliki kepercayaan diri.

"Kalau kita lihat medali emas (di Olimpiade terakhir), pasti orang bilang harus mempertahankannya. Tapi untuk Ucok/Melly (Praveen/Melati) saya tidak bilang mempertahankan. Saya lebih condong medali. Medali apa? Belum bicara warnanya," ujar Richard Mainaky seperti dilansir dari kanal Youtube PB Djarum, pbdjarum.

"Saya rasa dengan kualitas generasi sekarang, siapa pun lawan Ucok/Melly harus diwaspadai. Kalau kalian (Tontowi/Liliyana) kita tahu siapa saja yang harus diwaspadai. Sekarang lebih merata. Saya tidak tau apakah kekuatan (ganda campuran di dunia) menurun atau kekuatan merata," ucap Richard lagi. halaman 2 dari 2


Terakhir diubah:  22/06/21 - 08:28






Video Trending



Berita Terkait


1627125601891

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?