(Foto: bolalob)

Runner-up Grand Champion PSFC 2016, Kado Ultah Untuk Pelatih SMAN 4 Yogyakarta

Melangkah ke babak final Grand Champion Pocari Sweat Futsal Championship 2016 merupakan sebuah kejutan yang tak disangka-sangka oleh pelatih SMAN 4 Yogyakarta, Anton Mandosir.

Apalagi, target SMAN 4 Yogyakarta tak muluk-muluk, yaitu membawa SMAN 4 meraih posisi empat besar. "Juara kemarin lebih dari pada ekspektasi saya karena target hanya masuk ke babak semifinal saja," kata Anton.

Namun para pemain SMAN 4 Yogyakarta punya misi lain yaitu bertekad memberikan kado manis untuk sang pelatih yang berulangtahun tepat di laga final Grand Champion PSFC 2016 pada 20 November lalu.

"Ini hadiah ultah yang luar biasa, sebab ini adalah kali kedua dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut saya harus berulangtahun di kota Bandung. Pada 2015 kemarin kami pun hadir sebagai kontestan PSFC 2015," kata Anton yang menginjak usia 31 tahun.

"Saya terharu dengan tekad dan kemauan keras anak-anak untuk memberikan kado di hari ultah saya. Mereka pemain-pemain terbaik yang saya miliki saat ini," ujar Anton.

Dirinya berharap di usia barunya ini bisa kembali membawa SMAN 4 Yogyakarta berjaya di futsal Jogja dan nasional. "Semoga tahun depan hadiah ulang tahun saya trofi juara Grand Champion. Amin!" pungkas Anton.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Pocari Sweat Siap Bantu Sukseskan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang
Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) atau dikenal juga dengan nama Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018 meresmikan kerja sama minuman isotonik asal Jepang, Pocari Sweat untuk ajang Asian Games 2018.Daniel Peter selaku Marketing Director Pocari Sweat mengaku berbangga Pocari Sweat kembali mensponsori Asian Games. Terlebih Asian Games kali ini diadakan di Indonesia, dan mereka pun berharap gelaran multi event ini berjalan lancar dan sukses di Indonesia. [suggestedarticle]"Ini sebenarnya kali kelima kami sponsori Asian Games sejak 1998 di Bangkok, Busan, Doha, Incheon. dan sekarang Indonesia," ungkapnya kepada Bolalob seusai konferensi pers."Tentunya tujuan utama untuk membantu para atlet karena Pocari Sweat minuman olahraga dan tujuan kami menyebarkan lagi manfaat kesehatan dari Pocari Sweat kepada masyarakat Indonesia," lanjutnya."Harapannya, terakhir Indonesia (jadi tuan rumah) tahun 1962 dan kali ini kami berbangga bisa berpartipasi di Asian Games ke-18, dan pastinya ingin penyelenggaraan berjalan sukses dan lancar semua di Indonesia," pungkasnya.
visibility  184 kali
Pocari Sweat Berikan Dana 95 Miliar Rupiah untuk Jadi Sponsor Asian Games 2018
Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) atau dikenal juga dengan nama Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018 meresmikan kerja sama minuman isotonik asal Jepang, Pocari Sweat untuk ajang Asian Games 2018.Pocari Sweat menjadi minuman isotonik resmi di Asian Games 2018 setelah kedua pihak menandatangani kerja sama pada Selasa (14/11) tadi di Kantor INASGOC, Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta Pusat. Penandatanganan kerja sama dihadiri oleh Ketua INASGOC Erick Thohir, petinggi Dewan Olimpiade Asia (OCA), dan perwakilan Pocari Sweat.[suggestedarticle]"Pocari Sweat menjadi partners sponsor dengan memberikan 5 juta us dollar berupa cash dan 2 juta us dollar berupa produk," ungkap Erick saat konferensi pers."Pocari Sweat akan memasok produknya mulai sekarang hingga Asian Games 2018 berakhir. Pocari Sweat mendapatkan kontrak eklusif sebagai minuman remis isotonik selama event berlangsung. Minuman sejenis tidak boleh ada, termasuk juga kami akan memberikan branding baik di TV, billboard, dan dimana-mana sebagai kompensasi kerja sama ini," lanjutnya."Pocari Sweat termasuk sponsor prestige bersama enam BUMN lainnya. Jadi, logo mereka ada dalam background saat penyerahan medali," pungkasnya.Penandatangan kerja sama dengan Pocari Sweat ini tentu saja sangat membantu pembiayaan Asian Games 2018 yang diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar 5,6 trilyun rupiah. Pocari Sweat secara total kurang lebih setidaknya memberikan dana sebesar 95 miliar rupiah.
visibility  373 kali
Buah Persiapan Matang Sang Juara Bertahan dari Sumatera Utara
SMAN 13 Medan berhasil kembali mempertahankan gelar juara Pocari Sweat Futsal Championship 2017 regional Meda Hasil ini membuat mereka punya peluang untuk mempertahankan gelar juara babak Grand Champion yang musim lalu berhasil digaetnya. Pelatih Dedek Darmawan membeberkan persiapan dan visinya demi mempertahankan gelar ini. "Persiapannya udah dari tahun lalu kami siapkan. Pemain juara tahun lalu ya sudah tamat SMA semua jadi tim yang sekarang ini pemain baru semua," kata pelatih Dedek Dermawan.[suggestedarticle] "Sejak tahun lalu kami sudah pantau siswa baru dan sudah saya pilih. Persiapannya ya kami mainkan mereka dalam satu tim agar mereka kompak dan solid," lanjutnya. Strategi itu tak sia-sia. SMAN 13 Medan berhasil menjadi juara dan punya peluang mempertahankan gelar. "Mereka hanya saya tuntut agar leboh kompak dan tanpa beban. Itulah mengapa mereka bisa menjadi juara lagi di Medan," ungkapnya. Dedek berharap para pemainnya bisa main dengan enjoy di babak Grand Champion nanti.
visibility  668 kali
Eks Pemain Terbaik PSFC Regional Jayapura; Dari Pemain Jadi Pelatih
Pocari Sweat Futsal Championship telah menjadi bagian dari perjalanan FX Mikus Tanu selama berkarir di futsal. Mikus sendiri merupakan salah satu penggawa SMAN 4 Jayapura  dan tandem bintang futsal Ardiansyah Runtuboy yang berhasil menjuarai Grand Champion pada 2014 lalu. Dirinya juga berhasil menyabet gelar pemain terbaik regional Jayapura pada edisi 2015 lalu. Pasca lulus SMA, dirinya tak ketinggalan ikut ambil bagian di ajang yang telah membesarkan namanya tersebut. Pada PSFC 2017 dia menangani tim sebagai pelatih di SMAN 4 Taruna Darma. Bahkan Taruna Darma sempat menghadapi SMAN 4 Jayapura, alamamater sang pelatih di gelaran ini.[suggestedarticle] "PSFC tahun ini dan saat saya bermain tak jauh beda. Cuma sekarang lebih bergengsi dari pada tahun-tahun sebelumnya," kata Mikus yang membela Black Steel Manokwari di debutnya di liga futsal pro 2017. Saya berharap semoga kedepannya lebih banyak lagi pemain Papua yang berkancah di liga pro dari ajang PSFC ini," lanjutnya. Di PSFC 2017, SMKN 3 Jayapura berhasil meraih gelar juara dan lolos ke babak Grand Champion mewakili tanah papua.
visibility  965 kali
Rio Pangestu, Tembus Impian Tertinggi Berkat Jam Terbang Sejak SMA
Satu tahun yang lalu, tak banyak yang mengenal nama Rio Pangestu, pemuda asal Depok yang memperkuat tim Maluku Utara sejak Pra PON 2016. Di PON Jabar pada September 2016, dia menjadi salah satu pemain andalan Maluku Utara yang secara mengejutkan meraih medali perak. Sejak saat itu karir Rio Naik cukup drastis. Memperkuat APK Samarinda di debutnya di liga futsal pro, Rio juga berhasil lolos ke skuat timnas futsal U-20, bahkan menjadi salah satu pemain utama di timnas futsal di SEA Games 2017 lalu. Namun dari karir drastis yang dialami Rio, pemuda 20 tahun ini sudah punya banyak pengalaman di lapangan futsal sejak menginjak bangku SMA. Pocari Sweat Futsal Championship menurut Rio, menjadi panggung utama buatnya yang menjadi tangga awal perjalanan karirnya.[suggestedarticle] "Menit bermain sangat penting. Untuk itu dulu PSFC sangat membantu saya dalam meningkatkan permainan dan mental. Dulu ajang level nasional buat anak SMA cuma PSFC ini," ungkap Rio. Pemain serbabisa ini ternyata merupakan jebolan SMAN 5 Depok yang menjuarai PSFC 2015 regional Jakarta 2. Rio memperkuat SMAN 5 pada gelaran PSFC 2013 dan 2014. Di 2014 selain membawa Smanli raih peringkat 3, Rio juga meraih gelar pemain terbaik. Ke depan, Rio berharap Pocari Sweat tetap konsisten dan mampu menelurkan pemain-pemain potensial lainnya. "Rekan-rekan saya di timnas futsal U-20 sebagian besar mengawali karir dengan berlaga di ajang SMA seperti PSFC ini. Jadi saya berharap dari kompetisi ini kembali muncul pemain-pemain untuk bisa memperkuat timnas nantinya," pungkasnya
visibility  3394 kali
Menengok Perkembangan Futsal SMAN 8 Bekasi: Standardisasi Pemain hingga Penerapan Sport Science
Memasuki era modern abad ke-21, kini olahraga tidak dapat dipisahkan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Bibit unggul calon atlet harus ditempa sedari dini bukan hanya perihal fisik dan teknik secara konvensial, tetapi juga sport science yang diterapkan pada metode pelatihan. Hal inilah yang telah terpikirkan oleh SMAN 8 Bekasi yang menjadikan Futsal bukan hanya sekedar media menyalurkan hobi atau meluangkan waktu. Namun lebih dari itu, "Futsal di SMAN 8 Bekasi telah menjelma menjadi ekstrakulikuler prestasi yang memiliki visi yang nyata mewujudkan bibit atlet bertalenta," ungkap Usman Alatas, Pelatih Futsal SMAN 8 Bekasi. “Sport Science yang kami maksud bukan hanya isapan jempol belaka, alhamdullilah ada beberapa temen-temen guru juga alumni olahraga. Jadi mengadopsi bagaimana cara berlatih yang benar. Yang pertama kami benahi ada dasar yang bagus, passing, shooting control dan lain-lain,” ungkapnya.[suggestedarticle] Selain penerapan sport science dalam latihan dan recovery, SMAN 8 Bekasi pun memiliki standarisasi yang tinggi terhadap para pemainnya “Di SMAN 8 Bekasi kami punya 4 tim, dimana tim pertama yang akan bermain di turnamen yang besar bergengsi seperti PSFC dan Piala Soeratin. Sedangkan tim 2 dan 3 untuk kompetisi di bawahnya, sementara itu tim 4 untuk mewakili sekolah di ajang kompetisi regional Bekasi dan Sekitar,” ungkap Udin Sumarsa Wakil Kepala Sekolah bagian prestasi SMAN 8 Bekasi.Tingginya popularitas dan animo futsal di SMAN 8 Bekasi membuat Futsalnya maju berkembang dan berprestasi. Untuk masuk dalam skuad tim sekolah ini harus melalui serangkaian tes, setelah masuk pun para pemain dituntut tampil baik dan konsisten untuk menjaga keberadaan di skuat utama. SMAN 8 Bekasi salah satu sekolah yang dapat menjadi potret contoh pengembangan futsal era modern di sekolah. Dinaungi di sekolah yang tidak memposisikan diri sebagai lembaga pembinaan olahraga, namun institusi ini memiliki keseriusan dan sinergi yang baik antar semua pihak mewujudkan ekosistem pengembangan olahraga futsal menjadi lebih maju dan relevan dengan perkembangan zaman.
visibility  986 kali
Asa Fajri Anwar, Pemborong Gelar Individu di PSFC 2017 Regional Jabodetabek 1
“Kami gak mau kalah sama abang-abang kami yang masuk final nasional Pocari Sweat Futsal Championship tahun 2014 kemarin.” Ungkapan ini yang menjadi cambuk penyemangat para punggawa SMAN 8 Bekasi tampil memukau sepanjang gelaran Pocari Sweat Futsal Championship 2017 Regional Jabodetabek 1, yang digelar 21-22 Oktober kemarin. Tak terkecual Fajri Anwar peraih gelar ganda (Top Scorer & Best Player) PSFC 2017 Regional Jabodetabek 1. Mencetak 10 gol sepanjang gelaran pertandingan yang melebihi setengah dari total 19 gol yang berhasil dilesatkan oleh tim, sontak saja membuat Fajri Anwar berhak membawa pulang gelar Top Scorer serta Best Player PSFC 2017 Regional Jabodetabek 1. Permainan yang apik ditunjukkan Fajri ditiap kesempatan ia dimainkan, menjadi bagian skuad utama yang bermain dalam tiap pertandingan ia berhasil rata-rata melesatkan 2 gol dalat tiap pertandingan. Hal ini menunjukan ia akan menuntaskan penuh kepercayaan yang diberikan pelatih dan tim kepadanya dengan baik.[suggestedarticle] Fajri bukan sosok yang terbilang amatir dalam dunia futsal, ia pernah memperkuat tim Porda Bekasi serta termasuk dalam skuad Kamiada FC Bekasi yang berlaga di Liga AAFI. Sosok yang akrab di sapa Ari ini juga memiliki mimpi dalam berkiprah sebagai atlet futsal profesional “Pengan juga sih jadi atlet professional masuk Timnas juga, kan membanggakan,” tandas Fajri ungkapkan harapannya dalam berkarir di futsal.Menyongsong babak Grand Champion Pocari Futsal Championship (PSFC) 2017 yang menyisakan beberapa pekan, Fajri berjanji ingin menunaikan kewajiban untuk mewujudkan target dari tim dapat memenangkan juara nasional Pocari Futsal Championship 2017 “Target dari tim memang juara, alhamdullilah tinggal di babak nasional lagi. Target kami di nasional juga juara” pungkasnya.
visibility  805 kali
Hasil Lengkap Pocari Sweat Futsal Championship 2017 Regional Jabodetabek 1
Pocari Sweat Futsal Championship 2017 babak regional berlanjut ke Jabodetabek 1 di Bekasi, Jawa Barat, pada 21-22 Oktober di GOR Patriot Bekasi. 16 tim yang lolos dari fase kualifikasi berlaga di ajang ini dibagi ke dalam empat grup. SMAN 8 Bekasi berhasil menjadi juara Regional Jabodetabek 1 dan lolos ke babak Grand Champions. Berikut hasil lengkap Pocari Sweat Futsal Championship 2017 regional Jabodetabek 1: Fase Grup Hari Pertama SMK N 26 JAKARTA 1 VS 4 SMA N 8 BEKASI SMA N 45 JAKARTA 1 VS 4 SMA N 7 BOGOR SMA BBS BOGOR 1 VS 1 SMA N 2 TAMBUN SELATAN SMK MEKANIK CIBINONG 0 VS 1 SMK TARUNA BANGSA SMA N 9 BOGOR 6 VS 4 SMA MARTIA BHAKTI SMA N 4 BEKASI 2 VS 6 SMK NUANSA BOGOR SMA N 44 JAKARTA 3 VS 2 SMA N 9 BEKASI SMA N 4 CIBINONG 3 Vs 4 SMA N 5 TAMBUN SELATAN Fase Grup Hari Kedua SMA N 8 BEKASI 1 VS 0 SMA N 45 JAKARTA SMA N 7 BOGOR 5 VS 3 SMK N 26 JAKARTA SMA N 2 TAMBUN SELATAN 1 VS 4 SMK MEKANIK CIBINONG SMK TARUNA BANGSA 1 VS 1 SMA BBS BOGOR SMA MARTIA BHAKTI 0 VS 1 SMA N 4 BEKASI SMK NUANSA BOGOR 8 VS 8 SMA N 9 BOGOR SMA N 9 BEKASI 3 VS 4 SMA N 4 CIBINONG SMA N 5 TAMBUN SELATAN 1 VS 1 SMA N 44 JAKARTA Quarter Final SMAN 8 BEKASI 5 VS 1 SMK MEKANIK CIBINONG SMK NUANSA BOGOR 4 VS 2 SMAN 44 JAKARTA SMK TARUNA BANGSA 1 VS 2 SMAN 7 BOGOR SMAN 5 TAMBUN SELATAN 4 VS 1 SMAN 9 BOGOR Semifinal SMAN 8 BEKASI 4 VS 2 SMK NUANSA BOGOR SMAN 7 BOGOR 3 VS 4 SMAN 5 TAMBUN SELATAN 3rd Place SMK NUANSA BOGOR 6 vs 2 SMAN 7 BOGOR FINAL SMAN 8 BEKASI 5 vs 1 SMAN 5 TAMBUN SELATAN BEST PLAYER – FAJRI ANWAR (SMAN 8 BEKASI) TOP SCORER – FAJRI ANWAR (SMAN 8 BEKASI) PERINGKAT 4 – SMAN 7 BOGOR PERINGKAT 3 – SMK NUANSA BOGOR RUNNER UP – SMAN 5 TAMBUN SELATAN JUARA – SMAN 8 BEKASI
visibility  663 kali
3 Pemain Menjadi Top Scorer Di PSFC 2017 Regional Lampung
Ajang Pocari Sweat Futsal Championship Regional Lampung mempunyai sisi menarik lainnya untuk diceritakan, yaitu ada 3 pemain dari 3 sekolah yang menjadi pencetak gol terbanyak atau top skor di ajang tersebut. Mereka adalah Ajie Merdiansyah dari SMAN 1 Bandar Lampung, Nauval Ramadan dari SMAN 7 Bandar Lampung dan Aldi Kurniawan Dari SMAN 1 Tanjung Bintang. Masing-masing dari mereka mencetak 5 gol dan semuanya berhasil membawa timnya masuk ke 4 besar. Sesuai kebijakan dari panitia penyelenggara, jika ada lebih dari satu pemain dengan jumlah gol sama, maka kedua pemain tersebut atau lebih tetap mendapatkan trophy sama satu sama lain.[suggestedarticle] Pocari Sweat Futsal Championship Regional Lampung memang terasa lebih kompetitif di tahun ini, dimana tim-tim unggulan kesulitan untuk meraih kemenangan dan tim kuda hitam pun membuktikan kelasnya. Ajang yang bergulir dari tanggal 20-21 Oktober 2017 di GOR Saburai ini dimenangkan oleh SMAN 1 Bandar Lampung yang berhasil mengalahkan SMAN 1 Tanjung Bintang di final dengan skor tipis 2-1. SMAN 1 Tanjung Bintang pun berhak mewakili Regional Lampung di ajang Grand Champion yang akan di adakan November mendatang di GOR Universitas Pendidikan Indoneisa (UPI) Bandung.
visibility  477 kali
Kunci Kesuksesan SMAN 1 Bandar Lampung Menjuarai Babak Regional
Setiap perjuangan dan sebuah pencapaian pasti mempunyai ceritanya tersendiri yang menarik untuk diceritakan. Tak terkecuali bagi SMAN 1 Bandar Lampung yang baru saja menjuarai babak regional Lampung di ajang Pocari Sweat Futsal Championship 2017 yang digelar di GOR Saburai, 20-21 Oktober. Seperti diutarakan oleh Andre Hari Wibowo, pembina futsal dari SMAN 1 Bandar Lampung, bahwa kemenangan ini berkat perjuangan dan doa dari anak-anak yang telah membuat bangga bisa membawa nama sekolah dan membawa nama Lampung untuk ajang di Grand Champion Nasional nanti. “Pertama saya ucapkan syukur dan bangga atas perjuangan anak-anak, mereka rela berkorban tenaga dan bisa bawa nama sekolah dan Lampung diajang Nasional. Ini berkat kedisiplinan para pemain serta mereka percaya jika proses yang baik tidak akan mengkhianati hasil," Tutur Andre.[suggestedarticle] Selain itu, ia menyebutkan jika anak-anak futsal SMAN 1 Bandar Lampung sama halnya dengan tim futsal sekolah lainnya, namun ada kegiatan religius yang sering mereka lakukan di sekolah. “Anak-anak sama saja dengan yang lain sama sama berjuang, namun ada hal menarik dari mereka yang suka ngaji tiap pagi, azan di sekolah, dan sholat bareng-bareng. Disinilah kami merasa beruntung karena semua milik Allah dan semua karenaNya,” Ungkapnya menambahkan. Andre pun berharap di Grand Champion, tim futsal sekolah SMAN 1 Bandar Lampung terus berjuang dan berusaha semaksimal mungkin. Selain itu, menjadi juara adalah target yang mereka usung.
visibility  560 kali
1509191402104 tag