Kilas Balik Final Four Futsal Super League 2015


  •    Dwi Anggoro
  •    02/06/16 - 14:53
  •    3143

(Bolalob)

Pro Futsal League (PFL) 2016 akan memasuki babak final four pada 4 dan 5 Juni besok di GOR UNY Yogyakarta.

Tahun 2015 menjadi momentum baru liga pro setelah Badan Futsal Nasional (BFN) yang biasanya menggelar liga pro digantikan oleh Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) dan menggantikan nama Indonesia Futsal League (IFL) menjadi Futsal Super League (FSL). Liga sendiri sempat vakum di 2014 karena proses transisi tersebut.

Tim peserta pun bertambah dari 7 tim menjadi 16 tim. 7 tim peserta 2013 ditambah 5 tim peserta di 2012 dengan 4 tim tambahan diambil dari babak play off. 16 tim ini dibagi dua wilayah, 8 di wilayah barat dan 8 di wilayah timur.

Delapan tim wilayah barat adalah Electric PLN Cosmo Jakarta, FC Libido Bandung, Jaya Kencana Tangsel, Brilyan Sport Bekasi, SWAP FC Jakarta, FC Pingdus Surabaya, Futsal Kota Bandung (FKB), dan Bie The Great Bekasi (BTG). Dan 8 tim wilayah timur adalah IPC Pelindo II Jakarta, Pinky Boys Makassar, Vamos Mataram, Bintang Timur Surabaya, Pertamina Energi FC Jakarta, Biangbola Bogor, Persija Futsal Jakarta, dan Trunajaya Bandung.

Empat tim memastikan diri lolos ke final four yang berlangsung di GOR STTD Bekasi pada 13 dan 14 Juni, Electric dan FC Libido dari wilayah barat, sementara wilayah timur diwakili IPC dan Pinky Boys. Pinky Boys secara mengejutkan melaju ke final setelah mengalahkan FC Libido dengan skor 7-6, sementara IPC menaklukkan Electric melalui perpanjangan waktu dengan skor 5-3.

Laga seru terjadi pada laga final FSL 2015 saat IPC berhadapan dengan Pinky Boys. IPC yang diunggulkan langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil unggul 3-0 pada 10 menit pertama melalui Indra Kurnia menit ke-6, Rony Alamsyah 8', dan Syarif Hidayattulah 10'.

Pinky Boys yang tertinggal jauh langsung gunakan powerplay untuk mengejar. Namun, alih-alih mencetak gol mereka malah kembali kebobolan dua gol melalui Randy Satria menit ke-15, dan Caisar Silitonga 19'. Babak pertama pun berakhir dengan skor 5-0 untuk keunggulan IPC.

Pada babak kedua, IPC yang sudah unggul masih tetap menyerang. Akan tetapi, secara perlahan Pinky Boys mampu melawan dan menguasai pertandingan. Namun, solidnya pertahanan dan ketangguhan kiper Yos Adi membuat gawang IPC tak kunjung bobol.

Asyik menyerang, Pinky Boys malah kebobolan dua gol oleh IPC melalui aksi pemain impor mereka asal Wales, Rico Zulkarnain menit ke-39, 39'. Sayangnya, saat laga tersisa 11 detik lagi kericuhan pecah antara penonton dan tim Pinky Boys membuat laga harus dihentikan.

Pengawas pertandingan kemudian memutuskan laga selesai dengan IPC keluar sebagai pemenang. IPC pun memastikan diri menjadi juara FSL 2015 dan Pinky Boys harus puas sebagai runner-up. Sementara Electric berhasil meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan FC Libido. Sementara pemain terbaik diraih Yos Adi Wicaksono dari IPC dan top skor diraih Randy Satria yang juga dari IPC.







Berita Terkait


1538791081267

End of content

No more pages to load