(Foto: Google)

5 Bintang Sepakbola Dunia Ini Dulunya Bermain Futsal

Olahraga futsal semakin berkembang di Indonesia, terlebih setelah semakin boomingnya liga pro futsal di Indonesia yang bertajuk Pro Futsal League (PFL).

Tapi, di luar negeri ternyata futsal bukanlah saudara tiri dari sepakbola. Siapa sangka, ternyata banyak bintang sepakbola dunia dulunya bermain futsal. Berikut 5 pesepakbola dunia yang dulunya pemain futsal.

1. Lionel Messi



Sewaktu kecil ternyata Lionel Messi bermain futsal dan turut membentuk gaya mainnya seperti sekarang ini.

2. Cristiano Ronaldo



Sama dengan messi, Ronaldo di Portugal sewaktu kecil juga bermain futsal. Dan ia mengaku jika futsal ikut membentuk gaya mainnya sekarang.

3. Xavi



Juara dunia ini sudah tidak diragukan lagi kemampuannya. Dari futsal-lah ia dapat menilai pemain memiliki skill luar biasa atau tidak karena keterampilan mereka dapat terlihat dengan jelas.

4. Pele



Legenda dunia ini bahkan menyatakan jika pada awalnya bermain futsal maka akan mudah saat berpindah ke sepakbola.

5. Ronaldo



Penyerang Brazil ini menyatakan melalui futsal Anda harus memiliki kaki yang baik karena harus mampu mengalahkan lawan diruang yang sempit.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Jadi Anak Futsal: 5 Mobile Games Ini sedang Dimainkan Anak Futsal Kekinian
Rubrik Jadi Anak Futsal adalah kolom yang membahas tentang kebiasaan, serba-serbi serta tips dan trik agar para pembaca bisa menjadi anak futsal yang sebenarnya.Anak muda zaman sekarang bisa dikatakan sudah tidak bisa lepas dari gadget atau smartphone. Termasuk anak futsal yang juga banyak menggunakan smartphone di kesehariannya.Selain menjadi alat komunikasi, smartphone juga identik dengan berselancar di dunia maya dan juga bermain game. Nah, untuk yang terakhir ini banyak anak futsal menggunakan smartphone untuk bermain game mobile. Selain untuk mengisi waktu laung terutama saat menunggu waktu latihan bisa juga untuk saling berkompetisi sesama anak futsal.[suggestedarticle=3]Berikut 5 game mobile populer yang ada di Indonesia. Anak futsal patut mencobanya bahkan sudah ada pemain futsal yang kecanduan bermain game ini.1. Clash of ClansClash of Clans (COC) adalah game strategi yang dalam game ini, kamu akan berperan sebagai pimpinan untuk membangun dan membuat pasukan melindungi desa atau menyerang desa lain. 2. MOBA Mobile Legend: Bang BangMobile Legends: Bang Bang merupakan game jenis multiplayer online battle arena (MOBA). Game ini menampilkan beberapa permainan pertempuran lima lawan lima, pertarungan classic 3-lane, dan pertandingan negara melawan negara. Kamu harus memilih hero untuk membangun tim sempurna dengan pemain lainnya untuk mengalahkan tim lawan. Permainan cukup menarik dengan gamer harus saling bekerjasama, melancarkan strategi untuk menghancurkan menara lawan.3. Clash RoyaleClash Royale merupakan game yang menggabungkan permainan RTS dan MOBA dengan sebuah permainan kartu. Dibuat oleh perusahaan yangs ama dengan pembuat pembuat Clsh of Clans. Kamu akan berperan sebagai pimpinan untuk membuat pasukan melindungi tower dan istana kamu dan juga menyerang tower dan istana lawan untuk emraih kemenangan.[suggestedarticle]4. Vainglory Arena of ValorArena of Valor (AOV) game multiplayer 5v5 yang hampir mirip dengan MOBA Mobile Legend. Kamu harus memilih hero untuk bekerja sama dengan pemain lainnya untuk mengalahkan tim lawan. 5. Ludo KingSiapa yang tidak kenal dengan permainan ludo. Jika dahulu dimainkan dalam bentuk board game, kini ludo masuk ke dunia maya dan bisa dimainkan secara mobile. Permainan ini bisa dimainkan 2 hingga 4 pemain atau melawan komputer. Tujuan dari game ini cukup sederhana, setiap pemain mendapatkan 4 token, token ini harus memutari papan sepenuhnya lalu berhasil tiba di garis akhir. Siapa pun yang mendapatkan keempat token hingga akhir terlebih dahulu adalah pemenangnya. Semua game di atas sudah tersedia di Play Store Android dan App Store untuk iOS.
  759 kali
Tips Futsal Ala Idola: 2 Cara Semakin Jago Futsal Ala Ardy Dwi Suwardy
Tips ala idola adalah rubrik yang membahas khusus tips dan trik yang diberikan oleh para pemain futsal terkenal di tanah air tentang keahliannya bermain futsal.Kali ini, Biar Jago akan membahas tips bagaimana bisa semakin jago bermain futsal dari salah satu pemain terkemuka di futsal Indonesia, Ardy Dwi Suwardy atau lebih dikenal dengan nama Ardy Jawa. Pada tips kali, mantan penggawa Vamos Mataram yang kini membela My Futsal Cosmo FC Jakarta akan memberikan tipsnya bagaimana dirinya bisa jago seperti sekarang ini.[suggestedarticle=3]Berikut tips semakin jago futsal ala Ardy Dwi Suwardy.1. Berlatih sendiri saat libur."Mungkin kalau ada libur coba buat latihan sendiri," ungkap pemain asal Bandung ini kepada Bolalob.2. Ikut tim dan banyak pertandingan."Ikut-ikut tim dan pertandingan, sekarang akses futsal mudah dari tim akademi hingga ke senior," pungkasnya.
  600 kali
Biar Jago: Inilah 5 Cara Biar Jadi Pemain Pro Futsal League
Biar Jago adalah rubrik yang membahas khusus tips dan trik yang dapat menambah kemampuan kami semakin jago saat bermain futsal, tapi tidak hanya tips dan trik berupa skill, tapi juga mulai dari persiapan dan saat bermain.Kali ini rubrik biar jago akan membahas bagaimana caranya bisa berlaga di liga futsal profesional Indonesia atau Pro Futsal League (PFL). PFL merupakan kasta tertinggi kompetisi futsal Indonesia yang dijalankan secara profesional dan tahun 2018 akan kembali digelar.[suggestedarticle=3]Berikut Bolalob berikan bagaimana caranya berlaga di PFL.1. Ikut seleksi tim PFLBiasanya jelang liga dimulai atau dipertengahan musim ketika bursa transfer dibuka, tim-tim liga pro ada yang menyelenggarakan seleksi. Disinilah kesempatanmu untuk membuktikan diri jika memang pantas bermain diliga pro, tentunya dengan lolos seleksi dari tim tersebut.2. Berprestasi di level sekolah dan perguruan tinggiPemain liga pro tidak harus yang telah lulus tingkat sekolah atau perguruan tinggi. Terkadang yang masih sekolah dan kuliah pun bisa menjadi pemain liga pro, tentunya dengan berpresatsi di turnamen level sekolah dan perguruan tinggi. Siapa tahu saja menarik minat pelatih klub liga pro untuk merekrutmu. 3. Berprestasi di level turnamen tarkamSelain kompetisi sekolah dan juga perguruan tinggi, ada satu jenis turnamen yang dapat digunakan untuk mempromosikan kemampuanmu, yaitu turnamen tarkam. Semakin sering juara di turnamen jenis ini tentunya membuat namanya semakin terkenal dan dipastikan menarik minat pelatih klub liga pro.4. Ikut akademi tim liga proTerkadang klub liga pro memiliki akademi dan ini bisa dijadikan sebagai batu loncatan. Ikutlah akademinya dan tunjukkan kemampuannmu siapa tahu saja dipromosikan ke tim utama untuk bermain di liga pro.5. Direkomendasikan oleh pelatihTerkadang pelatih klub liga pro sering meminta saran atau bertanya kepada pelatih-pelatih lain, baik amatir maupun pro jika ada pemain yang direkomendasikan untuk bermain di liga pro. Jadi, jika kamu ikut klub futsal berlatih dan tunjukkanlah kemampuanmu di setiap pertandingan. Siapa tahu saja pelatihmu merekomendasikanmu ke sebuah klub liga pro.[suggestedarticle]Jika kelima cara diatas kamu belum berhasil juga. Cara terakhir ini bisa menjaminmu bermain diliga pro, buatlah tim liga pro sendiri. Bisa membeli sebuah klub liga pro yang sudah ada, atau lewat jalur promosi dari Liga Futsal Nusantara. Tentunya biaya tidak sedikit, tapi jika berkeinginan kuat dan ingin bermain di liga pro kenapa tidak.Keterangan:Cara terakhir hanya diperuntukkan yang mempunyai dana berlebih bukan hasil korupsi, mencuri dan yang lainnya tanpa merugikan orang lain.
  6013 kali
Sejarah Futsal: Indonesia Futsal League 2013, Gelar Ketiga Electric PLN
Liga futsal profesional Indonesia akan kembali digelar pada 2018 ini dengan nama Pro Futsal League (PFL) 2018.Tahun 2013 adalah musim ketujuh bergulirnya Indonesia Futsal League (IFL). Musim ini IFL diadakan sebanyak 3 seri di 3 kota, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan final four di Jakarta. Sayangnya, terjadi kekisruhan di Badan Futsal Nasional (BFN) dengan beberapa klub peserta di musim sebelumnya. Imbasnya, juara bertahan IPC Pelindo II Jakarta tidak ikut serta, termasuk beberapa klub lainnya dan hanya menyisakan dua klub yang bersedia ikut, Electric PLN Cosmo Jakarta dan Futsal Kota Bandung.BFN pun akhirnya mengadakan play off untuk mencari peserta hingga akhirnya mendapat lima tim baru yang akan berlaga di musim 2013. Tujuh tim tersebut adalah MFA Pinky Boys Makassar, Anker FC Mataram, Tifosi Baskhara Surabaya, FC Libido Bandung, Pertamina Energy FC Jakarta, Electric PLN Cosmo Jakarta, dan Futsal Kota Bandung (FKB).Empat tim memastikan diri lolos ke final four yang berlangsung di Istora Senayan pada 11-13 Mei, yaitu Electric, FKB, Tifosi Baskhara, dan MFA Pinky Boys. Electric berhasil melaju ke final setelah menang agregat atas Tifosi Baskhara dengan skor 9-8. Laga pertama imbang 3-3, dan laga kedua menang 6-5. Sementara, FKB menang agregat atas MFA Pinky Boys dengan skor 14-8. Leg pertama menang 5-4 dan leg kedua kembali menang 9-4.[suggestedarticle=3]Di babak final, terjadi laga seru antara Elecric menghadapi FKB. Pertandingan langsung berjalan ketat sejak awal laga. Elecric dimotori pergerakan Fuji dan Ardy Dwi sedangkan FKB dipimpin oleh Andri Kustiawan. Kedua tim pun silih berganti melakukan serangan, namun ketangguhan masing-masing kiper dibawah mistar gawang membuat gol sulit sekali tercipta.FKB dan Electric beberapa kali menciptakan peluang emas, tapi pemain kedua tim tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut. Baik Ardy Dwi dan Andri beberapa kali merepotkan pertahanan lawannya masing-masing. Akhirnya, gol yang ditung-tunggu datang juga. Satu menit jelang babak pertama usai FKB membuka keunggulan melalui sepakan Reza yang sempat menyentuh pemain Electric yang merubah lajur bola melesat masuk kegawang Electric. Skor 1-0 untuk keunggulan FKB atas Electric bertahan hingga babak pertama usai.Pada babak kedua, Electric yang tertinggal langsung mengambil inisiatif serangan. Dimotori oleh Ardy dwi beberapa kali mereka membahayakan gawang FKB. Pada menit ke-27, akhirnya ELectric mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sepakan Fuji.Gol Fuji ini membuat Electric semakin bersemangat menambah gol. FKB sendiri tidak diam saja dan langsung memberikan serangan balasan yang sayangnya masih sulit untuk menembus pertahanan Elecric. Pada menit ke-31, Electric berbalik unggul 2-1 setelah sepakan Karami Balfas menembus gawang FKB.[suggestedarticle]FKB yang tertinggal malah harus bermain dengan 4 pemain setelah Andri mendapat kartu merah karena menyikut Ardy Dwi. Namun, keungulan jumlah pemain tidak mampu dimanfatkan oleh Electric. Disisa waktu yang ada FKB menerapkan strategi powerplay, tapi usaha FKB selalu terbentur pertahanan kokoh Electric. Hingga pertandingan usai skor 2-1 untuk keunggulan Electric atas FKB tetap tidak berubah.Electric pun keluar sebagai juara IFL 2013 dan juga membuat sejarah menjadi juara IFL untuk ketiga kalinya. Sementara FKB kembali harus meraih posisi runner-up selama dua tahun berturut-turut. Peringkat ketiga diraih oleh Tifosi Baskhara setelah mengalahkan MFA Pinky Boys. Gelar pemain terbaik disabet Ardy Dwi Suwardy dari Electric dan top skor diraih Andri Kustiawan dari FKB.
  574 kali
Video Mini Series Season 1: Bintang Masa Depan
Menjadi pemain futsal profesional bisa jadi mimpi seluruh pemain futsal di Indonesia. Akan tetapi, perjalanan menuju ke sana tidaklah mudah.Seperti yang dialami oleh Randy seorang remaja yang bercita-cita menjadi pemain Futsal. Perjalanannya tidak akan mudah dan akan ada rintangan berat yang harus dilalui.Perjalanan Randy ini dapat kalian ikuti melalui mini series ekslusif persembahan dari Bolalobfutsal. Apakah Randy berhasil menjadi pemain futsal yang sukses? Simak season satu dari Mini Series Bintang Masa Depan.[suggestedarticle=3]Awas! Jangan baper kalau ceritanya mirip-mirip dengan yang kalian alami saat ini.Episode 1Episode 2Episode 3[suggestedarticle=3]Episode 4Episode 5
  355 kali
Sejarah Futsal: Indonesia Futsal League 2009, Electric PLN Back-to-Back Champions
Liga futsal profesional Indonesia akan kembali digelar pada 2018 ini dengan nama Pro Futsal League (PFL) 2018.Tahun 2009 adalah musim ketiga bergulirnya Indonesia Futsal League (IFL). Musim ini IFL diadakan sebanyak 4 seri di 4 kota, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan final four di Jakarta.Di musim ketiganya ini, IFL diikuti oleh 8 tim, yaitu juara bertahan Electric PLN Yogyakarta, BiangBola Jakarta, Pelindo II Jakarta, Mutiara Hitam Papua, Dupiad Fak-Fak Papua, Jaya Kencana United Tangerang Selatan, Hanggar IBM Jakarta, dan SWAP FC.Empat tim yang lolos finl four adalah Electric, BiangBola, Pelindo II, dan Mutiara Hitam. Babak final kembali mempertemukan finalis tahun lalu, Electric menghadapi Biangbola di Istora Senayan pada 19 Agustus 2009 yang menyajikan duel sangat seru.[suggestedarticle=3]Dilatih Andri Irawan, juara bertahan mendapat perlawanan sengit dari Biangbola di babak pertama yang berakhir imbang 0-0. Pada babak kedua, Haerul Saleh Ohorella membuka keunggulan Electric di menit ke-25. Tapi, Biangbola dengan cepat membalas melalui Gustian Sukma.Lima menit terakhir pertandingan semakin seru setelah Topas Pamungkas kembali membawa Electric unggul 2-1, tapi sepakan Ragil Handoyo membuat laga kembali imbang 2-2. Haerul menjadi pahlawan Electric dengan dua golnya disisa waktu yang membuatnya mencetak hattrick sekaligus membawa Electric meraih kemenangan dengan skor 4-2.Electric pun membuat sejarah dengan meraih gelar juara untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Selain menjadi jaura, Electric pun memborong gelar individu dengan Topas meraih pemain terbaik, dan Ade Lesmana sebagai kiper terbaik. Sementara Mutiara Hitam meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Pelindo II. Pemain Mutiara Hitam, Boi Boas-Mutiara Hitam meraih gelar top skor dengan 30 gol.
  678 kali
Kamus Futsal: Kupas Tuntas Pro Futsal League 2018
Kamus futsal adalah rubrik yang membahas khusus tentang makna kata, pedoman sebutan maupun asal usul kata atau istilah di dunia futsal.Edisi kali ini akan membahas mengenai Apa, sih Pro Futsal League itu? Pro Futsal League atau bisa disingkat PFL merupakan kasta tertinggi kompetisi futsal profesional di Indonesia yang diselenggarakan oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk kategori putra.Liga futsal profesional sendiri awalnya bernama Indonesia Futsal League (IFL) digelar sejak 2006/2007 hingga 2013 yang diadakan oleh Badan Futsal Nasional (BFN) PSSI.[suggestedarticle=3]Pada musim 2014, liga pro absen dan diadakan kembali pada 2015 dengan nama FSL dan berubah menjadi PFL pada 2016, 2017, dan 2018 ini. PFL 2018 sendiri rencananya diikuti oleh 16 tim yang terbagi menjadi 2 grup, Grup A dengan 8 tim, dan Grup B dengan 8 tim. Delapan tim Grup A adalah juara bertahan Vamos Mataram, SKN FC Kebumen, Giga FC Kota Metro, My Futsal Cosmo FC Jakarta, APK Samarinda, SFC Planet Sleman, dan dua tim promosi dari liga Futsal Nusantara (LFN) 2017, Dekings Halus FC dan Dumai FC Riau.Sementara 8 tim Grup B adalah Runner-up Permata Indah Manokwari, Black Steel Manokwari, Mataram FC NTB, Bintang Timur Surabaya, Kancil BBK Pontianak, IPC Pelindo II Jakarta, dan dua tim promosi DLS FC Banyumas dan SDR FC Binjai.Baik, Grup A dan Grup B akan berlangsung dalam dua fase, babak reguler dan final four. Babak reguler menggunakan sistem kompetisi penuh dengan dua tim peringkat teratas masing-masing grup lolos ke babak final four untuk memperebutkan gelar juara.Sementara dua tim peringkat terbawah di Grup A dan satu tim peringkat terbawah di Grup B akan terdegradasi ke kompetisi amatir, LFN. Sementara empat peringkat teratas di LFN akan promosi ke PFL untuk musim selanjutnya menggantikan tim yang terdegradasi.[suggestedarticle]PFL diselenggarakan pada 20 Januari hingga 22 April yang menggelar babak reguler. Sementara final four akan dilaksanakan pada 5 dan 6 Mei.PFL 2018 akan diselenggarakan di 6 kota, yaitu Yogyakarta, Pontianak, Sumedang, Makassar, Mataram, dan Surabaya. Fonal four sendiri rencaya akan ekmbali diadkan di yogyakarta.PFL 2018 juga rencananya akan kembali disiarkan secara langsung maupun live streaming oleh MNC Group selaku pemegang hak siar. Juara tahun lalu sendiri adalah Vamos mataram yang mengalahkan Permata Indah Manokwari dilaga final.
  731 kali
Kocak dan Kreatif! Video Ucapan Selamat Tahun Baru dari IPC Pelindo II Jakarta
Tahun 2018 telah datang dan menggantikan tahun 2017, IPC Pelindo II Jakarta pun tidak lupa mengucapkan selamat tahun baru.Tapi, tidak sekadar ucapan yang mereka berikan, melainkan sebuah video yang sangat kreatif dan lucu dilakukan para penggawa IPC Pelindo II menyambut tahun 2018 ini.[suggestedarticle=2]Berikut videonya yang diunggah pemain senior IPC Pelindo II, Caisar Silitonga di akun instagramnya.   Anak anak baik 2018 😂🤙🔥🔥 A post shared by Caisar Silitonga (@caisarsilitonga) on Dec 31, 2017 at 4:15am PST
  1065 kali
Pemain Muda di Antara Liga Pro Atau Tarkam, Begini Pendapat Doni Zola
Di Indonesia sebenarnya banyak sekali pemain futsal muda berbakat, tapi seringkali mereka hilang begitu saja karena salah mengambil keputusan.Kesalahan disini adalah mereka yang memutuskan apakah akan tampil di liga pro atau tidak dan tetap bermain di level amatir atau lebih kerasnya level tarkam. Junika Rahmat Ramadhan atau lebih dikenal dengan nama Doni Zola punya pandangan tersendiri terkait hal tersebut.Menurutnya, pemain yang ingin maju harus berani keluar dari zona nyamannya. Tidak usah takut tidak kebagian rezeki karena kualitas pemain akan berbicara sendiri yang nantinya berimbas pada rezeki dirinya saat bermain futsal.[suggestedarticle=3]@donzol Pertanyaan lama di dunia futsal, dari dulu jaman kerjasama dengan Tim Boncel, semua pemain muda ada dipersimpangan ini.Dan 3 hari terakhir ini, pertanyaan ini kembali terlihat di diri semua pemain yang baru saja lolos dari klub masing-masing menuju Pro Futsal League 2018.Kekhawatiran tidak bisa bermain tarkam lagi, mendapatkan "uang cepet" tiap sabtu dan minggu menjadi alasan terbesar.Pesan gw :Kalau kualitas dan kemampuan lo meloloskan klub yang lo bela itu besar maka sebetulnya potensi lo juga besar.Hanya pergi dari "Zona Nyaman" memang butuh nyali besar.Kenapa butuh nyali besar? Karena hasil yang bisa diraih juga tidak kecil.Lo bisa lihat seorang Syauqi Saud Lubis 2 tahun lalu bukan siapa-siapa. Andy Kebot pun tahun lalu tidak banyak yang kenal.Kuncinya adalah berani melangkah, karena dengan melangkah kita akan menemukan banyak hal baru.Jangan takut ga bisa tarkam, kalo lo punya kualitas lo akan dicari pemilik klub, apparel, di kontrak pertahun.Bermain di level atas lah, buat lah bangga orang tua lo dengan melihat anaknya berhasil dengan pilihan elo sendiri.Lo ga akan menemukan kebahagiaan lain selain bisa membuat orang tua lo bangga bisa melihat anaknya berhasil.Bukan anak yg tiap sabtu dan minggu tidak ada dirumah tapi pulang kerumah hanya penuh keringat, baju kotor dan tidak jarang kaki cidera.Jadilah pemberani melawan arus jika kalian benar, karena hanya ikan mati dan tokai yang ikut arus.   Pertanyaan lama di dunia futsal, dari dulu jaman kerjasama dengan Tim Boncel, semua pemain muda ada dipersimpangan ini. Dan 3 hari terakhir ini, pertanyaan ini kembali terlihat di diri semua pemain yang baru saja lolos dari klub masing-masing menuju Pro Futsal League 2018. Kekhawatiran tidak bisa bermain tarkam lagi, mendapatkan "uang cepet" tiap sabtu dan minggu menjadi alasan terbesar. Pesan gw : Kalau kualitas dan kemampuan lo meloloskan klub yang lo bela itu besar maka sebetulnya potensi lo juga besar. Hanya pergi dari "Zona Nyaman" memang butuh nyali besar. Kenapa butuh nyali besar? Karena hasil yang bisa diraih juga tidak kecil. Lo bisa lihat seorang Syauqi Saud Lubis 2 tahun lalu bukan siapa-siapa. Andy Kebot pun tahun lalu tidak banyak yang kenal. Kuncinya adalah berani melangkah, karena dengan melangkah kita akan menemukan banyak hal baru. Jangan takut ga bisa tarkam, kalo lo punya kualitas lo akan dicari pemilik klub, apparel, di kontrak pertahun. Bermain di level atas lah, buat lah bangga orang tua lo dengan melihat anaknya berhasil dengan pilihan elo sendiri. Lo ga akan menemukan kebahagiaan lain selain bisa membuat orang tua lo bangga bisa melihat anaknya berhasil. Bukan anak yg tiap sabtu dan minggu tidak ada dirumah tapi pulang kerumah hanya penuh keringat, baju kotor dan tidak jarang kaki cidera. Jadilah pemberani melawan arus jika kalian benar, karena hanya ikan mati dan tokai yang ikut arus. #Donzolife A post shared by Coach Doni Zola (@donzol) on Dec 10, 2017 at 4:30pm PST
  1957 kali
Jangan Ngaku Anak Futsal Kalau Belum Ngalamin Hal Ini
Siapa disini yang ngaku sebagai anak futsal? Tentunya sebagai anak futsal sudah tahu tantangan, penderitaan hingga kesenangan saat bermain futsal.Termasuk saat bergaya di lapangan, mulai dari mengenakan jersey tim kesayangan, pakai sepatu futsal top, atau sekadar memakai dengan perlengkapan seadanya.[suggestedarticle=3]Atau mengalami saat ribut dengan pacar karena main futsal menjadi hal yang biasa bagi anak futsal. Kia-kira kamu anak futsal bukan ya sesuai dengan kriteria dibawah ini.   Coba tag temen lo yang mirip sama ciri-ciri gambar diatas! #AnakFutsal 📷 : @komik.dagelan A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on Dec 12, 2017 at 4:51am PST
  1902 kali
1513410602301 tag