(Foto: Torabika SC)

Ini Daftar Kompetisi Yang Masuk Dalam Rangkaian ISC 2016

PT Gelora Trisula Semesta telah melakukan launching Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Nantinya akan ada beberapa kompetisi yang masuk ke dalam rangkaian ISC ini.

Klub-klub alumni QNB League 2015 akan berkiprah di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Total 18 klub akan bersaing untuk menjadi yang terbaik di tanah air. 

Selain itu ada ISC B yang diperuntukkan untuk tim Divisi Utama dan Liga Nusantara untuk klub-klub amatir. Kompetisi untuk usia dini seperti ISC U-21 dan Piala Soeratin U-17 juga akan digulirkan oleh PT GTS.

“Kompetisi ISC ini adalah salah satu rangkaian Indonesia Soccer Championship yang terdiri dari beberapa kompetisi lainnya,” ujar CEO PT GTS, Joko Driyono.

"Ajang tersebut adalah Divisi Utama lalu ada Liga Nusantara dan juga kompetisi tingkatan umur seperti ISC U-21 dan Piala Soeratin U-17," papar pria asal Ngawi ini.

Jokdri mengklaim bahwa semua kompetisi ini sudah mendapat restu dari pemerintah. Selain itu Piala Presiden juga akan digulirkan dengan konsep seperti Piala FA di Inggris.
editTerakhir diubah:  18/04/16 - 15:38

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ini Alasan PSSI dan PT LIB Keluarkan Izin Tampil Pemain Asing Tanpa KITAS
PSSI menginginkan adanya terobosan atau insentif dari pemerintah terkait permasalahan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang belum dimiliki beberapa pemain asing yang bermain di Liga 1 termasuk Michael Essien dan Carlton Cole.Menurut Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono kepada Antara di Jakarta, Senin (17/4), terobosan atau insentif tersebut dapat menumbuhkan industri sepak bola nasional yang pada tahun ini menggelontorkan sangat banyak uang demi merekrut pemain kelas dunia atau "marquee player"."Kebijakan PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) mempersilakan klub memainkan pemain asing sebelum adanya KITAS, semata-mata untuk membantu kebijakan investasi di industri sepak bola nasional," ujar Joko yang kini juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI.[suggestedarticle]Dia menegaskan, PSSI, PT LIB dan klub sama sekali tidak berniat untuk melanggar ketentuan negara. Sejak awal, PSSI menyadari KITAS pesepak bola asing penting tetapi pengurusannya membutuhkan waktu dan melibatkan beberapa lembaga seperti Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Kementerian Tenaga Kerja dan Direktorat Jenderal Imigrasi KemenkumHAM.Jadi, selama proses mengurus dokumen tersebut, regulator dan operator Liga 1, sepakat mempersilakan klub menurunkan pemain asingnya dengan mempertimbangkan banyaknya investasi yang sudah dikeluarkan untuk itu."Semoga semua pihak bisa mengerti latar belakang kebijakan kami. Tidak ada niat melanggar undang-undang negara. Kami cuma mau industri sepak bola nasional tumbuh," tutur Joko.Pihak Kantor Imigrasi Kelas I Bandung berencana memanggil manajer Persib Bandung Umuh Muchtar terkait permasalahan KITAS dua pemain asing Maung Bandung, Michael Essien dan Carlton Cole."Kami hanya mengecek terkait KITAS apakah ada persyaratan atau rekomendasi atau bahkan belum sama sekali," tutur Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Klas I Bandung Agustianur.Adapun laporan terkait tidak lengkapnya persyaratan KITAS para pemain asing tersebut disampaikan oleh BOPI yang menyebut tanpa KITAS pemain asing tidak boleh bermain di Liga 1.
visibility  3946 kali
PSSI Ungkap Reaksi FIFA Terkait Aturan Lima Pergantian Pemain
Aturan lima pergantian pemain di Liga 1 Indonesia 2017 hingga kini masih menjadi perdebatan. Namun wakil ketua umum PSSI, Joko Driyono mengklaim sejauh ini respon positif diberikan oleh FIFA.Aturan ini memang menabrak aturan dasar FIFA yang hanya memperbolehkan tiga pergantian pemain di laga resmi. Namun PSSI terus melakukan komunikasi intens dengan badan organisasi sepak bola dunia tersebut.[suggestedarticle]Alasan yang diungkap adalah minimnya jumlah pemain profesional di Indonesia. Padahal penduduk yang ada di Tanah Air mencapai 250 juta jiwa."Komunikasi kami dengan FIFA berlangsung dengan baik dan sangat intens. Mereka juga menyambut positif terobosan baru kami dengan regulasi tersebut yang di mana Indonesia sangat membutuhkan jumlah pemain sepak bola," ujar Jokdri seperti dikutip dari Goal.Jokdri pun berharap jawaban resmi segera diberikan oleh FIFA. Dengan surat resmi tentu PSSI dapat tenang dalam menjalankan kebijakan ini."Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ke depan ada balasan resmi dari FIFA," harap Jokdri.
visibility  4163 kali
Satu Lagi Pengurus PSSI Mengundurkan Diri
Setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ade Wellington mengundurkan diri dari kepengurusan, kali ini satu lagi dari jajaran pengurus sepak bola tertinggi di Indonesia itu mundur dari struktur resmi PSSI.Ia adalah Teguh Irianto Maramis yang menjabat sebagai Ketua Departemen Hukum PSSI. Menurut Wakil Ketua I PSSI, Djoko Driyono, Teguh sebetulnya resmi mundur sebelum Ade melayangkan surat penunduran diri. [suggestedarticle]"Dia (Teguh) mengundurkan diri karena alasan pribadi yang tidak bisa fokus di kepengurusan PSSI," kata Djoko Driyono, Rabu (12/4).Meski Teguh resmi mengundurkan diri, Djoko mengatakan, PSSI masih mengandalkan dia sebagai konsultan hukum tak resmi bagi federasi nasional. "Selama ini, dia kan konsultan hukum di PSSI. Dan setelah mengundurkan diri tetap jadi konsultan. Tapi tidak resmi," Djoko seperti dikutip Bolaindo.com.[suggestedarticle]Ketua Umum PSSI, Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi mengumumkan resmi pengunduran diri Ade pada Senin (10/4). Edy mengatakan, mundurnya Ade sebagai sekjen lantaran dianggap tak kompeten dalam bidang kesekjenan. Saat ini, pejabat sementara (Plt) Sekjen PSSI, diemban Djoko Driyono.
visibility  13678 kali
PSSI Tunjuk Joko Driyono Sebagai Pelaksana Tugas Sekjen
PSSI resmi mengangkat Joko Driyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI. Ia akan mengisi sementara posisi yang ditinggalkan oleh Ade Wellington.Ade mengundurkan diri dari kursi Sekjen PSSI, Senin (10/4). Dengan pengangkatan ini maka Jokdri untuk sementara waktu merangkap jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.[suggestedarticle]"Untuk mengisi kekosongan posisi Sekjen kami menunjuk pak Joko Driyono sebagai pelaksana tugas Sekjen PSSI," ujar Kepala Staf PSSI, Iwan Budianto seperti dikutip dari Goal.PSSI langsung bergegas melakukan seleksi terkait siapa yang akan menggantikan Ade. Akan dilakukan tes agar yang terpilih benar-benar sosok terbaik."Untuk siapa nanti yang mengisi posisi Sekjen, saat ini PSSI masih mencari sosok yang pas. Akan ada fit and proper test. Bila sudah terpilih nanti pasti akan diumumkan," lanjut Iwan.
visibility  661 kali
1491895396455 tag