Morten Frost : Praveen/Melati Tidak Konsisten dan Susah Ditebak, Tapi Menarik Untuk Ditonton


  •    Widya Amelia
  •    22/07/21 - 16:20
  •    10.143

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (BWFBadminton.com)
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (BWFBadminton.com)

Mantan pemain yang kini menjadi pengamat badminton, Morten Frost, menganalisis para unggulan ganda campuran di Olimpiade Tokyo 2020. Dalam ulasan di BWF TV, Frost mengatakan bahwa wakil Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum bisa tampil konsisten. 

Saat tengah berada di puncak penampilannya, Praveen/Melati mampu merebut gelar bergengsi di All England 2020. Mereka juga merebut titel juara BWF World Tour Super 750 di Denmark dan Perancis pada tahun 2019. 

Akan tetapi, Praveen/Melati juga beberapa kali tersandung lawan yang peringkatnya jauh di bawah mereka. Di ajang Toyota Thailand Open 2021, Praveen/Melati dikalahkan pasangan rangking 10 dunia, Thom Gicquel/Delphine Delrue (Perancis), dengan skor 21-14, 9-21, 13-21. 

Di Malaysia Masters 2020, Praveen/Melati dihentikan pasangan muda Malaysia rangking 89 dunia, Man Wei Chong/Pearly Tan, dengan skor 18-21, 13-21. 

Baca Juga :


Frost menyebut Praveen/Melati saat ini kebalikan dari ganda campuran Thailand yang tengah berada di puncak karier mereka, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

"Praveen/Melati adalah kebalikan dari pasangan Thailand yang tampil stabil. Pasangan Indonesia masih naik turun, mereka tidak konsisten dan sulit diprediksi," ujar Frost yang pernah menjadi kepala pelatih di timnas Malaysia.

"Praveen/Melati bisa jadi yang terbaik di dunia, tapi mereka bisa juga kalah dari pemain yang rangkingnya masih di bawah. Kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi mereka saat mereka masuk ke lapangan. Tapi ini membuat pertandingan jadi menarik untuk disaksikan," kata Frost. 

Frost juga menggarisbawahi dua pemain ganda campuran yang main rangkap di ganda putra yaitu Yuta Watanabe (Jepang) dan Seo Seungjae (Korea). 

Frost mengatakan bahwa kedua pemain ini harus fokus untuk target tertinggi di satu nomor, karena jika mereka memaksakan ingin memenangkan kedua nomor, maka mereka akan kehabisan tenaga.


Ternyata ini bedanya Hyperspeed vs LS Ultra! - Wahsabi









Video Trending



Berita Terkait


1627530205878

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?