Liga Nusantara Ajang Pemain Futsal Muda Sulsel Tunjukan Kemampuan

Sulawesi Selatan akan menggelar Liga Nusantara Futsal pada 21-24 November mendatang di GOR Sudiang, Makassar, Sulsel.

Liga Nusantara yang akan digelar terlebih dahulu memainkan tingkat U-23. Ajang ini seharusnya bisa menjadi kesempatan untuk para pemain muda sulsel agar lebih berkembang karir bermain futsalnya.

"Ini dampak positif karena jadi kesempatan buat para pemain-pemain khususnya dari luar Makassar untuk bermain di event tingkat nasional," kata Azhar Rahman, caretaker tim futsal Pinky Boys Makassar.

Selain itu, ajang ini juga menjadi pembelajaran para pemain muda agar bermain lebih profesional. "Mereka biasanya pakai rumput sintetis, di Linus ini mereka akan bermain di lapangan standar," ungkap Azhar.

Untuk itu Azhar berharap para pemain yang akan berlaga nanti mampu menunjukkan kualitasnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Bintang Thailand Beri Semangat Untuk Penggawa Timnas Indonesia
Pencapaian timnas Indonesia menembus babak delapan besar AFC U-20 Futsal Championship 2017 mengundang decak kagum banyak pihak, bukan hanya Indonesia, tapi dari khalayak futsal tuan rumah ajang ini.Bahkan bintang futsal Thailand, Suphawut Thueanklang, tak ketinggalan memberi semangat untuk skuat garuda muda. Lewat video call dari asisten pribadi pelatih kepala Vic Hermans, Ikka Puspita, Suphawut bahkan sempat mengucapkan selamat buat pemain kala berhasil menahan imbang Jepang untuk lolos dari fase grup."Kalian bermain bagus. Nomor tujuh bagus," kata Suphawut kepada para pemain. Nomor tujuh sendiri mengarah kepada Sauqy Saud Lubis yang di fase grup memang tampil cukup baik.Pasca kekalahan atas Thailand, Suphawut yang merupakan pemain terbaik Asia 2013 mengajak beberapa pemain timnas Indonesia untuk nongkrong sambil menghibur mereka.[suggestedarticle]"Kekalahan harusnya jadi motivasi untuk bangkit lagi. Tetap semangat buat kalian," katanya kepada pemain.Salah satu pemain, Rama Ramdhani, mengaku kagum dengan pemain timnas Thailand dan Chonburi Bluewave tersebut. Bukan hanya dari gaya main, tapi juga sikapnya yang ramah kepada semua orang."Waktu mau pulang, dia sempet nanya sama kami, 'ada ongkos taksi gak buat balik ke hotel?'," kata Rama mengenang pertemuan dengan pemain idolanya tersebut.Skuat timnas Indonesia sendiri kembali ke Indonesia pada Selasa siang (23/5).
Reaksi Positif Untuk Skuat Timnas Futsal U-20 Indonesia
Pelatih timnas futsal U-20 Yori van der Torren mengaku bangga akan kerja keras dan penampilan skuatnya dengan segala kekurangan dan halangan yang ada saat persiapan hingga berlaga di ajang pertama mereka di AFC U-20 Futsal Championship 2017.Dengan persiapan yang hanya dua bulan serta minim ujicoba, Indonesia mampu menyaingi tim-tim kuat seperti Jepang dan Vietnam, bahkan menjadi juara grup B dengan tanpa kekalahan dan lolos ke babak delapan besar meski akhirnya takluk atas Vietnam.[suggestedarticle]"Bukan hanya dari Indonesia, tapi dari organisasi lain seperti beberapa petinggi AFC yang ditemui mengapresiasi permainan Indonesia. Jadi saya bangga mereka bisa bermain di level Asia meski minim pengalaman sebelumnya," kata Yori kepada Bolalob.Menurut Yori, pencapaian garuda muda ini membuat Indonesia tak lagi dianggap remeh. "Setiap negara saat ini jadi mewaspadai Indonesia," ucap pelatih asal Belanda tersebut.Meski begitu Yori berharap para pemain serta perkembangan pemain futsal di Indonesia tak berpuas dan terus mengembangkan sumber daya yang ada agar target ke level dunia bisa terwujud.   Semangat lagi Garuda Muda! Setelah kalah banyak komentar bermunculan seperti, "Kebanyakan dipuji sih!" Atau "lawan Thailand ngedown duluan.." Atau "Harusnya bisa press dari awal". Percayalah kawan, dipuji atau tidak, mereka akan tetap berjuang. Lawan Thailand di depan ribuan supporternya? Mereka tidak mundur satu langkah pun. Press dari awal? Jangan menghakimi keputusan pelatih yang anda lihat dari layar kaca, bermain 5 kali dalam 6 hari sungguh menguras fisik, hanya tim pelatih yang tau apa yang terbaik untuk Timnas saat itu. Mereka masih sangat-sangat muda, yang mereka butuhkan bukan kritik atau apapun yang kalian suka sebutkan itu. Evaluasi permainan kita serahkan semuanya kepada tim pelatih. Yang mereka butuhkan hanyalah adalah doa dan semangat kalian agar mereka kembali semangat berlatih dan bisa mengalahkan siapapun lawan mereka nanti. Futsal Indonesia bukan hanya tentang Timnas Futsal. Banyak sekali lapisan dibawahnya yang perlu kita kawal. Kompetisi, Liga dan masih banyak lagi yang harus kita benahi bersama. Timnas Bertolak dari Bangkok siang ini Pukul 14.00 WIB menuju Jakarta. Akhir kata, Bolalob mengucapkan Terima Kasih buat semua futsal lovers yang sudah mengikuti kiprah Timnas Futsal di AFC U-20 kali ini. Masih ada 4 besar, jangan lupa di tonton ya. Lumayan nambah ilmu, biar kita gak jadi komentator dadakan..😂 Next Stop? Sea Games 2017! Tapi sebelum itu ada perwakilan Indonesia diajang Internasional. Yaitu, Permata Indah Manokwari yang berlaga di AFF Futsal Club 2017 dan Vamos Mataram yang akan menuju Vietnam untuk tanding di ajang AFC Futsal Club 2017. Yuk ah semangat lagi. Futsal Indonesia, Bisa! 😘 A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on May 22, 2017 at 10:50pm PDT
Pelatih Bangga dengan Kerja Keras Skuat Timnas Indonesia
Timnas Indonesia harus terhenti di perempat final AFC U-20 Futsal Championship 2017 setelah dikalahkan oleh tuan rumah Thailand pada Senin (22/5) di Bangkok Arena, Bangkok, Thailand.Meski begitu, pelatih Yori van der Torren mengaku bangga akan kerja keras dan penampilan skuatnya dengan segala kekurangan dan halangan yang ada saat persiapan hingga berlaga di ajang pertama mereka ini."Saya bangga dengan performa anak-anak. Kami datang tanpa pengalaman, pelatih kepala (Vic Hermans) tidak ikut. Guntur tidak ikut, tapi itu tidak ada efeknya. Kami bisa kalahkan dua negara, bisa main seri lawan Vietnam dan Jepang," kata Yori kepada Bolalob.[suggestedarticle]Perlawanan Indonesia saat menghadapi Thailand sendiri dipuji olehnya yang menurut pelatih asal Belanda ini tidak kalah dengan tuan rumah. Sempat unggul tertinggal 2-0, Indonesia mampu menyamakan kedudukan hingga akhirnya kalah 4-2."Secara performa kita enggak kalah sama Thailand. Negara-negara yang kami lawan ini bukan negara kecil di futsal. Mereka dominan," ujar Yori.Yori berharap para pemain tak boleh puas dan terus berlatih agar nantinya kembali bisa tampil di kancah Internasional.
Timnas Futsal U-20 Kembali ke Indonesia, Siang (23/5) Ini
Pasca kekakalahan di perempat final atas Thailand di ajang AFC U-20 Futsal Championship 2017, Senin (22/5) lalu, skuat timnas Indonesia langsung kembali ke tanah air.Para pemain mulai berkemas pada Selasa (23/5) pagi dan berangkat dari hotel Avani Atrium Bangkok, tempat mereka menginap, pada pukul 11.00 WIB menuju bandara Suvarnabhumi untuk penerbangan pukul 14.00 WIB.[suggestedarticle]Tiba di Jakarta, skuat timnas Indonesia tidak langsung kembali ke kediamannya masing-masing. Mereka bakal meluncur langsung ke MNC Tower dan direncanakan untuk bertemu dengan ketua umum Federasi Futsal Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, pada malam harinya.Beberapa skuat timnas akan bermalam selama satu hari di Jakarta sebelum akhirnya kembali ke domisilinya masing-masing.
Inilah Kalender Internasional Timnas Futsal Indonesia Disisa 2017
Timnas Futsal Indonesia menjalani jadwal padat diajang internasional pada 2017 ini.Timnas Futsal telah menjalani dua agenda diawal tahun ini, yaitu AFF Futsal Championship 2016 pada Januari kemarin di Thailand dan AFC U-20 Futsal Championship 2017 pada Mei ini.BACA JUGA: Highlights Perempatfinal: Indonesia 2-4 ThailandBerikut kalender Timnas futsal Indonesia selanjutnya di 2017.SEA Games 2017 di Malaysia15-29 Agustus 2017AFF Futsal Championship 2017 di Vietnam3-11 November 2017
3 Pemain Indonesia Ini Dipuji Pelatih Thailand
Thailand berhasil menaklukan Indonesia di babak perempat final AFC U-20 Futsal Championship 2017 pada Senin (22/5) lalu di Bangkok Arena, Bangkok, Thailand.Pelatih Miguel Rodrigo memuji gaya main Indonesia yang mampu menyulitkan skuatnya. Selain itu pelatih asal Spanyol yang telah setahun menangani Thailand ini juga memuji tiga penggawa Indonesia yang jadi motor serangan skuat Garuda Muda.[suggestedarticle]"Nomor 7, 8, dan 12, mereka bagus. Jadi mereka adalah salah satu pemain yang kami beri perhatian lebih agar permainan mereka tidak berkembang," kata Miguel.Pemain yang dimaksud adalah Sauqy Saud, Ardiansyah Nur dan Ardiansyah Runtuboy. Ketiga pemain ini memang merupakan motor serangan tim yang beberapa kali mengobrak-abrik pertahanan Thailand di laga tersebut.Namun di laga ini Thailand akhirnya berhasil menang 4-2 dan lolos ke semifinal untuk menghadapi Iran.
Indonesia vs Thailand: Banyak Peluang Emas yang Gagal Jadi Gol
Timnas Indonesia harus mengakui ketangguhan Thailand di babak perempat final AFC U-20 Futsal Championship 2017 pada Senin (22/5) di Bangkok Arena, Bangkok, Thailand. Skor 4-2 menyudahi laga ini.Selain tim lawan yang bermain lebih efisien, skuat timnas Indonesia gagal memanfaatkan beberapa peluang emas menjadi gol."Kami dapat banyak peluang, contohnya peluang Sauqy dan Samuel malah tidak jadi gol. Thailand ada peluang bisa dimanfaatkan. Itu bedanya," kata Yori kepada Bolalob.[suggestedarticle]"Secara main dan strategi sama. Tapi kami kalah efisien. Peluang banyak tapi kalah 2-4. Saat powerplay pun ada dua peluang emas dari Ardiansyah Runtuboy dan Samuel Eko. Mungkin kalau masuk kita bisa paksakan hasil imbang," ujar Yori.Meski begitu Yori mengapresiasi skuatnya yang mampu tampil maksimal hingga akhir laga.
Kalahkan Indonesia, Thailand Bermain Lebih Efisien
Timnas Indonesia harus mengakui ketangguhan Thailand di babak perempat final AFC U-20 Futsal Championship 2017 pada Senin (22/5) di Bangkok Arena, Bangkok, Thailand.Skor 4-2 menyudahi perjalanan dan kerja keras skuat timnas di ajang ini. Pelatih Yori van der Torren, mengakui lawannya bermain lebih taktis dan efisien untuk memanfaatkan peluang.[suggestedarticle]"Thailand bermain lebih efisien. Kami dapat banyak peluang, contohnya peluang Sauqy dan Samuel malah tidak jadi gol. Thailand ada peluang bisa dimanfaatkan. Itu bedanya," kata Yori kepada Bolalob."Secara main dan strategi kami sama. Individu malah lebih begus kami dari Thailand. Tapi mereka main efisien," lanjut Yori.Dengan hasil ini Thailand akan menghadapi Iran di semifinal pada 24 Mei mendatang.
Dikalahkan Thailand, Indonesia Gagal Melaju ke Semifinal
Timnas futsal Indonesia ditaklukan Thailand dalam laga perempat final AFC U-20 Futsal Championship 2017 pada Senin (22/5) di Bangkok Arena, Bangkok, Thailand.Dalam laga sengit ini, Indonesia tertinggal 2-0 di babak pertama. Meski sempat melakukan perlawanan di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan jadi 2-2, namun Thailand berhasil memengimbangi dan menambah 2 gol tambahan di babak kedua.[suggestedarticle]Hasil skor 4-2 ini membuat Indonesia harus gugur dari ajang yang pertama kali digelar ini. Meski begitu ini merupakan hasil yang cukup baik karena Indonesia untuk pertama kalinya lolos fase grup kancah futsal Asia, meski hanya sebatas kompetisi umur.Thailand sendiri akan berhadapan dengan pemenang antara Iran kontra Lebanon di fase semifinal pada 24 Mei mendatang.
Diwarnai 2 Gol Pemain Bertopeng, Indonesia Ditaklukan Thailand di Babak 8 Besar
Timnas futsal Indonesia menghadapi Thailand dalam laga perempat final AFC U-20 Futsal Championship 2017 pada Senin (22/5) di Bangkok Arena, Bangkok, Thailand.Di babak pertama, Thailand langsung menekan lewat pivot andalannya, Muhammad Ousamanmusa. Indonesia coba keluar dari tekanan. Bahkan mereka mampu membuka peluang lewat Sauqy Saud yang sudah satu lawan satu dengan kiper, namun gagal masuk.Di menit keenam Thailand berhasil unggul lebih dulu lewat gol Tanachot Sosaweang. Sepakan kick-in nya salah diantisipasi kapten Anton Cahyo dan malah masuk ke gawang sendiri. Mereka juga berhasil keunggulan lewat sepakan Weerasak Srichai di menit ke-10 memanfaatkan kelengahan kordinasi pertahana Garud.Indonesia sebenarnya tidak terlalu tertekann. Mereka berhasil beberapa kali keluar dari tekanan. Ada peluang emas dari Sauqy Saud dan Samuel Eko yang sudah 2 vs 1 dengan kiper Thailand. Namun Sauqy memilih langsung mengarahkan bola ke gawang, yang sayang melebar dari gawang.Peluang emas lainnya datang dari Muhammad Arjuna, dari sisi kiri serangan dirinya menconcong bola ke sudut sempit. Bola yang sudah melewati kiper malah mentok dua sisi tiang dan berbalik ke luar.[suggestedarticle]Tercatat ada enam peluang percobaan untuk memasukan bola ke gawang Thailand. Namun belum ada yang berhasil jadi gol.Tertinggal dua gol, Indonesia masih punya 20 menit babak kedua untuk mengejar ketertinggalan.Indonesia punya beberapa peluang emas lewat Sauqy Saud dan Samuel Eko Putra, namun selalu gagal jadi gol.Justru Thailand mampu menambah keunggulan lewat sepakan Weerasak Srichai di menit ke-10 memanfaatkan kelengahan kordinasi pertahana Garuda.Pasca gol ini Indonesia kembali menggebrak. Mereka punya peluang emas placing Muhammad Arjuna. Namun sayan dua tiang Thailand menyelamatkan bola masuk ke gawang. Sor 2-0 bertahan hingga turun minum.Di babak kedua, Indonesia berhasil memperkecil ketinggalan 20 detik setelah laga berjalan lewat serangan cepat yang diselesaikan Samuel Eko di tiang kedua.Pasca gol ini kedua tim saling silih berganti menyerang. Thailand punya banyak frekuensi serangan, namun peluang dari serangan ini masih mampu dihalau dengan baik oleh kiper Muhammad Albagir.Akhirnya Indonesia mampu menyamakan kedudukan di menit 33. Sebuah serangan balik dimanfaatkan Muhammad Arjuna lewat concogan bola mendatar.Thailand langsung kembali ngegas. Serangan bertubi-tubi dilancarkan. Akhirnya si pemain bertopeng Tanachot Sosaweang mencetak gol lewat sepakannya di menit 37 membawa gajah putih kembali unggul.Indonesia menggunakan powerplay di menit akhir dengan Faishal Ammar sebagai kipernya, namun Thailand tampil solid dan gagal mencetak gol.Thailand menambah keunggulan lewat sepakan second penalty Panut Kittipanuwong di 40 detik sebelum laga berakhir. Skor 4-2 bertahan hingga laga berakhir dan membuat Thailand lolos ke semifinal.
1495449018477 tag