Pendapatan Manchester United Terancam Melorot ke Posisi Tiga di Liga Premier Inggris


  •    Rizka Perdana Putra
  •    23/06/21 - 18:10
  •    1.068

Protes suporter Manchester United kepada keluarga Glazer
Protes suporter Manchester United kepada keluarga Glazer (Getty)

Pakar keuangan sepak bola Swiss Ramble memperkirakan posisi Manchester United sebagai klub dengan pendapatan tertinggi bakal tergusur tahun ini.

Swiss Ramble telah melakukan analisis rinci soal pendapatan klub-klub Liga Premier Inggris. Mereka menemukan bahwa pendapatan Manchester United selama selama 9 bulan pertama musim 2020/21 telah menurun sebesar 6%.

Namun, menariknya, penurunan tersebut bukan sepenuhnya karena faktor Covid-19, melainkan karena menurunnya pendapatan komersial. Ketika tim-tim lain menunjukkan peningkatan pendapatan, Manchester United justru menurun.

Baca Juga :


“Sponsor kaos baru United, TeamViewer senilai £47 juta, jauh lebih murah daripada Chevrolet £64m, sementara The Hut Group telah menarik diri dari tempat latihan Aon sebesar £15 juta karena isu Liga Super yang buruk,” tulis Twitter Swiss Ramble.

Selain pendapatan komersial, salah satu titik lemah Manchester United adalah soal penjualan pemain. Selama enam tahun terakhir, Manchester United hanya mendapat keuntungan £87 juta.

Jumlah tersebut kurang dari setengah dari yang didapat klub papan tengah seperti Southampton dan Everton serta lima kali lebih sedikit dari Chelsea.

Manchester United juga memiliki hutang terbesar kedua di bawah Tottenham Hotspur dan dua puluh kali lipat lebih banyak dari Manchester City. Artinya, Manchester United harus membayarkan bunga yang juga bernilai tinggi.

“Mengingat kinerja yang lebih baik dari #MCFC (Manchester City) dan #LFC (Liverpool FC) di Eropa, ditambah kerugian matchday yang lebih kecil, kedua klub mungkin akan menyalip United pada 2021,” tulis Swiss Ramble.

halaman 2 dari 3
Akan tetapi, merosotnya pendapatan komersial dan keuntungan lainnya tidak membuat dividen (pembagian keuntungan perusahaan) Manchester United berkurang. Keluarga Glazer masih mendapat untung cukup besar.

"#MUFC masih mempunyai cukup uang untuk membayar pemegang saham (terutama Glazer) dividen penuh sebesar £23 juta," tulis Swiss Ramble.

“Babak pertama (£ 11 juta) sudah dibayarkan, sementara sisanya akan dibayarkan pada bulan Juli. United adalah satu-satunya klub Liga Premier yang membayar dividen yang berarti pada 2019/20.

Baca Juga :


“Dalam 5 tahun hingga 2020, tidak ada pemilik di Liga Premier yang mengambil lebih banyak uang dari #MUFC senilai £133 juta (dividen £112 juta, pembelian kembali saham £21 juta).”

“Sebaliknya, beberapa pemilik telah memasukkan dana yang signifikan: #EFC (Everton FC) £348 juta, #AVFC (Aston Villa FC) £337 juta dan #CFC (Chelsea FC) £255 juta.” halaman 3 dari 3








Video Trending



Berita Terkait


1627371002711

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?