(Foto: bolalob)

Ini Harapan Pelatih SMAN 13 Medan Untuk Talenta Futsal Sumut

Tim futsal SMAN 13 Medan membuktikan bahwa Sumatera Utara juga mempunyai bakat-bakat potensial futsal Indonesia dengan menjuara Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2016.

Setelah Syahidansyah Lubis, belum ada lagi talenta-talenta Sumatera Utara yang mampu menembus ke Liga Futsal Profesional atau bahkan timnas futsal. Dedek Dermawan, pelatih SMAN 13 Medan berharap bakat-bakat futsal di Sumut bisa dilirik oleh tim-tim liga pro.

"Saya berharap para pemain Sumut akan lebih banyak yang main di liga. Saya dorong mereka untuk tampil di level yang lebih tinggi seperti liga futsal pro. Selama ini Medan selalu jalan di tempat," ujar Dedek kepada Bolalob.

"Kalau bisa para pemain saya juga nantinya bisa berkuliah dan main di pulau Jawa biar banyak pengalaman. Siapa tahu bisa bermain di liga pro," lanjut Dedek.

Selain itu Dedek berharap momen ini bisa dijadikan motivasi untuk pengurus Asosiasi Futsal Provinsi Sumut untuk menciptakan pelatih-pelatih dari kursus kepelatihan serta menjalankan kompetisi level usia.

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


AFP Sumatera Utara Sukses Adakan Kursus Kepelathan Futsal Level 1 Nasional
Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumatera Utara sukses mengadakan untuk kali kedua kursus pelatih futsal level 1 nasional di tahun 2016 ini.Kursus kepelatihan sendiri sukses diadakan oleh Bidang Futsal Development AFP Sumut sebagai koordinator penyelenggaraan kursus. Kursus kali ini diikuti oleh 24 peserta sesuai kuota dari PSSI. Dari 24 peserta terdapat 2 peserta asal Aceh, 2 asal Kepulauan Riau, 2 asal Sumatra Barat , 1 asal Jambi, 1 Jakarta dan 1 dari Yogyakarta. Sementara itu ada 2 Calon pelatih futsal level 1 nasional perempuan dalam perhelatan kali ini.Pembukaan dan kelas teori berlangsung di Aula Dinas Perkebunan Sumut, dan Kelas praktik berlangsung di GOR Futsal Provsu.Ketua panitia sendiri adalah Ricky Fahreza Syafii, SH, MSP, CLA selaku Ketua Bidang Futsal Development AFP Sumut. Instruktur kursus adalah Andri Irawan dengan asisten Fandy Butars, dan pemateri Laws Of The Game, Fauzi Hasri selaku wasit futsal nasional.Opening ceremony dihadiri oleh Sekjen AFP Sumut, Muhammad Syah. Wakil Ketua KONI Sumut, Prof. Agung Sunarno.Wakil Bendahara AFK Medan, Lisa Susanti, dan Exco Futsal Development AFP Sumut, Alpinus. Sementara closing ceremony dihadiri oleh Ketua AFP Sumut, Ir. Aspan Sopian, MM. Exco Futsal Development AFP Sumut, Alpinus, dan Exco AFK Medan, Ingan Habibie Pane.
visibility  562 kali
500 Pasang Sepatu Mizuno Gratis Buat Peserta Grand Champion PSFC 2016
Grand Champion PSFC 2016 menjadi salah satu momen terindah para tim SMA peserta yang datang dari 18 kota di Indonesia. Selain merasakan atmosfer futsal yang sesungguhnya, para pemain juga dimanjakan oleh pelayanan dan akomodasi dari pihak penyelenggara dan sponsor. Salah satunya Merek produk olahraga asal Jepang, Mizuno. Mizuno yang menjadi official apparel dari PSFC 2016 memberikan produk berupa jersey dan sepatu futsal. Total tidak kurang dari 500 pasang sepatu diberikan Mizuno untuk tim peserta di Grand Champion PSFC 2016. "Tujuan utama kami adalah para peserta PSFC 2016 bisa langsung merasakan sendiri kenyamanan produk Mizuno, dan membantu meningkatkan performa mereka di lapangan," kata Hendry Hartono dari PT. Panatrade Caraka selaku distributor resmi Mizuno di Indonesia. Selain memberikan cenderamata dan perlengkapan futsal kepada para peserta, Mizuno juga di tiap regionalnya di PSFC 2016 ini menggelar tantangan 2 on 2 Challenge yang merupakan duel antar dua pemain. "Tujuan dari 2 On 2 Ion Challenge adalah untuk melatih skill bermain sekaligus menambah pengalaman dari para peserta," lanjut Hendry. Di musim depan, Mizuno juga kembali akan menyiapkan beberapa program dan agenda berskala nasional untuk meramaikan futsal Indonesia.    
visibility  3997 kali
Runner-up Grand Champion PSFC 2016, Kado Ultah Untuk Pelatih SMAN 4 Yogyakarta
Melangkah ke babak final Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2016 merupakan sebuah kejutan yang tak disangka-sangka oleh pelatih SMAN 4 Yogyakarta, Anton Mandosir.Apalagi, target SMAN 4 Yogyakarta tak muluk-muluk, yaitu membawa SMAN 4 meraih posisi empat besar. "Juara kemarin lebih dari pada ekspektasi saya karena target hanya masuk ke babak semifinal saja," kata Anton.Namun para pemain SMAN 4 Yogyakarta punya misi lain yaitu bertekad memberikan kado manis untuk sang pelatih yang berulangtahun tepat di laga final Grand Champion PSFC 2016 pada 20 November lalu."Ini hadiah ultah yang luar biasa, sebab ini adalah kali kedua dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut saya harus berulangtahun di kota Bandung. Pada 2015 kemarin kami pun hadir sebagai kontestan PSFC 2015," kata Anton yang menginjak usia 31 tahun."Saya terharu dengan tekad dan kemauan keras anak-anak untuk memberikan kado di hari ultah saya. Mereka pemain-pemain terbaik yang saya miliki saat ini," ujar Anton.Dirinya berharap di usia barunya ini bisa kembali membawa SMAN 4 Yogyakarta berjaya di futsal Jogja dan nasional. "Semoga tahun depan hadiah ulang tahun saya trofi juara Grand Champion. Amin!" pungkas Anton.
visibility  1128 kali
Kisah Perjuangan SMAN 13 Medan: Muntah Hingga Kesurupan Di Kuburan Cina
Berlatih bisa di mana saja. Tak bergantung pada fasilitas atau suasana. Asal ada kemauan, berlatih di manapun hasilnya tidak akan sia-sia. Skuat SMAN 13 setuju dengan hal itu.Bukan di tempat mewah seperti gym, skuat SMAN 13 Medan berlatih meningkatkan fisik dan daya tahan tubuh mereka di sebuah lahan kuburan Cina yang berada di Delitua, di utara kota Medan, Sumatera Utara."Kebetulan lingkungan Kuburan Cina itu dekat rumah saya dan suasanya masih sepi. Di Kuburan tersebut ada puluhan anak tangga dan tanjakan. Digodoklah fisik mereka di situ," kata Dedek Dermawan.Hal-hal yang unik, menyenangkan, melelahkan, hingga yang horor sekalipun, dialami skuat SMAN 13 Medan selama berlatih fisik di kuburan Cina ini."Kami berlatih fisik banyak kenangannya di situ. Ada yang sampai muntah-muntah, ketiduran, sampai kesurupan. Tapi itulah prosesnya yang membuat mereka gembira," ujar Dedek.Namun suka dan duka SMAN 13 itu terbayarkan. Fisik dan daya tahan tubuh yang bagus menjadi kunci skuat SMAN 13 merebut gelar juara Grand Champion PSFC 2016. Strategi rotasi yang bagus dari pelatih juga yang membuat mereka tetap segar di setiap laga."Kami punya tim satu dan tim dua dan kami rotasi terus. Itu yang membuat para pemain enggak keram. Pokoknya siapapun lawannya enggak ada cerita, gas terus!," ungkap Dedek.Gelar juara Grand Champion PSFC 2016 yang diraih SMAN 13 juga membuat mereka mencatatkan rekor sebagai tim Sumatera pertama yang mengangkat trofi piala Kemenpora.
visibility  4835 kali
1479805264038 tag