(Foto: Bolalob)

Penantian Panjang UBL Sukses Ciptakan Sejarah Di LIMA Futsal Nationals

Universitas Budi Luhur (UBL) berhasil membuat sejarah dengan meraih gelar juara LIMA Futsal Nationals kategori putra untuk pertama kalinya setelah gagal di dua laga final sebelumnya.

Pada laga final yang berlangsung di GOR UII, Yogyakarta, Sabtu (22/10) malam, UBL berhasil mengalahkan Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan skor 3-1. Arief Nurrahmadan selaku pelatih UBL pun menyatakan jika para pemainnya bermain luar biasa hingga mampu menciptakan sejarah bagi UBL.

"Alhamdulillah, anak-anak luar biasa dalam final tadi malam, dan akhirnya sekian penantian lama dan proses yang panjang UBL bisa belajar dari pengalaman dan bisa mengukir sejarah di LIMA 2016 sebagai juara," ungkap pelatih yang biasa disapa Coach Aconk ini kepada Bolalob.

"Kunci kemenangan semalam kerja keras, smart and fokus. Harapannya bisa pertahankan gelar di LIMA 2017," lanjutnya.

"Terima kasih buat orang-orang yang telah support UBL dari awal sampai akhir nanti, Bapak Kasih Anggoro selaku ketua Yayasan Budi Luhur, petinggi kampus, suporter Orange Budi Luhur, para alumni Budi Luhur, Classico Sport apparel, dan istri dan anakku yang selalu support (Ade Isnia dan Zizou)," pungkasnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Universitas Trisakti Berhasil Tahan Imbang Tuan Rumah Universitas Indonesia
Laga lanjutan LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017 pada Minggu (19/11) mempertemukan Universitas Trisakti (Usakti) melawan tim tuan rumah, Universtas Indonesia (UI). Pada pertandingan yang digelar di Stadion UI ini, kedua tim bermain imbang dengan hasil akhir 2-2.UI lebih dahulu memimpin dengan gol yang tercipta dari kaki sang kapten, Janiarto (14), pada menit ke-41. Usakti langsung membalasnya dengan serangan cepat Subur (10) dua menit kemudian. Tembakan Subur membuat imbang kedudukan.Drama di pengujung babak pertama ini masih berlanjut. Pelanggaran keras yang dilakukan Mirza (10) pada menit ke-42 menghadiahi UI sebuah kartu merah. Meski bermain dengan 10 pemain, UI kembali memberi jarak keunggulannya dari Usakti. Gol cepat Muhammad (15) pada menit ke-44 mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk UI.[suggestedarticle=3]Tuan rumah hanya mampu mempertahankan keunggulan itu hingga paruh waktu babak kedua. UI kembali kebobolan sebuah gol dari Usakti. Sepakan Rizky (16) pada menit ke-73 kembali mampu mengimbangi perolehan skor UI. Hingga akhir laga, kedudukan masih imbang 2-2.Ini merupakan poin pertama yang berhasil diraih Usakti, tim asuhan Darius. “Dari hasil pertandingan pertama, kami banyak melakukan evaluasi. Meski mereka sudah ingat prinsip-prinsip dasar permainan sepak bola, saya belum cukup puas dengan pertandingan tadi,” kata Darius.Pada dua pertandingan sebelumnya di LIMA Football 2017, UI bermain di siang hari. Ini merupakan kali pertama UI bermain di pagi hari. “Hasil imbang tadi mungkin karena faktor kami tidak terbiasa bermain di pagi hari,“ ungkap Rangga, pelatih kepala UI.Setelah meraih poin penuh pada dua laga sebelumnya, kali ini UI harus rela berbagi angka dengan Usakti. “Konsentrasi pemain terganggu karena kartu merah yang kami terima di babak pertama. Di babak kedua, dengan komposisi hanya 10 pemain, cukup menguras stamina sehingga kami harus kebobolan satu gol dari lawan. Meski hanya meraih satu poin, saya bersyukur,” tambah Rangga.
visibility  317 kali
Universitas Budi Luhur Sukses Kalahkan Universitas Pelita Harapan Tiga Gol Tanpa Balas
Usai menang 1-0 atas Universitas Islam Indonesia (UII) pada laga hari pertama LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017, Universitas Budi Luhur (UBL) kembali menang. Kemenangan kedua dibuat UBL di laga melawan Universitas Pelita Harapan (UPH) pada Sabtu (18/11).Kedua tim sempat mengalami kebuntuan di babak pertama. Serangan silih berganti dilakukan masing-masing kubu, namun gol belum berhasil tercipta. Hingga babak pertama berakhir, skor masih 0-0.[suggestedarticle=3]Usai turun minum, UBL menambah intensitas serangannya. Rio (10) menciptakan gol pertama untuk UBL pada menit ke-47, dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. UBL tak butuh waktu lama untuk menambahkan gol. Pada menit ke-69, Rio kembali mencetak gol kedua untuk UBL. Skor kini 2-0 untuk keunggulan UBL.UBL kembali menaklukkan UPH lewat sepakan Gilang (13) pada menit ke-87. Gol Gilang tersebut menutup pertandingan yang digelar di Stadion Universitas Indonesia dengan skor akhir 3-0 untuk kemenangan UBL.Agus Setiawan, pelatih UBL mengatakan bahwa faktor fisik para pemain memengaruhi kemenangan UBL. “Saya tadi melakukan pergantian pemain dengan memainkan pemain yang lebih fit,” ungkapnya. Ia juga mengaku bahwa, para pemain terlalu terburu-buru dalam permainannya pada babak pertama sehingga kesulitan dalam penyelesaian akhir. “Di babak kedua kami bermain sabar. Hasilnya 3 gol berhasil kami ciptakan,” kata Agus.
visibility  304 kali
Universitas Negeri Jakarta Raih Kemenangan Tipis Atas Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melanjutkan deret kemenangannya setelah menang atas Universitas Trisakti di pertandingan pertamanya. Pada laga lanjutan hari ketiga LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017, Sabtu (18/11), UNJ berhasil mengalahkan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).Sejak awal pertandingan yang digelar di Stadion Universitas Indonesia (UI) ini, UNJ mendominasi serangan. UMJ berusaha keluar dari tekanan UNJ dengan sesekali menyerang balik. Penyelesaian akhir yang kurang baik membuat kedua tim belum berhasil memecahkan kebuntuannya. Babak pertama berakhir tanpa satu gol pun tercipta untuk kedua tim.UMJ kembali terpaksa memperketat daerah pertahanannya di babak kedua. UNJ, tim berkostum merah di laga ini, akhirnya berhasil mencetak satu gol lewat tendangan menyusur tanah yang dilepaskan Eka (8) pada menit ke-53. Kedudukan kini berubah menjadi 1-0 untuk UNJ.[suggestedarticle=3]Usai gol pertama itu, UNJ kian menggencarkan serangan. UMJ, berkostum putih, mempertketat pertahanannya. Hingga peluit akhir laga dibunyikan, tak ada gol lagi yang bersarang kembali di gawang UMJ. Namun, mereka gagal menyamakan kedudukan. Skor masih 1-0 untuk UNJ.Agung Nopitra, pelatih UNJ mengaku bahwa timnya cukup mengenal permainan lawan karena sering bermain melawan UMJ. “Ini merupakan pertandingan yang kami tunggu-tunggu. Kami sudah sering bermain lawan UMJ, tapi ini merupakan kemenangan pertama kami atas UMJ dengan waktu pertandingan normal,” jelasnya.“Atas hasil ini mungkin kami bisa meneruskan kemenangan kami di pertandingan selanjutnya. Kami hanya mengingatkan teknik dasar dan kerja sama antarpemain,” kata Agung.
visibility  256 kali
Hujan Kartu Merah Warnai Kemenangan Universitas Indonesia Atas UII Yogyakarta
Tim sepak bola Universitas Indonesia kembali membuktikan ketangguhannya di hari kedua LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017, Jumat (17/11). Kemenangan di laga keduanya melawan Universitas Islam Indonesia (UII) mengantar UI memuncaki klasemen dengan perolehan enam poin.Pertandingan yang digelar di Stadion UI berlangsung sengit. Kedua tim bermain ketat di babak pertama. Tensi permainan yang tinggi dari kedua tim membuat pemain UII bernomor punggung 11, Febry, melakukan dua kali pelanggaran yang berujung sebuah kartu merah pada menit ke-38. UII pun kini bermain dengan 10 pemain. Ketatnya pertahanan masing-masing tim menyulitkan kedua tim mencetak gol. Di babak pertama, satu gol pun belum berhasil tercipta dari kedua kubu.Gol pertama akhirnya tercipta untuk sang tuan rumah, UI, pada menit ke-52. Melalui sepakan sang kapten, Janiarto (14), UI memecahkan kebuntuannya dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Tak lama kemudian, UI harus bermain dengan 10 pemain. Faza (21) melakukan pelanggaran yang mengharuskan wasit mengeluarkan kartu merah. Dengan jumlah pemain yang imbang, UII mencoba menyamakan kedudukan. UII memanas. Tim asal Yogyakarta ini menggencarkan serangannya. Akhirnya, pada menit ke-84, UII berhasil mengimbangi kedudukan lewat tendangan Reza (5). Skor kini menjadi 1-1.[suggestedarticle=3]Namun, UI kembali memamerkan ketangguhan di sisa waktu pertandingan. Sang kapten kembali menjadi penggerak motor serangan UI untuk gol kedua timnya. Pada menit ke-85, Janiarto kembali membawa UI unggul. Pada menit ke-93, Jefri (22) turut menyumbang gol untuk UI dan mengubah kedudukan menjadi 3-1 hingga akhir laga.Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan untuk tim UI. Rangga Dwi, pelatih UI menekankan kepada pemainnya untuk bermain ngotot di rumahnya sendiri. “Karena ini rumah kami sendiri, kami harus tampil ngotot. Kami harus membuktikan ketangguhan kami kepada tim tamu di sini,” ungkap Rangga.Jadwal pertandingan yang padat membuat pelatih UI khawatir akan stamina para pemainnya. “Saya hanya menekankan para pemain untuk menjaga stamina saja karena jadwal bermain kami padat. Untungnya, di pertandingan tadi mereka bermain sabar, hingga berhasil menang dengan 10 pemain,” tegas Rangga.UI akan bermain kembali pada laga hari ketiga LIMA Football 2017, Minggu (19/11). Tuan rumah akan berhadapan dengan Usakti. Dengan enam poin, UI menduduki puncak klasemen.
visibility  780 kali
Laga Ketat Warnai Kemenangan Universitas Negeri Jakarta Atas Universitas Trisakti
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berhasil meraih kemenangan dalam laga lanjutan LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017. Tim yang turun dengan kostum merah pada Jumat (17/11) ini menang dengan skor 2-0 atas Universits Trisakti (Usakti) Jakarta.Duel dua universitas Jakarta ini didominasi permainan UNJ sejak peluit pertama dibunyikan. Usakti terpaksa harus memperketat sisi pertahanannya untuk mengatasi serangan-serangan UNJ. Di babak pertama, terhitung lima peluang berhasil diciptakan pemain UNJ. Namun, peluang-peluang tersebut belum berhasil memecahkan kekosongan gol UNJ. Babak pertama berakhir dengan skor masih 0-0.Usai turun minum, UNJ, tim yang dikomandoi Abdul Aziz (2), membuktikan ketangguhannya. Sebuah gol cepat dari sang kapten, Abdul, pada menit ke-47 mengubah kedudukan menjadi 1-0. Lima menit kemudian, UNJ kembali menyarangkan bola di gawang Usakti lewat tendangan Hugo (13). Skor kini menjadi 2-0 untuk UNJ.[suggestedarticle=3]Usakti melancarkan serangan demi serangan ke daerah pertahanan UNJ. Beberapa kali kesempatan untuk mencetak gol gagal dieksekusi dengan baik oleh pemain Usakti. Hingga akhir pertandingan, Usakti tak mampu mengatasi kebuntuan. UNJ unggul 2-0 pada laga yang digelar di Stadion Universitas Indonesia ini.Abdul mengaku bahwa di babak pertama sempat kesulitan mengatasi emosi rekan-rekan satu timnya. “Kami baru bermain di lapangan seperti ini. Cuaca panas sekali sehingga teman-teman mudah terpancing emosi. Sebagai kapten, saya harus menengahi mereka. Dengan komunikasi yang baik, kami mampu mencetak gol di babak kedua,” tambahnya.“Ada lima peluang di babak pertama. Saat turun minum, kami briefing dan mencoba memainkan strategi khusus untuk menembus pertahanan Usakti. Kami cukup puas dengan pertandingan pertama kami hari ini,“ ungkap Agung Nopitra, pelatih UNJ.
visibility  454 kali
Universitas Budi Luhur Menang Tipis Atas UII Yogyakarta
Hujan yang mengguyur Stadion Universitas Indonesia (UI) pada Kamis (16/11) tidak menyurutkan semangat tim Universitas Budi Luhur (UBL) untuk meraih poin penuh pada laga LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017. UBL menang usai mengalahkan Universitas Isam Indonesia (UII) dengan skor 1-0 di laga ini.Satu-satunya tim asal luar Kota Jakarta, UII, bermain menekan sejak awal pertandingan. Pada pertandingan ini, beberapa peluang berhasil diciptakan UII, namun belum mampu diubah menjadi gol untuk UII.[suggestedarticle=3]Tim asal Yogyakarta ini justru harus menerima gol dari pemain UBL bernomor punggung 13, Gilang, pada menit ke-16. Gol dari Gilang tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada laga kedua hari pertama LIMA Football 2017 ini.Mengingat duel ini merupakan kali pertama tim sepak bola UBL bertemu dengan UII, asisten pelatih UBL, Adi Pratomo mengungkapkan bahwa ia dan tim UBL belum mengetahui permainan UII. “Kami tidak tahu UII seperti apa. Pada permainan tadi, UII cukup memberikan tekanan,” tambahnya.Adi pun mengakui bahwa timnya masih harus mengevaluasi beberapa kesalahan dari permainannya tadi. “Tadi kami masih longgar dari segi pertahanan. Namun, setiap ada peluang sekecil apa pun, kami usahakan untuk mencetak gol. Beruntung kami dapat menciptakan sebuah gol di pertandingan tadi,” ucap Adi.
visibility  604 kali
Universitas Indonesia Menang Telak Atas Universitas Pelita Harapan
Di pertandingan perdana LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017, pada Kamis (16/11), tim tuan rumah, Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih poin penuh. Perolehan itu dipastikan setelah UI melibas Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor 4-0.Sejak awal pertandingan, UI telah menunjukkan dominasinya atas UPH melalui serangan-serangannya. UPH mencoba mengimbangi agresifnya serangan UI, tapi peluang yang tercipta dari tim asal Banten ini belum mampu diselesaikan menjadi gol.[suggestedarticle=3]Pada menit ke-29, pemain UPH berusaha menepis tendangan UI. Namun, tepisan itu tak menghentikan gol. Pemain UI bernomor punggung 7, Septia, berhasil memanfaatkan peluang tersebut dan menciptakan gol pertama untuk UI. Kedudukan menjadi 1-0 untuk UI.Setelah membuka skor, serangan UI kian gencar. Gol kedua UI kembali dicetak Septia beberapa menit sebelum babak pertama berakhir. UI mengubah kedudukan menjadi 2-0. Skor itu bertahan hingga akhir babak pertama.Di awal babak kedua, UI kembali melanjutkan ketangguhannya. Gol cepat Diki (12), pada menit ke-48 memperjauh jarak keunggulan timnya atas UPH menjadi 3-0. UI menambahkan pundi-pundi golnya pada menit ke-66 melalui sepakan Janiarto (14). Skor pun menjadi 4-0 untuk UI.“Kami berlatih terus menerus untuk LIMA Football ini. Sebenarnya UPH bermain bagus juga, tapi kami terus berusaha untuk dapat meraih poin dan menjadi juara di sini,” ungkap Ahmad Fakhrillah Yahya, asisten pelatih UI, usai pertandingan yang digelar di Stadion UI, Depok.
visibility  358 kali
UII Yogyakarta Antusias Ikuti Gelaran Perdana LIMA Football
Dibukanya sepak bola, cabang olahraga baru yang dipertandingkan di Liga Mahasiswa (LIMA), mendapat antusiasme yang tinggi dari tim-tim sepakbola perguruan tinggi di beberapa kota.Salah satunya tim sepakbola asal Kota Gudeg, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. UII memastikan keikutsertaannya dalam LIMA Football Greater Jakarta and Nusantara Conference 2017.[suggestedarticle=3]UII menjadi satu-satunya tim dari luar Jakarta yang mengikuti LIMA Football GJC and NC 2017 ini. Akhsin Yosidha, Manajer Tim Sepakbola UII, mengaku bahwa tim sepakbola UII mempunyai agenda pertandingan lain yang digelar bersamaan dengan LIMA Football ini.“Kami lebih memilih mengikuti LIMA Football ini karena kami melihat level pertandingan di LIMA sangat bagus,” ungkap Akhsin.Tim sepak bola UII telah mempersiapkan dirinya bertanding di LIMA Footbal. “Persiapan kami sudah cukup baik. Dalam seminggu, kami berlatih tiga kali. Kami berlatih tidak hanya ketika ada pertandingan saja. Meski tidak ada pertandingan, kami tetap berlatih”, tegas Akhsin.
visibility  273 kali
LIMA Football Greater Jakarta and Nusantara Conference 2017 Resmi Bergulir
Kompetisi sepakbola antarmahasiswa perdana yang digelar Liga Mahasiswa (LIMA) secara resmi telah dibuka. Pelaksanaan upacara pembukaan LIMA Football Greater Jakarta and Nusantara Conference (GJC and NC) 2017 berlangsung pada Kamis (16/11) siang di Stadion Universitas Indonesia (UI), Depok.Teriknya matahari tidak mengurungkan semangat seluruh tim peserta LIMA Football mengikuti upacara pembukaan ini. Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh peserta; perangkat pertandingan; perwakilan LIMA, Azwar Mukhlis; dan Kepala Sub Bidang Olahraga dan Kepedulian Masyarakat UI, Albert Pj Roring.Dalam sambutannya, Azwar menegaskan kepada seluruh peserta agar bermain dengan tenang. “Bermainlah tanpa terpancing emosi. Turnamen ini merupakan ajang pembinaan. Gelar juara di LIMA Football ini hanya bonus, jangan jadikan tujuan utama. Jadikan ini ajang pembinaan untuk kalian,” tambah Azwar.[suggestedarticle=3]Albert turut mengamini sambutan perwakilan LIMA, Azwar. Ia menambahkan bahwa dalam permainan ini yang terpenting adalah pembangunan karakter. “Bertandinglah dengan nilai luhur olahraga, yaitu semangat pantang menyerah, kerja sama, dan respek,” tegas Albert.Perangkat pertandingan yang menjadi pengambil keputusan di kompetisi ini merupakan wasit-wasit terbaik dan terpilih. Mustafa Umarella, penyandang gelar wasit terbaik dalam Piala Presiden, mengikrarkan janji wasit pada upacara pembukaan LIMA Football 2017. Usai pembacaan janji wasit, Muhammad Ibnu, perwakilan student athlete asal kampus UI, turut mengucapkan janji atlet yang diikuti oleh seluruh student athlete peserta LIMA Football 2017.Upacara pembukaan LIMA Football 2017 ditutup dengan pembukaan secara simbolis dengan tendangan bola oleh Azwar dan Albert, serta peniupan peluit tanda dibukanya kompetisi ini oleh Mustafa. LIMA Football Greater Jakarta and Nusantara Conference 2017 pun resmi dimulai.
visibility  204 kali
LIMA Football Greater Jakarta and Nusantara Conference 2017 Diadakan di Universitas Indonesia
Kompetisi sepakbola antarmahasiswa yang diselenggarakan oleh Liga Mahasiswa (LIMA) mulai digelar pada Kamis (16/11) di Stadion Universitas Indonesia (UI). Sebagai tuan rumah, UI menyambut baik pergelaran LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017.“Antusiasme kami sangat tinggi, karena ini pertama kalinya LIMA Football digelar. Kami senang dan merasa terhormat terpilih menjadi tuan rumah acara sebesar LIMA di sini,” ujar manajer tim sepakbola UI, Kayla Atikah.[suggestedarticle-3]Tim sepakbola UI turut mengisi daftar peserta LIMA Football ini dan akan bertanding melawan enam universitas lainnya. Keenam universitas lainnya yaitu Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Trisakti (Usakti), Universitas Budi Luhur (UBL), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.“Persiapan untuk bertanding sudah cukup matang,. Kami telah mengetahui informasi mengenai LIMA Football sudah sejak Januari. Karenanya, kami punya waktu berlatih yang cukup lama untuk bertanding di LIMA Football ini,” pungkasnya.
visibility  382 kali
1510927881118 tag