(Foto: bolalob.com)

Gol Eko Sutrisno Bawa Bintang Timur Surabaya Lolos Ke Final

Eko Sutrisno jadi pemain penentu kemenangan Bintang Timur Surabaya (BTS) atas Permata Indah Manokwari 3-2, berkat golnya pada babak perpanjangan waktu dalam semifinal Piala Emas Futsal Indonesia (PEFI) 2016 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (6/8).

Kemenangan ini menghadapkan Bintang Timur Surabaya menghadapi tim favorit PON Papua Barat di final yang digelar Minggu (7/8) sore di tempat yang sama.

Bintang Timur yang diperkuat kiper Syaldi Aulia, Bayu Aditya, Karismawan dan Ali Al Hamid, unggul lebih dulu saat permainan baru berlangsung lima menit. Gol BTS dicetak Haerul Kurniawan.

Tiga menit kemudian, skuat Permata Indah yang didalamnya ada Socrates Matulessy, Panji, Indra Kurnia dan Syarif Hidayatullah, menyamakan kedudukan 1-1 lewat tendangan Roni Alamsyah. Skor imbang ini bertahan hingga 20 menit pertama.

Socrates yang mencoba maju kedepan, memanfaatkan peluang ruang tembak. Dari jarak sekitar 10 meter ia sukses membuat gol dengan tendangan keras menyusur yang tak bisa ditangkap Syaldi.

Hanya berselang beberapa detik, Mulham Marufin menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor 2-2 bertahan hingga 40 menit pertandingan dan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Dalam situasi ini, kedua tim tampak sangat hati-hati. Sebuah kesempatan emas dimanfaatkan secara jitu oleh Eko yang menghasilkan gol penentu kemenangan BTS pada partai semifinal ini.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Imbas Kericuhan di Derby Manokwari, 4 Pemain Bakal Disidang Komdis FFI
Laga panas di derby Manokwari antara Permata Indah kontra Black Steel pada Sabtu (10/2) lalu di GOR Sudiang berbuntut panjang dan bakal menjadi agenda pembahasan komisi disiplin Federasi Futsal Indonesia.Komdis FFI akan memanggil empat pemain untuk mengikuti sidang yang akan digelar pada Senin (19/2) sore di kantor FFI, kebon sirih, Jakarta Pusat. Dari empat pemain yang akan dipanggil, terdapat nama Ardiansyah Runtuboy yang akan dimintai keterangan Komdis.[suggestedarticle=3]Ketiga pemain lain ialah Marcelino Richard Waroy, Christian Adolfo Yembise dari Permata Indah Manokwari, serta kapten Black Steel Manokwari, Afdal. Keempat pemain akan dimintai penjelasan terkait kericuhan di laga tersebut.Dalam laga itu, Marcelino Waroy terkena kartu merah karena dianggap wasit melakukan pemukulan terhadap Runtuboy. Hal ini membuat Lino tidak terima. Kejadian merembet ke pinggir lapangan kala Lino terekam beradu argumen dengan kapten Afdal yang juga diikuti oleh Chris Yembise.Dalam pertandingan ini Black Steel berhasil memenangkan laga dengan skor 3-0 lewat gol Subhan Faidasa, Alexander Benhard Larawo dan Rio Pangestu.
  2135 kali
Bintang Timur Surabaya Presale Pembelian Tiket PFL 2018
Meski laga pekan ketiga Pro Futsal League 2018 grup B baru seminggu lagi, namun tuan rumah Bintang Timur Surabaya sudah membuka penjualan tiket untuk menonton pertandingan yang digelar pada 23-24 Februari mendatang di GOR UNESA, Surabaya.Penjualan tiket secara presale ini dibuka pada 16-23 Februari mendatang di Baskhara Futsal Arena, Jl. Manyar Jaya Praja 1 No. 47, Surabaya, dengan harga Rp. 15 ribu. Bahkan pihak BTS memberikan promo penawaran khusus bagi pembeli 15 lembar tiket presale.[suggestedarticle=3]Untuk tiket on the spot atau yang dibeli langsung saat hari pertandingan, penyelenggara mematok harga Rp. 25 ribu per harinya.Laga pekan ketiga PFL 2018 ini dipastikan akan dipadati penonton dan berlangsung seru karena empat bintang timnas Thailand yaitu Jetsada Cudech dan Chaivat Jamgrajang (IPC Pelindo) serta Kritsada Wongkaeo dan Suphawut Thueanklang (Black Steel) sudah akan hadir membela timnya masing-masing.
  498 kali
Permata Indah Manokwari Bawa Bom Waktu di Pro Futsal League 2018
Performa runner-up musim lalu, Permata Indah Manokwari hingga pekan kedua Grup B Pro Futsal League (PFL) 2018 bisa dikatakan tidaklah mengecewakan.Permata berhasil berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B PFL 2018 dengan poin 9 dari hasil 3 kali kemenangan dan 1 kali kekalahan. Kekalahan yang diderita dari Black Steel Manokwari yang kokoh dipuncak klasemen sementara dengan poin 12.Permata dengan pelatih baru Sayan Karmadi secara performa memang masih belum maksimal, tapi mereka sanggup meraup poin-poin penting, salah satunya saat mengalahkan IPC Pelindo II Jakarta. Kehadiran pemain asing asal Brazil, Thiago Mora sendiri belum memberikan tambahan tenaga yang signifikan, meski secara pertahanan dan pengaturan irama pertandingan cukup apik dengan kehadiran mantan pemain Thai Port Thailand ini.[suggestedarticle=3]Tapi, Permata bisa dikatakan membawa bom waktu. Bom waktu tersebut berupa emosi para pemain Permata yang sering kali merugikan timnya. Hal tersebut terlihat saat Permata menghadapi Black Steel, pemain yang emosi malah membuat permainan mereka tidak berpola. Beda saat mereka bermain tenang dan mampu mengalahkan lawan-lawannya.Jika pemain Permata mampu meredam emosi mereka, bow waktu yang membahayakan tim mereka sendiri bisa diubah menjadi bom yang siap memporak-porandakan lawan. Ketenagan bermain akan menjadi kunci Permata di 10 pertandingan tersisa apakah bisa kembali melaju ke final four atau tidak.Berikut hasil Permata hingga matchday 4 Grup B PFL 2018.Matchday 1, Sabtu, 27 Januari 2018Permata Indah Manokwari 5-0 FKB 25 FCMatchday 2, Minggu, 28 Januari 2018Permata Indah Manokwari 6-3 SDR FC BinjaiMatchday 3, Sabtu, 10 Februari 2018Black Steel Manokwari 3-0 Permata Indah ManokwariMatchday 4, Minggu, 11 Februari 2018Permata Indah Manokwari 2-0 IPC Pelindo II Jakarta
  1263 kali
Belum Ada yang Istimewa dari Bintang Timur Surabaya
Bintang Timur Surabaya (BTS) bisa dikatakan salah satu tim favorit Grup B untuk lolos ke final four Pro Futsal League (PFL) 2018.Kekuatan BTS hampir tidak berbeda jauh dari tim yang musim lalu finish diperingkat ketiga PFL 2017, masih ada Septyan Dwi Chandra dan Andriansyah Agustin yang memimpin rekan-rekan mereka berlaga di PFL 2018 ini. Mereka bahkan mendapat tambahan pemain baru yang berkualitas pada diri Jhon Gotlief, Reza Yamani, dan Eko Sutrisno.Barisan pemain ini membuat BTS layak bersaing dengan Black Steel Manokwari, IPC Pelindo II Jakarta, dan Permata Indah Manokwari di Grup B ini. Performa mereka di empat pertandingan awal pun cukup bagus dengan meraih 3 kemenangan beruntun sebelum akhirnya kalah dipertandingan terakhir.Meski demikian, secara penampilan belum ada yang istimewa dari BTS di awal musim 2018 ini. Kemenangan mereka atas SDR FC Binjai, FKB 25 FC, dan Kancil BBK Pontianak lebih karena kemampuan individu pemainnya yang luar biasa.Belum ada yang berubah dari segi taktik yang masih sering mengandalkan kemampuan individu para pemainnya. Mereka pun akan mendapat ujian disisa pertnaidngan paruh musim yang akan menghadapi Black Steel, Permata , dan IPC. Jika secara tim belum ada peningkatan akan sangat sulit bagi BTS meraih poin dari para pesaingnya.[suggestedarticle=3]Para pemain harus bisa meminimalisir kesalahan dan harus lebih kreatif dalam menyerang. Tim pelatih harus mampu memaksimalkan setiap kemampuan yang dimiliki para pemainnya untuk tampil luar biasa di laga-laga penting kedepannya.Berikut hasil BTS hingga matchday 4 Grup B PFL 2018.Matchday 1, Sabtu, 27 Januari 2018Bintang Timur Surabaya 6-1 SDR FC BinjaiMatchday 2, Minggu, 28 Januari 2018FKB 25 FC 5-6 Bintang Timur SurabayaMatchday 3, Sabtu, 10 Februari 2018Kancil BBK Pontianak 4-5 Bintang Timur SurabayaMatchday 4, Minggu, 11 Februari 2018Bintang Timur Surabaya 1-2 Mataram FC NTB
  1081 kali
Beban Ingin Menang Buat Bintang Timur Surabaya Kurang Fokus Sepanjang Laga
Kekalahan menyakitkan diterima Bintang Timur Surabaya pada laga melawan Mataram di pekan kedua Pro Futsal League 2018 lalu. Dua gol di menit Akhir dari Mataram FC membuat mereka selain gagal menang, juga takluk 1-2.Asisten pelatih Kharismawan mengakui skuatnya belum bisa berkonsentrasi penuh hingga akhir laga. Ini membuat beberapa kali tim selalu kebobolan di menit akhir. Puncaknya mereka harus takluk lewat dua gol menit akhir atas Mataram.[suggestedarticle=3]"Timi ini terkadang di menit-menit akhir jadi bumerang. Ini sudah terjadi sejak pekan pertama menghadapi Futsal Kota Bandung. Di menit akhir kami selalu kehilangan fokus. Ini harus jadi evaluasi dan harus lebih fokus karena pertandingan belum usai," ungkap Kharis kepada Bolalob.Kharis menduga skuat BTS sedikit terbebani dengan keinginan untuk menang. "Mungkin mereka terlalu terbebani dan keinginan untuk menang jadi lebih main aman. Tahun lalu kami tertinggal dulu dan bisa membalikan. Tahun ini kebalikannya. Tentu fokus untuk memperbaiki hal ini adalah bertahan dan fokus hingga menit akhir," tandasnya.Di pekan ketiga BTS akan berlaga di depan pendukungnya sendiri pada 23-24 Februari mendatang di GOR UNESA, Surabaya.
  505 kali
Sayan Karmadi Ingin Pemainnya Bijak Tanggapi Komentar Miring di Medsos
Di era berkembangnya media sosial, para atlet dan khususnya pemain futsal di Pro Futsal League 2018 dituntut lebih bijak dalam menggunakannya. Pesan tersebut yang ingin disampaikan Sayan kepada timnya Permata Indah Manokwari.Menurut Sayan, di era yang semakin maju dan informasi yang begitu cepat dan banyak tersaji di Media Sosial (Medsos). Apapun yang dilakukan atau diperbuat pemain di lapangan bisa berimbas kepada respon para penonton dan pecinta futsal dengan dua pilihan; Negatif atau positif.[suggestedarticle=3]"Ini jamannya media sosial, ada komentar miring dan yang tidak enak atau kurang bagus dari yang nonton, itu hak mereka. Namun hak kita juga untuk tidak membaca dan mengabaikan komentar-komentar tersebut," ujar Sayan kepada Bolalob.Menurut Sayan, segala komentar dan respon di Medsos terhadap para pemainnya jangan dijadikan beban, apalagi semua orang bebas berkomentar. "Yang jelas dari respon itu ambil yang baik dan abaikan yang buruk," ungkapnya.Tugas dari pemain dan staf kepelatihan menurut Sayan hanya bagaimana caranya agar timnya bermain baik dan mendapat respon positif dari pengguna Medsos. "Itu tugas kami bagaimana menciptakan agar situasi seperti itu tidak terulang kembali," pungkasnya.
  1386 kali
Ujian Berat Pertama Telah Dilalui Permata Indah Manokwari
Lancar di pekan pertama, laga berat menguras fisik dan emosi harus dilalui Permata Indah Manokwari di pekan kedua grup B Pro Futsal league 2018 pada 10-11 Februari lalu.Di laga pertama mereka harus takluk atas pesaing berat sekaligus tim sesama Manokwari, Black Steel. Laga ini sendiri berjalan cukup panas dan sempat terjadi kericuhan di lapangan."Inji ujian yang harus dihadapi, buat saya kalah atau menang sudah biasa meski ada bahasa derby, big match atau apa lah. Buat saya siapapun lawannya, tetap kita harus hadapi dengan baik dan main bagus. Alhamdulillah dapat tiga poin di pekan kedua ini," ujar Sayan kepada Bolalob.[suggestedarticle=3]Beruntung di laga kedua Permata tampil baik dan lebih stabil untuk mengalahkan IPC Pelindo II Jakarta, pesaing lainnya yang merupakan juara tiga kali liga futsal pro."Ini ujian pertama, dan masih ada pertandingan lainnya. Mereka bisa bangkit dan meraih kemenangan di pekan kedua ini karena pembelajaran dan hal itu bagus," lanjut mantan pelatih Black Steel ini.Sayan berharap di laga selanjutnya skuatnya sudah lebih matang dan bisa mengendalikan permainan di situasi manapun.
  646 kali
Dramatis! 2 Gol Menit Akhir Bawa Mataram FC Kalahkan Bintang Timur Surabaya
Laga seru nan menegangkan terjadi di partai ketiga matchday keempat grup B Pro Futsal League 2018 antara Bintang Timur SUrabaya kontra Mataram FC NTB. pada Minggu (11//2) di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan.Sebenarnya pertandingan sendiri berlangsung cukup alot di babak pertama. Mataram FC NTB memilih untuk bermain sabar sambil sesekali melakukan serangan balik ke skuat Bintang Timur Surabaya. Dominasi BTS di babak pertama tak membuat skor berubah. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol.Di babak kedua, baru Mataram bermain terbuka dan mencoba mengimbangi BTS. Namun malah BTS berhasil membuka gol lewat Yerry Mambraku memanfaatkan umpan satu dua dengan Gusti Dian di menit 28. Ini membuat Mataram mencoba bangkit.[suggestedarticle=3]BTS belum puas dan beberapa kali mencari celah pertahanan Mataram lewat Reza Yamani Septyan Dwi Chandra dan Catur Satriawan. Tak ingin membuang waktu, Mataram menerapkan powerplay di menit akhir.Powerplay ini membuahkan hasil lewat gol Muhammad Obay dari sepakan keras di menit 38. Gol ini membuat BTS kembali aktif menyerang dan mencoba kembali unggul.Bukan keunggulan yang didapat, BTS justru malah kebobolan. Berawal dari kesalahan Catur yang menahan bola terlalu lama, bola direbut dan dimanfaatkan lewat serangan balik. Dwiki Friski yang sudah berhadapan dengan kiper Syaldi Aulia dengan tenang menceploskan bola ke sudut kanan gawang BTS.Skor 2-1 berakhir untuk kemenangan Mataram yang merupakan tiga poin pertamanya di PFL 2018 ini.
  907 kali
Video Full Match: Permata Indah Manokwari Vs IPC Pelindo II Jakarta
Tim futsal Permata Indah Manokwari meraih kemenangan pertama di kandang mereka dengan menaklukan IPC Pelindo II Jakarta pada Minggu (11//2) di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan.Justru Permata yang tampil cukup bertenaga di menit akhir dan mampu menutup babak kedua lewat gol Christian Adolfo Yembise 30 detik sebelum laga berakhir. Skor 2-0 menutup laga dan membuat Permata tetap di jalur persaingan papan atas. Sementara Pelindo berada di peringkat keempat klasemen sementara.[suggestedarticle=3]
  694 kali
Bermain Baik, Permata Bisa Kalahkan IPC Pelindo Tanpa Tensi Tinggi
Tim futsal Permata Indah Manokwari meraih kemenangan pertama di kandang mereka dengan menaklukan IPC Pelindo II Jakarta pada Minggu (11//2) di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan.Sayan Karmadi, pelatih kepala Permata Indah, bersyukur skuatnya mampu belajar dan bisa lebih baik dari laga sebelumnya saat dikalahkan Black Steel Manokwari. Kemenangan ini membuktikan bahwa emosi bisa merusak permainan.[suggestedarticle=3]"Setiap pemain bisa memerankan perannya di lapangan. Pelajaran dari kemarin kami tidak mau ada kejadian sama. Banyak pemain emosi. Kalau seperti ini kan kita bisa bermain lebih bagus," ujar Sayan kepada Bolalob."Hari ini pemain bermain baik, tidak ada benturan dan emosi lah, ini lebih bagus dari tiga laga sebelumnya. Secara permainan sudah pasti meningkat dan mereka perlahan bisa keluar dari zona nyaman untuk bermain dengan rekan-rekan lainnya," ungkap eks kapten timnas futsal ini.Saya berharap konsistensi para pemainnya agar mampu menjaga dan mengontrol diri agar kualitas permainan bisa terjaga.
  952 kali
1518332419008 tag