(Foto: bolalob)

Juara PEFI 2016, Bintang Timur Surabaya Mampu Tampil Konsisten

Bintang Timur Surabaya berhasil menjuarai ajang Piala Emas Futsal Indonesia 2016 setelah mengalahkan PON Papua Barat dalam laga final yang digelar pada Minggu (7/8/2016) di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Pemilik tim futsal BTS, Dimas Kurniawan, mengapresiasi kerja keras skuatnya yang mampu tampil cukup baik mengalahkan lawan-lawan kuat di PEFI kali ini.

"Para pemain mampu tampil signifikan dan mereka mampu tampil konsisten sepanjang gelaran. Memang yang tersulit itu, mempetahankan performa bagus. Dan mereka berhasil melakukannya," kata Dimas kepada Bolalob.

Selain itu, gelar juara ini juga menjadi awalan yang baik buat Bintang Timur yang akan mempersiapkan tim jelang liga futsal 2017.
editTerakhir diubah:  08/08/16 - 15:31

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Sriwijaya FC Tahan Imbang Persebaya 1-1 di Surabaya
Persebaya gagal menyabet tiga poin atas Sriwijaya FC pada pekan kelima Liga 1, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (22/4/2018). Bajul Ijo bermain imbang 1-1 atas tamunya di depan puluhan ribu Bonek.Persebaya menyerang sejak menit pertama. Hasilnya tuan rumah unggul cepat melalui gol David da Silva pada menit ke-11. 1-0 untuk tuan rumah.[suggestedarticle=3]Tertinggal satu gol membuat Sriwijaya FC tampil lebih menekan. Sriwijaya kemudian sering menekan pertahanan Persebaya. Menit 35, kiper Persebaya, Miswar Saputra menepis sundulan dari Mahamadou Ndaye.Hasilnya tim tamu berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-44 lewat Beto Goncalves. 1-1 kedudukan imbang.[pagebreak]Babak kedua[/pagebreak]Di babak kedua, laga berjalan dengan ketat. Persebaya terus mencari celah untuk bisa mencetak gol gawang Sriwijaya FC yang dikawal oleh Teja Paku Alam. Sriwijaya FC coba ambil kesempatan di sisa waktu pertandingan. Namun percobaan para pemain Laskar Wong Kito kerap gagal dan dipatahkan oleh barisan pertahanan Persebaya.Jual beli serangan terus terjadi. Sayang, hingga wasit meniup peluit panjang baik Persebaya dan Srwijaya FC tak mampu mencetak gol. Skor imbang 1-1 menjadi penghias laga di Surabaya.Susunan pemain:Persebaya Surabaya: Miswar Saputra; Fandry Imbiri, Johanis Wanggai, Mokhamad Syaiffudin, Ruben Sanadi; Abu Rizal Maulana, Fandi Eko Utomo, Misbakus Solikin, Osvaldo Haay; David Da Silva, Oktafianus FernandoSriwijaya FC: Teja Paku Alam; Hamka Hamzah, Mahamadou Ndaye, Alfin Tuasalamony, Esteban Vizcarra, Makan Kanote, Marcho Sandy, Yu Hyunkoo, Zulfiandi; Alberto Goncalvez, Manucherhr Jalilov
  681 kali
Skuad Bertabur Bintang SFC Naik Angkot, Ini Penjelasan Pihak Panpel
Pihak Persebaya Surabaya memberikan penjelasan terkait Sriwijaya FC yang harus menggunakan angkot untuk menuju Stadion Gelora Bung Tomo. Pihak Persebaya menyatakan kesulitan untuk mendapatkan lapangan pertandingan karena beberapa lapangan harus digunakan oleh klub Liga 3.Sriwijaya FC harus menggunakan angkot untuk melakukan uji coba lapangan di Stadion GBT. Hal tersebut dilakukan karena akses ke Stadion GBT dari Romokalisari hanya bisa dilalui oleh bus kecil.[suggestedarticle=3]Kejadian tersebut sempat ramai di sosial media mengingat Sriwijaya FC merupakan tim dengan pemain bintang, namun terpaksa harus menggunakan angkutan umum.   . Bus pemain #sriwijayafcid tidak bisa masuk area stadion karena ada portal. Terpaksa tim naik angkot. Untung ada kernet 😆😅hahahah ada ada aja Kapten SFC @hamka23hamzah . Kembali fokus ke laga @liga1match GO SFC #kitopacak jelang#persebayaVSriwijayafc A post shared by Sriwijaya Football Club (@sriwijayafc.id) on Apr 20, 2018 at 8:09am PDT "Sebetulnya tim tamu fine-fine saja. Mereka juga siap mengklarifikasi berita itu," Ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya, Wisnu Sakti Buana dikutip dari JawaPos.com."Estimasi kami sekitar 30 ribu hingga 35 ribu suporter akan hadir di Gelora Bung Tomo besok malam. Semoga pertandingan berjalan lancar. Kami pastikan besok tidak ada bau sampah lagi," harap Wisnu.
  5006 kali
Video Full Match: Permata Indah Manokwari vs Bintang Timur Surabaya
Bintang Timur Surabaya menutup perjalanan mereka di Pro Futsal league 2018 dengan hasil manis pada matchday 14 grup B, Minggu (22/4) di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, dengan mengalahkan Permata Indah Manokwari.Skor 3-2 menutup perjalanan Bintang Timur Surabaya di Pro Futsal League 2018. Sementara tanpa kemenangan di pekan terakhir membuat Permata harus mempersiapkan diri lebih matang jelang final four.[suggestedarticle=3]
  413 kali
Gol Pemain Jepang Tutup Perjalanan Bintang Timur di PFL Dengan Mengalahkan Permata
Bintang Timur Surabaya menutup perjalanan mereka di Pro Futsal league 2018 dengan hasil manis pada matchday 14 grup B, Minggu (22/4) di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, dengan mengalahkan Permata Indah Manokwari.Di babak pertama, Bintang Timur tampil cukup bertenaga dan beberapa kali menyulitkan pertahanan Permata Indah Manokwari. Beberapa peluang masih bisa dihalau kiper Bima Febrian. Permata juga mengandalkan serangan cepat untuk membongkar pertahanan.BTS berhasil unggul lebih dulu lewat gol sepakan keras Reza Yamani yang gagal dihalau oleh Bima. Skor 1-0 membuat Permata bermain lebih menyerang. Namun kedudukan tidak berubah hingga babak pertama usai.[suggestedarticle=3]Di babak kedua, Permata mulai menunjukan peningkatan performa. Lewat serangan bertubi-tubi, skuat asuhan Sayan Karmadi akhirnya mencetak gol penyama di menit 27 lewat Marvin Alexa. Bahkan Permata berbalik unggul di menit 32 lewat Mursalihim.Tetapi Bintang Timur belum menyerah. Mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat pemain asal Jepang, Tomoaki Watanabe, yang memanfaatkan serangan balik di menit 36. Permata harus mengejar dan juga berhati-hati karena sudah mendapat lima fouls.Namun yang tidak diinginkan datang juga, pelanggaran keenam Permata membuahkan gol lewat second penalty Kaoru Morioka di menit 38.Skor 3-2 menutup perjalanan Bintang Timur Surabaya di Pro Futsal League 2018. Sementara tanpa kemenangan di pekan terakhir membuat Permata harus mempersiapkan diri lebih matang jelang final four.
  600 kali
Jadwal Siaran Langsung Liga 1, Minggu 22 April 2018
Dua pertandingan Liga 1 2018 akan digelar pada Minggu (22/4). Kedua pertandingan tersebut akan disiarkan langsung oleh salah satu televisi nasional.Pada pekan kelima Liga 1 2018, Bali United akan menjamu Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Kedua tim dipastikan akan tampil ngotot untuk bisa meraih kemenangan untuk bisa naik di klasemen.[suggestedarticle=3]Setelah laga Bali United melawan Barito Putera, Persebaya Surabaya yang tengah berada dalam posisi bagus akan ditantang tim kuat Sriwijaya FC. Persebaya akan memanfaatkan dukungan Bonek untuk bisa meraih tiga poin dari Sriwijaya FC.[pagebreak]Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2018[/pagebreak]Berikut ini adalah jadwal pertandingan dan siaran langsung Liga 1 pada Sabtu (22/4/2018).15:30 WIB - Bali United vs Barito Putera (siaran langsung di Indosiar)18:30 WIB - Persebaya Surabaya vs Sriwijaya FC (siaran langsung di Indosiar)
  818 kali
Berisi Pemain Bintang, Sriwijaya FC Naik Angkot ke Stadion
Para pemain Sriwijaya FC rela harus menaiki mini bus atau angkot untuk bisa sampai di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (21/4/2018). Hal tersebut dilakukan agar bisa melakukan uji coba lapangan jelang laga melawan Persebaya Surabaya.Berisikan pemain bintang para pemain Sriwijaya FC harus rela menggunakan mini bus atau angkot untuk bisa ke Stadion Gelora Bung Tomo. Para pemain Sriwijaya FC menggunakan angkot bukan karena masalah finansial, namun karena akses jalan yang tidak bisa dilewati oleh bus besar.   . Bus pemain #sriwijayafcid tidak bisa masuk area stadion karena ada portal. Terpaksa tim naik angkot. Untung ada kernet 😆😅hahahah ada ada aja Kapten SFC @hamka23hamzah . Kembali fokus ke laga @liga1match GO SFC #kitopacak jelang#persebayaVSriwijayafc A post shared by Sriwijaya Football Club (@sriwijayafc.id) on Apr 20, 2018 at 8:09am PDT Lewat video yang diunggah Instagram Sriwijaya FC, kapten tim Hamka Hamzah terlihat bersemangat meski harus menaiki angkot saat menuju stadion.[suggestedarticle=3]Sriwijaya FC akan menghadapi Persebaya Surabaya, Minggu (22/4/2018). Laga tersebut akan menjadi partai kelima kedua tim di Liga 1 2018.
  2213 kali
Prediksi Permata Indah Manokwari Vs Bintang Timur Surabaya, Motivasi Jadi Kunci
Laga big match akan tersaji di pekan ketujuh Grup B Pro Futsal League (PFL) 2018 saat Permata Indah Manokwari melawan Bintang Timur Surabaya (BTS).Pertandingan akan berlangsung di GOR ITB Jatinangor Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (22/4/2018) mulai pukul 09.00 WIB. Di laga kemarin kedua tim sama-sama bermain imbang, Permata ditahan SDR FC Binjai, sementara BTS ditahan FKB 25 FC.Performa Permata bisa dikatakan buruk saat bermain imbang melawan SDR. Mereka tampak fokus meraih satu poin saja untuk lolos ke final four, dan itu sudah dicapai. Kini, tinggal bagaimana motivasi para pemain Permata di laga melawan BTS nanti, apakah masih haus akan kemenangan atau sudah dalam fase istirahat karena satu target sudah tercapai.[suggestedarticle=3]BTS bermain buruk saat melawan FKB 25 FC kemarin. Para pemain tampak kehilangan finishingnya di depan gawang lawan. Melawan Permata, BTS harus bisa tampil lebih baik lagi jika ingin meraih kemenangan di laga terakhir mereka di PFL 2018.Menilik motivasi dan performa di laga sebelumnya, BTS lebih diunggulkan dibanding Permata. Jika pemain Permata masih bermain santai saja karena sudah lolos final four maka jangan harap bisa meraih poin di laga nanti.Prediksi Bolalob:Permata Indah Manokwari 45:55 Bintang Timur Surabaya
  301 kali
Kartu Merah Dianulir, Reza Yamani Bisa Tampil di Laga Terakhir Fase Grup PFL 2018
Sebuah kejadian cukup unik terjadi di matchday 13 grup B yang digelar di GOR ITB Jatinangor Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (21/4) dalam laga Bintang Timur Surabaya kontra FKB 25 FC.Pada menit ke-27, Reza Yamani, penggawa Bintang Timur Surabaya, yang telah mengantongi satu kartu kuning, kembali mendapat kartu kuning kedua yang membuatnya terkena kartu merah dan harus menyingkir dari lapangan.Kartu kuning kedua serta kartu merah Reza Yamani menurut pengamatan wasit, merupakan sebab dari aksinya menarik salah satu pemain FKB. Atas kartu merah ini, sempat terjadi kericuhan di akhir laga. Skuat Bintang Timur Surabaya juga langsung mengajukan protes terkait kartu merah yang diterima pemainnya tersebut.[suggestedarticle]Setelah mengajukan protes resmi melalui surat serta menunjukan bukti-bukti, pihak BTS dipanggil untuk disidang dan dimintai keterangan oleh Komisi Disiplin, komite wasit futsal serta pihak Federasi Futsal Indonesia.Dari pertemuan tersebut, lewat bukti-bukti yang ada yang salah satunya adalah Video Pertandingan, ternyata terdapat kekeliruan dalam pemberian kartu kuning Reza Yamani hingga dirinya diganjar kartu merah.Dari video terlihat jelas bukan Reza yang menarik baju pemain FKB, melainkan Gusti Dian.   Bukan mencari Kambing Hitam, tapi Bolalob selalu ingin Futsal Indonesia lebih baik. Jika itu buruk, kita harus intropeksi. Bukan hanya wasit, tapi semua elemen di Futsal Indonesia. SEMUA. Sebuah kejadian cukup unik terjadi dalam laga Bintang Timur Surabaya kontra FKB 25 FC. Pada menit ke-27, Reza Yamani, penggawa Bintang Timur Surabaya, yang telah mengantongi satu kartu kuning, kembali mendapat kartu kuning kedua yang membuatnya terkena kartu merah dan harus menyingkir dari lapangan. Setelah mengajukan protes resmi melalui surat serta menunjukan bukti-bukti, pihak BTS dipanggil untuk disidang dan dimintai keterangan oleh Komisi Disiplin, komite wasit futsal serta pihak Federasi Futsal Indonesia. Saat ini Wasit sudah mengakui kekeliruannya dan ada konsekuensi untuk kesalahannya itu. Berita selengkapnya bisa klik link di Bio atau menuju kanal PFL di Web Bolalob! #PFL2018 A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on Apr 21, 2018 at 11:06am PDT [pagebreak]Kartu Merah Reza Yamani Dianulir[/pagebreak][suggestedarticle=3]"Wasit mengakui ada kekeliruan dalam pengambilan keputusan perihal kartu kuning tersebut. Selain itu pemain yang sebenarnya melanggar juga mengakui bahwa dia yang melakukan pelanggaran bukan rekannya Reza Yamani," kata Wakil Ketua Komdis FFI, Albinus Laurentius.Dengan hasil ini, maka FFI dan komite wasit serta Komdis FFI menganulir kartu merah yang diterima Reza Yamani, dan menjatuhkan kartu kuning kepada Gusti Dian."Kami mengapresiasi kejujuran wasit yang mau mengakui kekeliruan tersebut. Ada alasan yang masuk akal yang dijelaskan sang wasit atas kekeliruan tersebut. Untuk masalah hukuman atas kekeliruan tersebut silahkan ditanyakan kepada komite wasit atau Referee Accessor," ungkap Lauren.Meski begitu, anulir ini tidak akan merubah skor yang berakhir dengan kedudukan 1-1. "Beberapa kericuhan selain peristiwa kekeliruan wasit itu tetap akan kita proses dan pertimbangkan di sidang pada lain hari," jelas Lauren.Ini membuat Reza Yamani bisa bermain di laga terakhir BTS di PFL 2018 menghadapi Permata Indah Manokwari pada Minggu Pagi (22/4).
  2220 kali
Lawan Sriwijaya FC, Ini yang Harus Dilakukan Persebaya
Untuk mengalahkan Sriwijaya FC dalam persaingan Liga 1 2018, bukanlah hal yang mudah. Persebaya harus melakukan sesuatu agar tak dipermalukan di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Karno (GBT), Minggu (22/4/2018).Rendi Irwan Saputra dan kawan-kawan dituntut untuk bermain kompak agar bisa meraih hasil maksimal. Meski saat ini tengah terperosok di peringkat ke-13, Sriwijaya FC tetap bukan tim sembarangan. Skuad asuhan Rahmad Darmawan tersebut disesaki dengan pemain bintang. Mereka punya pemain lokal berkualitas seperti Hamka Hamzah, Adam Alis, Zulfiandi, dan duo pemain naturalisasi Esteban Viszcarra serta Beto Goncalves.[suggestedarticle=3]Laskar Wong Kito - julukan Sriwijaya FC, juga mempunyai penggawa impor berkualitas. Antara lain Makan Konate, Manuchekhr Dzhalilov, dan bek Mahamadou N’Diaye. Tapi, pelatih Persebaya sudah mengetahui cara yang pas untuk bisa meredam Sriwijaya FC."Sriwijaya punya pemain bagus. Paling penting kami harus kompak agar bisa meraih hasil maksimal," kata Angel Alfredo Vera, pelatih kepala Persebaya.Persebaya dan Sriwijaya baru-baru ini pernah berjumpa, yakni pada turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) 2018. Saat itu Green Force menang 2-0 lewat gol yang dicetak Fandi Eko Utomo dan Osvaldo Haay.Tapi, hasil tersebut bukan menjadi tolok ukur. Pasalnya, Sriwijaya FC kalah lantaran lebih banyak menurunkan pemain muda dan cadangan. Sekarang mereka membawa tim inti."Kami harus bermain sabar dan tidak terbawa permainan lawan. Kami juga harus tenang agar bisa manfaatkan peluang untuk mencetak gol," jelas Alfredo.Alfredo sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Sriwijaya yang menurutnya, memiliki kekuatan tersembunyi.
  541 kali
Video Full Match: Bintang Timur Surabaya vs FKB 25 FC
Tim futsal Bintang Timur Surabaya gagal meraih kemenangan saat menghadapi tim papan bawah, FKB 25 FC di matchday 13 grup B Pro Futsal League 2018 pada Sabtu (21/4) di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.Skor 1-1 menutup laga dan membuat BTS gagal beranjak dari peringkat kelima klasemen grup B. Sementara kemenangan ini tak mempengaruhi nasih FKB yang sudah dipastikan terdegradasi.[suggestedarticle=3]
  314 kali
1524307034538 tag