Direktur Upacara Olimpiade Tokyo Dipecat Karena Becandaannya Soal Holocaust 23 Tahun Lalu


  •    Nafielah Mahmudah
  •    22/07/21 - 12:25
  •    514

Kentaro Kobayashi (di poster) diperkenalkan sebagai direktur pertunjukan untuk Olimpiade dan Paralimpiade dalam konferensi pers pada bulan Desember 2019 (Foto: Kyodo)
Kentaro Kobayashi (di poster) diperkenalkan sebagai direktur pertunjukan untuk Olimpiade dan Paralimpiade dalam konferensi pers pada bulan Desember 2019 (Foto: Kyodo)

Direktur upacara pembukaan Tokyo 2020, Kentaro Kobayashi dipecat oleh panitia penyelenggara Olimpiade , Kamis (22/7), karena pernah bercanda soal Holocaust pada 23 tahun yang lalu.

Video leluconnya yang dibuat pada tahun 1998, soal “Ayo main Holocaust,” itu beredar di dunia maya.

Holocaust sendiri merupakan peristiwa genosida Yahudi pada Perang Dunia II oleh Nazi di Eropa. Sekitar 6 juta jiwa Yahudi dibantai di sana.

Keputusan pemecatan Kobayashi, yang dibuat sehari sebelum upacara pembukaan, adalah yang terbaru dari serangkaian pukulan bagi panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo. Sebelumnya Tokyo 2020 sudah harus menghadapi kenyataan harus dilangsungkan di bawah pembatasan karena pandemi virus corona.

Seiko Hashimoto, Ketua Panitia Penyelenggara Olimpiade, mengatakan pada konferensi pers bahwa itu adalah tanggung jawabnya, karena organisasi tidak melakukan pemeriksaan latar belakang yang memadai kepada Kobayashi.

"Kami sedang meninjau seluruh (upacara) dan kami dengan cepat mendiskusikan bagaimana mengadakannya. Kami ingin mencapai kesimpulan sesegera mungkin," kata Hashimoto dikutip Kyodo.

"Upacara pembukaannya besok (23/7), jadi kami akan mempersiapkannya sehingga kami bisa mendapatkan pemahaman (semua orang) saat mengadakan upacara," katanya.

Sementara itu, Kobayashi yang merupakan mantan komedian berusia 48 tahun itu merilis sebuah pernyataan yang meminta maaf atas apa yang dia pernah ia katakan dalam video. Ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan perbuatan yang sangat tidak bijaksana.



Terakhir diubah:  22/07/21 - 12:27






Video Trending



Berita Terkait


1626168001811

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?