(Foto: bolalob.com)

Semifinal PEFI 2016: PON Papua Barat vs Green Eagle, Adu Ketangkasan Kedua Pelatih!

Pertarungan seru bakal terjadi pada semifinal Piala Emas Indonesia 2016 antara PON Papua Barat melawan Green Eagle Surabaya atau antar pelatih Sayan Karmadi (Papua Barat) dengan Vennard 'Veve' Hutabarat (Green Eagle) di GOR Ciracas Jaktim, Sabtu (6/8) sore.

Baik Sayan maupun Veve, merupakan mantan pemain nasional yang sama-sama menangani tim pro pada Indonesia Futsal League (IFL) 2016. Sayan menangani Black Steel Manokwari, sementara Veve memegang klub Elektrik PLN.

Dari perjalanan tim PON Papua Barat dan Green Eagle yang merupakan tim PON Jawa Timur, mereka sama-sama tampil impresif. Termasuk saat lolos ke semifinal, dimana Green Eagle menyingkirkan PON Maluku Utara 5-3, sementara PON Papua Barat menekuk AM Shiba FC 7-4.

Dalam semifinal kali ini, betul bahwa tim Papua Barat yang memiliki kecepatan bermain tinggi lebih diunggulkan. Namun Green Eagle punya bekal kerasama tim yang rapi dan bertahan serta menyerang yang seimbang.

Sayan tampaknya bakal mengandalkan Jhon Rumbrerun dan Marcelono Waroy untuk membongkar pertahanan lawan. Kedua pemain tersebut telah mencetak 5 gol. Sedangkan Melkias Sada dan Victorius Rumsarwir patut diperhitungkan karena memiliki tendangan keras.

Dari Green Eagle, nama seperti Andhika Ricky, Hairul Imam dan Gusti Dian bisa mengejutkan lawan, jika tak dikawal ketat.

Satu kelemahan dari tim PON Papua Barat hanyanya, tak tahan emosi jika dipancing lawan. Ini sudah mereka rasakan saat mengalami kekalahan atas Tupessy pada penyisihan grup.

Yang jelas, pertandingan ini bakal berlangsung seru. Peran kedua pelatih dalam menurunkan strategi sangat menentukan kemenangan tim.

Tim Papua Barat punya daya gedor lebih tajam, sedangkan Green Eagle memiliki keseimbangan permainan.
editTerakhir diubah:  06/08/16 - 11:02

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Sayan Futsal Family, Cara Legenda Futsal Indonesia Berbagi Ilmu
Siapa yang tidak mengenal Sayan Karmadi, legenda hidup futsal Indonesia yang telah membawa timnya meraih gelar juara Liga Futsal Profesional, baik sebagai pemain dan juga pelatih.Mantan pemain Timnas Futsal Indonesia ini pun ternyata telah mendirikan akademi futsal yang kemudian menjadi klub futsal sejak 10 Juni 2007 silam. Artinya, sudah 11 tahun klubnya berdiri hingga 2018 ini."SFF Academy adalah tempat untuk belajar tentang futsal bukan hanya bermain, tetapi yang berhubungan dengan futsal seperti wasit "mereka harus paham peraturan" mereka belajar membuat turnamen, mengelola tim dan perlengkapan, dan tentunya kami mengajarkan sikap yang baik kepada mereka," ungkap Sayan kepada Bolalob tentang SFF.[suggestedarticle=2]"Dan kami bekerja sama dengan usakti untuk mereka yang punya prestasi untuk mendapatkan beasiswa disana," lanjutnya.[pagebreak]Baca selengkapnya[/pagebreak]Sayan pun mengungkapkan alasannya kenapa mendirikan SFF. "Tujuannya membagi ilmu dan memberikan tempat untuk mereka mengembangkan diri," jawabnya.Latihan sendiri diadakan di lapangan futsal SFF yang beralamat di Jalan Babakan Rt.03/04 No.5 Kelurahan Mustika Sari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi."Latihan langsung di SFF, dan kalau saya libur. Saya sendiri yang melatih," pungkasnya,Nah, bagi kalian yang ada di Bekasi dan sekitarnya bisa coba ikut akademi SFF biar futsalnya makin ciamik. Kapan lagi dilatih langsung legenda hidup futsal Indonesia, Sayan Karmadi.
  531 kali
Tidak Ada Nama Black Steel Manokwari di FFI U-20 Futsal Championship 2018, Ini Alasannya
Tidak ada nama Black Steel Manokwari di turnamen FFI U-20 Futsal Championship 2018.Ternyata Black Steel telah bekerjasama dengan Sayan Futsal Family, tim asal Bekasi yang ditangani mantan pelatih Black Steel, Sayan Karmadi."Mereka (Black Steel) ga kirim terus saya komunikasi sama Pak Amto (pemilik Black Steel) untuk ambil slot tersebut dan diizinkan," ungkapnya kepada Bolalob.[suggestedarticle=3][pagebreak]Baca selengkapnya[/pagebreak]"Pelatih nanti dari SFF. Untuk pemain ada beberapa tambahan dan kita seleksi. Insya Allah siap berlaga," pungkasnya.SFF sendiri di FFI U-20 Futsal Championship 2018 tergabung di Grup B bersama AFP Sulawesi Tenggara, MBU BTG FC, IPC Pelindo II Jakarta, Dumai Aceh Bersama, dan Kamiada FC.
  1788 kali
Ini 3 Pelatih Lokal Asisten Kensuke Takahashi di Timnas Futsal U-20
Tiga pelatih lokal bakal membantu Kensuke Takahashi di skuat timnas futsal Indonesia U-20 yang bakal segera dibentuk.Pelatih Permata Indah Manokwari, Sayan Karmadi, menjadi yang pertama. Sayan sudah dipilih karena prestasinya membawa Permata Indah Manokwari lolos ke final four dan menempati peringkat ketiga. Berada di staf kepelatihan timnas futsal menjadi yang pertama buat mantan andalan timnas futsal Indonesia di era 2004-2011 ini.Sayan juga akan dibantu oleh pelatih yang berasal satu almamater dengannya di Universitas Negeri Jakarta yaitu Wahyudin Kocoy. Kocoy punya pengalaman menjadi asisten pelatih timnas futsal pada 2013 lalu yang kala itu dipimpin Andri Irawan.[suggestedarticle=3]Sementara untuk pos pelatih kiper bakal ditempati rekan Kocoy di staf kepelatihan Giga FC Kota Metro, Ade Lesmana. Ade juga punya pengalaman di staf kepelatihan pada timnas futsal era 2012 hingga 2016.Ketiga pelatih ini akan berada di bawah komando Kensuke Takahashi dengan tugas pertama memantau gelaran FFI U-20 Futsal Championship 2018 pada 28 Juni hingga 13 Juli di GOR ITB Jatinangor Sumedang, Jawa Barat.Tugas berat bakal dilalui untuk tim kepelatihan membentuk dan mematangkan skuat timnas futsal U-20 generasi kedua ini.
  836 kali
TERPOPULER: Ranking FIFA Terbaru, Juru Taktik Bekasi Resmi Dampingi Pelatih Timnas
FIFA kembali merilis peringkat setiap negara, Kamis (7/6/2018). Hasilnya, Jerman masih kokoh di puncak klasemen, dimana tak ada banyak perubahan di posisi 10 besar.Peringkat Dunia FIFA Juni 2018: Jerman Teratas, Timnas Indonesia?Kensuke Takahashi tidak akan sendiri dalam menangani skuat timnas futsal Indonesia U-20 generasi kedua. Dirinya akan dibantu oleh pelatih lokal dalam mematangkan skuat.Resmi! Pelatih Bekasi Ini Dampingi Kensuke Takahashi di Timnas Futsal U-20Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez bersama memilih menikmati libur kompetisi Liga 1 dengan pulang ke Argentina pada Rabu (6/6).Mario Gomez dan Fernando Soler Tinggalkan Persib dan BandungGol Evan Dimas membuat ia menjadi pahlawan Selangor FA saat meraih kemenangan atas PKNS FC, Rabu (6/6). Evan berhasil mencetak gol lewat solo run indah saat Selangor FA menang 2-1 atas PKNS.Cetak Gol Indah, Evan Dimas Jadi Pahlawan Selangor FAStriker Persija Jakarta, Marko Simic saat ini sedang menjadi sorotan media luar negeri atas kasus yang sedang dialaminya.Kasus Marko Simic Tersebar Hingga Diberitakan Oleh Media Asing
  3656 kali
Sayan Karmadi Siap Dampingi Kensuke Takahashi di Timnas Futsal U-20
Kensuke Takahashi akan dibantu pelatih lokal untuk menangani timnas futsal U-20. Adalah pelatih Permata Indah Manokwari pada Pro Futsal League 2018 lalu, Sayan Karmadi yang bakal mendampingi pelatih asal Jepang tersebut.Sayan sendiri saat ditemui Bolalob, mengaku siap untuk mengemban tugas pertamanya di timnas futsal, bukan sebagai pemain, tetapi sebagai pelatih untuk yang pertama kalinya. Pria asal Bekasi ini sempat aktif memperkuat timnas futsal di tahun 2003-2011.[suggestedarticle=3]"Yang pasti kita akan melakukan yang terbaik buat futsal Indonesia. Selain itu kita berharap bisa memaksimalkan potensi pemain-pemain Indonesia," ungkapnya.Sayan sendiri hingga saat ini masih menunggu arahan dari Kensuke Takahashi yang saat ini masih berada di Jepang dalam masa rehat. "Kita tunggu pelatih kepala karena belum tau seperti apa metode kerjanya apakah seperti timnas putri kemarin atau bagaimana," ucap Sayan.Namun Sayan akan mulai bekerja pada Akhir Juni mendatang memantau gelaran FFI U-20 Futsal Championship 2018 pada 28 Juni hingga 13 Juli.
  770 kali
Resmi! Pelatih Bekasi Ini Dampingi Kensuke Takahashi di Timnas Futsal U-20
Kensuke Takahashi tidak akan sendiri dalam menangani skuat timnas futsal Indonesia U-20 generasi kedua. Dirinya akan dibantu oleh pelatih lokal dalam mematangkan skuat.Salah satu pelatih yang akan membantu Kensuke adalah pelatih Permata Indah Manokwari pada Pro Futsal League 2018 lalu, Sayan Karmadi. Pelatih asal Bekasi ini sebelumnya menangani Black Steel selama dua musim dan meraih satu gelar juara Pro Futsal League di musim 2016.[suggestedarticle=3]Sayan ditunjuk oleh Federasi Futsal Indonesia karena keberhasilannya menangani Permata Indah Manokwari hingga menembus final four dan menempati peringkat ketiga. "Sayan sudah berkomunikasi dengan pelatih kepala. Selain itu dia juga punya prestasi," kata Edhi Prasetyo, sekjen FFI.Sayan akan mulai bekerja pada Akhir Juni mendatang memantau gelaran FFI U-20 Futsal Championship 2018 pada 28 Juni hingga 13 Juli mendatang.Target timnas U-20 sendiri adalah lolos dari babak kualifikasi zona asean AFC U-20 Futsal Championship.
  6667 kali
Legenda Futsal Indonesia Ini Berharap Pro Futsal League Jadi 1 Wilayah
Kompetisi kasta tertinggi futsal di Indonesia Pro Futsal League (PFL) 2018 telah selesai dan musim 2019 dijadwalkan akan dimulai akhir tahun nanti.Banyak pecinta futsal ternyata berharap musim 2019 nanti, liga akan diadakan dalam satu wilayah saja. Artinya, 16 tim bertemu semua, tidak seperti sebelumnya yang terbagi 2 wilayah.Sayan Karmadi, selaku mantan pemain liga pro, Timnas Futsal, dan saat ini sebagai pelatih liga pro pun setuju jika liga berjalan dalam satu wilayah saja.[suggestedarticle=3][pagebreak]Baca selengkapnya[/pagebreak]"Kalau satu wilayah bagus. Lebih panjang liganya dan bisa terjaga kondisi kualitas pemain," ungkapnya kepada Bolalob."Dan menurut saya, cukup 4 tempat di Pulau Jawa saja biar biaya ga terlalu besar. Jadwal main juga diatur dengan baik," lanjutnya."Setiap tim juga harus mempersiapkan timnya dengan baik karena liganya panjang. Terlebih semua tim ketemu semua dan pastinya akan lebih menarik," pungkasnya.
  667 kali
Banyak Pemain Berbakat, Bekasi Belum Punya Klub di Liga Futsal Pro
Bekasi menjadi salah satu kota gudangnya pemain-pemain futsal berkualitas. Beberapa pemain legendaris juga berasal dari Bekasi.Meski begitu, banyak pemain-pemain muda dan potensial di kota Bekasi yang belum mempunyai wadah untuk berkarir lebih lanjut. Salah satu wadah tersebut adalah klub futsal profesional. Saat ini belum ada klub futsal Liga Profesional yang berasal dari Bekasi setelah pada musim 2016 terdapat Bie The Great dan musim 2017 Kamiada FC.Sayan Karmadi, legenda futsal asal Bekasi, punya cita-cita agar kota kelahirannya tersebut punya klub Liga Futsal Profesional. "Di kota Bekasi ini pemain banyak, tetapi belum ada wadah yang baik saat mereka beranjak dewasa. Salah satu wadah tersebut adalah berdirinya tim Liga Pro," kata Sayan kepada Bolalob saat ditemui di turnamen SFF Ramadhan Cup 2019 di tempat futsal miliknya, Sayan Futsal Family, di Mustika Jaya, Kota Bekasi.Keinginan Sayan ini ingin diwujudkan oleh Nofel Saleh Hilabi SH, rekannya. Nofel yang merupakan salah satu tokoh Ormas di Bekasi ingin agar para pemuda di Bekasi khususnya pemain futsal, bisa punya wadah untuk melanjutkan karirnya di tingkat profesional.[suggestedarticle=4]"Mendengar keinginan Sayan saya memang berminat untuk melanjutkan rencana pembentukan klub futsal liga pro asli Bekasi ini. Ini untuk menghindari remaja di Bekasi dari hal-hal negatif. Untuk itu saya berharap Sayan bisa meneruskan keinginan saya ini," ungkap Nofel di tempat yang sama.Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Dapil Bekasi dan Depok ini juga mengakui merasa tertantang untuk mewujudkan keinginan membentuk liga futsal profesional asal Bekasi. Berbeda dengan sepakbola, futsal belum memiliki basis masa yang kuat meski terus berkembang."Ini jadi tantangan buat kami dan seluruh stakeholder futsal di kota Bekasi untuk bagaimana caranya mengembangkan futsal agar diminati masyarakat dan klub profesional nantinya didukung penuh," ungkap Nofel.Atas keinginan ini, kedua pihak tersebut berencana menggodok rancangan untuk membuat klub profesional asli kota Bekasi.
  812 kali
Wacana Kontrak Baru Dengan Permata Indah Manokwari, Ini Syarat yang Diberikan Sayan Karmadi
Kontrak Sayan Karmadi sebagai pelatih kepala bersama Permata Indah Manokwari akan berakhir pada 15 Mei mendatang. Perihal nasibnya di tim tersebut, Sayan mengaku masih menunggu pembicaraan dengan manajemen.Menurut Sayan, sudah ada pembicaraan secara verbal dengan pihak manajemen. Namun pembicaraan lebih lanjut masih menunggu evaluasi tim dan staf kepelatihan dari manajemen. Namun jika disodori kontrak baru, eks andalan timnas futsal ini memberikan beberapa klausul atau syarat untuk manajemen.[suggestedarticle=3]"Jika perpanjang tentunya ada klausul baru yang harus disepakati. Ada beberapa hal yang mau saya ubah. Dalam persiapan jelang liga saya tidak mau durasi pendek atau enam bulan. Saya ingin lebih panjang," ungkapnya."Merekrut itu enggak sebentar. Butuh waktu dan proses. Saya juga berencana mencari pemain di daerah. Di Papua, Manokwari dan beberapa daerah lain di Indonesia Timur. Tujuan saya ingin memunculkan pemain dan tujuan pribadi memunculkan pemain potensial baru dari Papua. Saya ingin mengembangkan pemain di daerah," ucapnya.Sayan berharap Permata Indah Manokwari masih mau dan tetap menjadi sarana untuk pemain lokal asli Papua berkiprah di kancah futsal nasional.
  1729 kali
Permata Indah Manokwari Mengalami Peningkatan Dari Musim Lalu
Meski mengalami penurunan prestasi, pelatih Sayan Karmadi menganggap Permata Indah Manokwari, tim yang dibesutnya, menunjukan peningkatan positif dari musim lalu.Menurut Sayan, beberapa aspek yang dilihatnya dari pemain mengalami tren positif dari musim lalu. "Pola pikir dan cara atau mindset mereka dalam bermain. Ini agak berubah. Sekarang para pemain mengerti bahwa mereka tidak hanya fokus di satu posisi saja, tapi juga harus mengembangkan potensi di peran atau posisi lainnya," ungkap Sayan.[suggestedarticle=3]Eks pelatih Black Steel Manokwari ini juga memuji beberapa pemain lama yang mampu meredam dan mengontrol emosinya agar bisa bermain dengan fokus dan memenangkan pertandingan."Mereka memang harus pintar-pintar meredam emosi. Kalau meredam emosi bisa lebih baik kedepannya. Inkonsistensi itu wajar dan tak bisa dipungkiri. Semoga kedepannya mereka bisa bermain lebih baik," tandas Sayan.Permata Indah Manokwari meraih peringkat ketiga di Pro Futsal League 2018 setelah berhasil mengalahkan Black Steel Manokwari pada Minggu (6/5) lalu.
  791 kali
1526023542229 tag