Kilas Balik Final Four Indonesia Futsal League 2013


  •    Dwi Anggoro
  •    02/06/16 - 14:50
  •    2203

(Bolalob)

Pro Futsal League (PFL) 2016 akan memasuki babak final four pada 4 dan 5 Juni besok di GOR UNY Yogyakarta.

Tahun 2013 adalah musim ketujuh bergulirnya Indonesia Futsal League (IFL). Musim ini IFL diadakan sebanyak 3 seri di 3 kota, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan final four di Jakarta. Sayangnya, terjadi kekisruhan di Badan Futsal Nasional (BFN) dengan beberapa klub peserta di musim sebelumnya. Imbasnya, juara bertahan IPC Pelindo II Jakarta tidak ikut serta, termasuk beberapa klub lainnya dan hanya menyisakan dua klub yang bersedia ikut, Electric PLN Cosmo Jakarta dan Futsal Kota Bandung.

BFN pun akhirnya mengadakan play off untuk mencari peserta hingga akhirnya mendapat lima tim baru yang akan berlaga di musim 2013. Tujuh tim tersebut adalah MFA Pinky Boys Makassar, Anker FC Mataram, Tifosi Baskhara Surabaya, FC Libido Bandung, Pertamina Energy FC Jakarta, Electric PLN Cosmo Jakarta, dan Futsal Kota Bandung (FKB).

Empat tim memastikan diri lolos ke final four yang berlangsung di Istora Senayan pada 11-13 Mei, yaitu Electric, FKB, Tifosi Baskhara, dan MFA Pinky Boys. Electric berhasil melaju ke final setelah menang agregat atas Tifosi Baskhara dengan skor 9-8. Laga pertama imbang 3-3, dan laga kedua menang 6-5. Sementara, FKB menang agregat atas MFA Pinky Boys dengan skor 14-8. Leg pertama menang 5-4 dan leg kedua kembali menang 9-4.

Di babak final, terjadi laga seru antara Elecric menghadapi FKB. Pertandingan langsung berjalan ketat sejak awal laga. Elecric dimotori pergerakan Fuji dan Ardy Dwi sedangkan FKB dipimpin oleh Andri Kustiawan. Kedua tim pun silih berganti melakukan serangan, namun ketangguhan masing-masing kiper dibawah mistar gawang membuat gol sulit sekali tercipta.

FKB dan Electric beberapa kali menciptakan peluang emas, tapi pemain kedua tim tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut. Baik Ardy Dwi dan Andri beberapa kali merepotkan pertahanan lawannya masing-masing. Akhirnya, gol yang ditung-tunggu datang juga. Satu menit jelang babak pertama usai FKB membuka keunggulan melalui sepakan Reza yang sempat menyentuh pemain Electric yang merubah lajur bola melesat masuk kegawang Electric. Skor 1-0 untuk keunggulan FKB atas Electric bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Electric yang tertinggal langsung mengambil inisiatif serangan. Dimotori oleh Ardy dwi beberapa kali mereka membahayakan gawang FKB. Pada menit ke-27, akhirnya ELectric mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sepakan Fuji.

Gol Fuji ini membuat Electric semakin bersemangat menambah gol. FKB sendiri tidak diam saja dan langsung memberikan serangan balasan yang sayangnya masih sulit untuk menembus pertahanan Elecric. Pada menit ke-31, Electric berbalik unggul 2-1 setelah sepakan Karami Balfas menembus gawang FKB.

FKB yang tertinggal malah harus bermain dengan 4 pemain setelah Andri mendapat kartu merah karena menyikut Ardy Dwi. Namun, keungulan jumlah pemain tidak mampu dimanfatkan oleh Electric. Disisa waktu yang ada FKB menerapkan strategi powerplay, tapi usaha FKB selalu terbentur pertahanan kokoh Electric. Hingga pertandingan usai skor 2-1 untuk keunggulan Electric atas FKB tetap tidak berubah.

Electric pun keluar sebagai juara IFL 2013 dan juga membuat sejarah menjadi juara IFL untuk ketiga kalinya. Sementara FKB kembali harus meraih posisi runner-up selama dua tahun berturut-turut. Peringkat ketiga diraih oleh Tifosi Baskhara setelah mengalahkan MFA Pinky Boys. Gelar pemain terbaik disabet Ardy Dwi Suwardy dari Electric dan top skor diraih Andri Kustiawan dari FKB.







Berita Terkait


1538791081267

End of content

No more pages to load