(Foto: bolalob)

Rizky Suhada Lubis, 'Anak Manja' Pemain Terbaik Grand Champion PSFC 2016

Mempunyai dribble cepat dan agresif, biasanya menjadi karakter umum seorang pemain futsal berpostur mungil.

Namun itu semua sia-sia jika tidak diimbangi dengan peningkatan di beberapa hal, contohnya passing, shooting, ataupun daya tahan tubuh. Hal itu yang pertama kali dilihat pelatih SMAN 13 Medan, Dedek Darmawan, saat pertama melihat Rizky Suhada Lubis, anak asuhnya.

"Saya jumpa Rizky kelas 10. Mainnya lincah karena bertubuh kecil. Cuma kurang kokoh sama kemampuan menendangnya kurang. Setelah itu ya saya ajari dia caranya menendang dengan bagus serta kekuatan badan," ujar Dedek.

Awalnya menurut Dedek, Rizky adalah pemain yang "hobi" terjatuh saat bermain sepakbola. Hal itu kurang terlalu disukanya karena bukanlah karakter pemain Medan.

"Dulu disenggol dikit sama lawan jatuh dan merengek. Untuk itu saya ajari dia supaya jangan manja. Kita ini orang medan, harus keras. Justru kalau kita dikerasin harus bilang terima kasih," kata Dedek.

Beberapa tahun berselang, Rizky menjadi salah satu senjata ampuh tim Smantilas. Di semifinal Grand Champion PSFC 2016 melawan SMAN 1 Gedangan, golnya lewat aksi meliuk mengecoh lawan serta melakukan sepakan mendatar keras menghindari Smantilas dari kekalahan hingga akhirnya menang dalam drama adu penalti.

"Saya bangga melihat dia sebagai pemain terbaik. Ini hasil kerja keras dan perkembangannya," tandas Dedek.

Pemain kelahiran Medan, 27 November 1999 ini mengaku belum bisa berkata-kata dan tak percaya bisa menyabet gelar pemain terbaik. "Gembira kali aku bang macam mimpi. Enggak nyangka bisa masuk final dan jadi juara, apalagi jadi pemain terbaik," ujar Rizky

Dirinya ingin bekerja dan berlatih lebih keras karena gelar pemain terbaik ini hanyalah awalan dari perjalanan karirnya di futsal.

"Saya pengen lari ke futsal saja. Sepakbola tidak ada perkembangannya. Futsal ini dah nampak kayaknya. Saya berharap bisa seperti pemain idola saya, Ardiansyah Runtuboy," pungkas Rizky.
editTerakhir diubah:  22/11/16 - 10:10

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ini 5 Pemain Terbaik di Babak Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017
Pocari Sweat Futsal Championship 2017 telah menyelesaikan babak Grand Champion yang digelar pada 24-26 November lalu di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat.SMAN 4 Samarinda tampil gemilang saat menghadapi MAN 1 Hulu Sungai Tengah di derby kalimantan pada partai puncak final. Skor 6-4 menutup laga dan membuat SMAN 4 Samarinda menjadi juara di gelaran kelimanya di PSFC Grand Champion.Selain itu, ada juga lima pemain yang cukup menarik perhatian Bolalob di ajang ini. Lima pemain ini berperan penting menjadi salah satu aktor dibalik kesuksesan timnya.Berikut ulasannya:Muhammad Aldo Ananta (Kiper - SMAN 4 Samarinda)Jadi Salah satu kunci sukses SMAN 4 Samarinda meraih gelar juara grand Champion PSFC 2017. Dengan postur yang ideal, Aldo sukses menjadi palang pintu yang tangguh dari pertahanan SMAN 4 Samarinda.Muhammad Syaifullah (MAN 1 Hulu Sungai Tengah)Otak serangan MAN 1 HST yang juga pemain terbaik gelaran Grand Champion PSFC 2017. Meski baru kelas 2 SMA, Syaifullah yang sudah diikat klub profesional Kancil BBK Pontianak ini menjadi pengatur ritme dan juga pemecah kebuntuan.[suggestedarticle=3]Rizal Mustofha (SMAN 16 Bandung)Rizal menjadi pemain yang cukup diandalkan dan juga sebagai kapten di lapangan. Dirinya menjadi salah satu pengatur ritme permainan timnya.Muhammad Rifky (MAN 1 Hulu Sungai Tengah)Bersama Rifky bagai menjadi partner in crime di MAN 1 HST hingga akhirnya mencapai babak final Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017. Aksi-aksinya bersama Syaifullah kadang memecah kebuntuan buat MAN 1 HST.Yohannes Rogo Datu (SMKN 3 Jayapura)Menjalankan perannya dengan baik sebagai pivot di tim SMKN 3 Jayapura. Yohanes Rogo Datu juga berhasil menyabet gelar top scorer dengan 10 gol. Pemain oportunis yang punya kelebihan sepakan keras.
  1365 kali
Top Scorer Grand Champion PSFC 2017 Ini Ingin Ikuti Jejak Ardiansyah Runtuboy
Keinginan untuk berlaga di kompetisi futsal profesional menjadi impian bagi mereka yang menekuni futsal, tak terkecuali Yohannes Rogo Datu.Top Scorer Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017 ini tampil baik berperan sebagai pivot serta mencetak top scorer bersama SMKN 3 Jayapura dengan sepuluh gol selama gelaran Grand Champion.[suggestedarticle=3]Ardiansyah Runtuboy menurutnya, menjadi inspirasi untuknya berlaga di Grand Champion ini meski akhirnya hanya berada di peringkat ketiga. "Ya saya mengidolai kakak Ardiansyah Runtuboy. Untk itu saya juga ingin main di liga pro," kata pemain tim Mutiara Hitam Papua ini."Jika ada tim saya siap untuk bermain di liga pro. Cita-cita saya tentu saja berada satu tim dengan kakak Ardy," lanjutnya.Yohanes berharap dirinya bisa bermain di liga musim depan untuk menambah pengalamannya dan meningkatkan karir futsalnya.
  729 kali
Pemain Terbaik Grand Champion PSFC 2017 Ini Bakal Bermain di Liga Futsal Pro
Penampilan gemilang Muhammad Syaifullah bersama MAN 1 Hulu Sungai Tengah menarik perhatian pecinta futsal yang menonton babak Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017 pada 24-26 November lalu di GOR C-Tra Arena Bandung Jawa Barat. Ternyata, Syaifullah sudah punya klub profesional yang akan membawanya berlaga di liga futsal profesional 2018 mendatang yaitu Kancil BBK Pontianak.[suggestedarticle]"Dulu sering ikut turnamen di Kalsel dan Kalbar dan enggak tahunya dipanggil oleh coach Naim Hamid. Setelah dipanggil ikut seleksi di pontianak, Alhamdulillah bisa terpilih masuk skuat," kata Syaifullah kepada Bolalob.Dirinya juga sudah mengikuti beberapa kejuaraan bersama Kancil BBK. "Mudah-mudahan bisa bermain di liga pro tahun depan bersama Kancil," kata pemain yang baru menginjak kelas 2 SMA ini.Syaifullah berharap dirinya dapat berguna dan mendapat banyak ilmu di tim Kancil BBK Pontianak.
  1986 kali
Strategi SMAN 4 Samarinda Jaring Pemain Untuk Tim Futsalnya
SMAN 4 Samarinda berhasil meraih gelar juara Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017 setelah mengalahkan MAN 1 Hulu Sungai Tengah di final.Ketangguhan serta kemampuan pemain yang merata menjadi kunci solidnya skuat asuhan Aditya Kharisma ini. "Tidak ada pemain yang menonjol dan istimewa karena pemain kami merata. Kita semua sama," kata Aditya kepada Bolalob.Kegagalan lolos babak Grand Champion di tahun lalu membuat SMAN 4 Samarinda berbenah total. Mereka menjaring pemain-pemain baru dari beberapa agenda yang telah dirancang oleh sekolah dan tim kepelatihan.[suggestedarticle]"Pelajaran saya dari tahun-tahun sebelumnya adalah tim ini kekurangan regenerasi. Untuk itu kami mencari pemain dan membangun tim dari turnamen antar SMP yang kita gelar. Adanya itu membuat regenerasi pemain bisa terjadi," ungkap Aditya."Gelar juara ini jadi bukti kalau kita kerja bersama-sama. Selama delapan bulan kerja keras akhirnya terbayar semua karena ini bonus dari Allah," tandas Aditya.Tak sampai di sini, SMAN 4 Samarinda akan meneruskan kembali pengembangan pemain dan pemantauan bakat pemain-pemain potensial selanjutnya.
  1182 kali
Ini Kunci SMAN 4 Samarinda Jadi Juara di Grand Champion PSFC 2017
SMAN 4 Samarinda tampil gemilang saat menghadapi MAN 1 Hulu Sungai Tengah di derby kalimantan pada partai puncak final Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017 pada Minggu (26/11) di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat.Skor 6-4 di final menegaskan ketangguhan mereka bermain selama tujuh kali selama tiga hari melawan juara-juara dari tiap regional. Pelatih Aditya Kharisma membeberkan kunci kemenangan timnya meraih gelar juara."Yang kami lawan adalah juara dari tiap regional. Kuncinya adalah jangan selalu menganggap remeh lawan. Anggap kita selalu berada di bawah lawan tetapi punya motivasi untuk jangan pernah takut," ungkap Aditya kepada Bolalob.[suggestedarticle]Pengalaman selama tahun sebelumnya juga menjadi modal SMAN 4 Samarinda untuk tampil maksimal di ajang Grand Champion tahun ini. SMAN 4 Samarinda selama empat musim PSFC pada 2012-2015 selalu masuk Grand Champion dan hanya menempati posisi empat besar."Yang jelas pelajaran yang saya ambil dari tahun sebelumnya seperti kekurangan regenerasi membuat kami punya persiapan yang cukup matang. Saya mempersiapkan tim ini selama delapan bulan," ungkapnya.Dengan raihan ini Aditya berharap regenerasi di SMAN 4 Samarinda berjalan lancar dan mampu memberikan hasil terbaik di ajang kedepannya.
  1298 kali
Kemampuan Merata Buat SMAN 4 Samarinda Tim Non Unggulan yang Jadi Juara
Tidak banyak yang memprediksi SMAN 4 Samarinda bakal meraih gelar juara di ajang Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017 pada 24-26 November lalu di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat.Secara tak terduga, SMAN 4 Samarinda berhasil kembali lolos ke semifinal. Bahkan mereka berhasil mengalahkan SMAN 16 Bandung yang notabene tuan rumah dalam drama adu penalti. Di laga tersebut kiper Muhammad Aldo Ananta tampil gemilang dengan menepis satu penalti pemain SMAN 16 Bandung.Pelatih SMAN 4 Samarinda, Aditya Kharisma, menyebut skuatnya tak bermodalkan hanya satu atau dua pemain di dalam pertandingan, melainkan seluruh penggawa. Itulah sebabnya semua pemain tampil maksimal mendalami perannya di lapangan.[suggestedarticle]"Tidak ada pemain yang menonjol dan istimewa karena pemain kami merata. Kita semua sama," kata Aditya kepada Bolalob."Cukup sulit untuk lolos ke final dan menjadi juara karena lawan kami juara dari berbagai provinsi di Indonesia. Persiapan panjang juga buat kami selalu bisa evaluasi diri," ungkap Aditya yang sebelumnya membawa SMAN 4 Samarinda melaju empat kali ke babak Grand Champion.Adit berharap skuatnya tidak cepat puas dan mampu terus mengembangkan kemampuannya agar sama-sama menjadi pemain yang lebih baik lagi.
  1247 kali
Wonderkid Futsal Kalsel Ini Jadi Pemain Terbaik Grand Champion PSFC 2017
Tim futsal MAN 1 Hulu Sungai Tengah, Barabai, Kalimantan Selatan, harus takluk di partai final Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017 pada 26 November lalu di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, atas SMAN 4 Samarinda.Meski takluk di final, MAN 1 HST menarik perhatian para penonton, terutama pemain andalannya yang juga kapten tim, Muhammad Syaifullah. Bersama Muhammad Rifki, Syaifullah jadi motor serangan tim.Tak jarang Syaifullah menjadi pemecah kebuntuan lewat ciri khasnya yaitu sepakan kaki kiri dari luar area gawang kiper lawan. Atas aksi menonjolnya di tim, Syaifullah berhasil menyabet gelar pemain terbaik di ajang Grand Champion PSFC 2017."Alhamdulillah saya tetap bersyukur meski mendapat posisi runner-up karena ini merupakan pertama kalinya kami ikut di babak Grand Champion ini," ungkap Syaifullah kepada Bolalob pasca laga final.[suggestedarticle]Menurut Syaifullah, dirinya bersyukur masih dapat meraih gelar pemain terbaik dan runner-up melihat dari tim pesaing yang cukup berat."Dari pertama main lawannya bagus semua dan kami bangga bisa lolos ke final karena tim-tim pesaing berasal dari juara se-Indonesia," ungkapnya. Syaifullah berharap tahun depan skuat MAN 1 HST kembali meraih gelar juara di Banjarmasin dan lolos ke grand champion."Semoga tahun depan bisa lolos ke Grand final lagi dan jadi juara," harap Syaifullah yang masih duduk di kelas dua SMA.
  1519 kali
Pivot Muda Jayapura Ini Raih Gelar Top Scorer Grand Champion PSFC 2017
Meski hanya meraih peringkat keempat di Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2017 pada 24-26 November lalu di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, SMKN 3 Jayapura patut berbangga terhadap pemain andalannya, Yohanes Roga Dhajo.Roga yang tampil sebagai ujung tombak serangan SMKN 3 Jayapura meraih gelar top scorer gelaran ini dengan torehan 10 gol."Ini baru pertama kali saya ikut dan rasanya senang sekali bisa membawa nama sekolah mewakili provinsi," kata Roga kepada Bolalob. "Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari ajang ini. Contohnya bagaimana menerima kekalahan dan belajar sportif," lanjutnya.[suggestedarticle]Lebih jauh Roga mempersembahkan trofi ini untuk rekan-rekannya yang berjuang membantunya untuk meraih gelar raja gol di Grand Champion PSFC 2017."Saya bangga kepada teman-teman saya yang membantu dalam mencetak gol. Ini prestasi saya menjelang lulus dari sekolah," ungkapnya. Rogo berharap kedepannya tim sekolahnya mampu bermain lebih baik dan meraih prestasi yang lebih tingi lagi.
  1069 kali
Ini Daftar Juara Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship Sejak 2011
Pocari Sweat Futsal Championship 2017 telah berakhir dengan SMAN 4 Samarinda sebagai juaranya.SMAN 4 Samarinda juga melengkapi catatan sejarah Grand Champion PSFC dengan menjadi juara asal pulau Kalimantan pertama. Pulau-pulau besar di Indonesia dengan perwakilannya pernah memboyong gelar juara di Grand Champion PSFC 2017.Hingga saat ini baru SMAN 18 Bandung yang berhasil meraih gelar juara lebih dari satu kali di ajang ini.Berikut daftar peraih gelar juara PSFC sejak 2011[suggestedarticle]2011 SMAN 8 Makassar2012 SMAN 97 Jakarta2013 SMAN 18 Bandung2014 SMAN 4 Jayapura2015 SMAN 18 Bandung2016 SMAN 13 Medan2017 SMAN 4 Samarinda
  1392 kali
Ini Hasil Lengkap Pocari Sweat Futsal Championship 2017
Pocari Sweat Futsal Championship 2017 telah menyelesaikan babak Grand Champion yang digelar pada 24-26 November lalu di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat.SMAN 4 Samarinda tampil gemilang saat menghadapi MAN 1 Hulu Sungai Tengah di derby kalimantan pada partai puncak final. Skor 6-4 menutup laga dan membuat SMAN 4 Samarinda menjadi juara di gelaran kelimanya di PSFC Grand Champion.SMAN 4 Samarinda juga melengkapi catatan sejarah Grand Champion PSFC dengan menjadi juara asal pulau Kalimantan pertama.Berikut hasil lengkap Grand Champion PSFC 2017Matchday 1SMAN OLAHRAGA RIAU 4-4 SMAN 8 BATAMSMAN 4 SAMARINDA 5-1 SMAN 1 TERARASMAN 16 BANDUNG 3-2 SMAN 1 PAYAKUMBUHSMAN 8 BEKASI 4-1 SMKN 4 PALEMBANGSMAN 12 TANGERANG 1-1 SMAN 1 KUTASMAN 6 SURAKARTA 1-3 SMKN 7 SURABAYASMAN 3 BOJONEGORO 5-1 SMAN 1 BANDAR LAMPUNGSMA INSTITUT INDONESIA SMRG 4-4 SMKN 3 JAYAPURAMAN 1 HST BANJARMASIN 4-1 SMAN OLAHRAGA RIAU[suggestedarticle=3]Matchday 2SMAN 13 MEDAN 2-4 SMAN 4 SAMARINDASMAN 12 MAKASSAR 1-4 SMAN 16 BANDUNGSMKN 4 PALEMBANG 3-5 SMA INSTITUT INDONESIA SMRGSMAN 8 BATAM 1-5 SMAN 12 TANGERANGSMAN 1 TERARA 2-5 SMAN 6 SURAKARTASMAN 1 PAYAKUMBUH 1-3 SMAN 3 BOJONEGOROSMKN 3 JAYAPURA 3-2 SMAN 8 BEKASISMAN 1 KUTA 3-4 MAN 1 HST BANJARMASINSMKN 7 SURABAYA 4-1 SMAN 13 MEDANSMAN 1 BANDAR LAMPUNG 6-8 SMAN 12 MAKASSARPerempat FinalMAN 1 HST BANJARMASIN 2-1 SMKN 7 SURABAYASMAN 3 BOJONEGORO 2-5 SMKN 3 JAYAPURASMAN 4 SAMARINDA 4-3 SMAN 12 TANGERANGSMA INSTITUT INDONESIA SMRG 1-7 SMAN 16 BANDUNGSemi finalMAN 1 HST BANJARMASIN 5-2 SMKN 3 JAYAPURASMAN 4 SAMARINDA 4-3 (Pen: 3-2) SMAN 16 BANDUNG3rd PlaceSMKN 3 JAYAPURA 1-3 SMAN 16 BANDUNGFinalMAN 1 HST BANJARMASIN 4-6 SMAN 4 SAMARINDA4th Place - SMKN 3 Jayapura3rd Place - SMAN 16 BandungRunner-up - MAN 1 Hulu Sungai TengahChampion - SMAN 4 SamarindaTop Scorer - Yohannes M Roga (SMKN 3 JAYAPURA)Best Player - Muhammad Syaifullah (MAN 1 HST)
  1110 kali
1511847333560 tag