(Foto: istimewa)

Indonesia Juara Piala AFF, Pemerintah Janjikan Bonus

Timnas Indonesia saat ini sedang dalam pantauan jutaan mata yang ingin menjadi saksi perjuangan garuda untuk meraih trofi pertama Piala AFF 2016, salah satunya adalah Presiden Joko Widodo.

Melalui Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Jokowi menjanjikan Bonus jika Boaz Solossa cs menjuarai Piala AFF 2016.

Namun belum diketahui berapa bonus yang akan diterima oleh skuat timnas jika jadi juara. "Ya, nanti secara langsung biar bapak presiden yang menyampaikan," kata Pramono dilansir Kompas.com pada Jumat (16/12/2016).

Namun Bonus ini ditegaskan oleh Pramono, hanya akan didapat jika Indonesia menjadi juara.

"Kita mengharapkan setelah lima kali masuk final AFF (dan selalu kalah), ini menjadi final yang memberikan kebahagiaan bagi kita semua," pungkasnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Luis Milla Lihat Sisi Positif di Laga Kontra Puerto Rico
Timnas Indonesia gagal menuai hasil maksimal saat ditahan imbang 0-0 oleh Puerto Rico, Selasa (13/6). Meski kecewa, Luis Milla melihat sisi positif dari hasil tersebut.Milla melihat para pemain senior menunjukkan sikap yang baik dan menjadi contoh bagi pemain muda. Selain itu banyaknya peluang tercipta membuat ia merasa senang.[suggestedarticle]"Pertandingan berjalan menarik. Di pertandingan tadi kami coba mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari di sesi latihan," ujar Milla."Saya senang dengan sikap dari pemain senior, mereka membantu para pemain muda," lanjutnya."Saya kecewa dengan hasil. Tapi kami menciptakan banyak peluang dan itu merupakan hal yang bagus," ucap Milla.
Ini Alasan Manajemen Persib Tak Mau Ditinggalkan Djanur
Suasana dalam tubuh tim Persib Bandung kini mulai kondusif, setelah pihak Manajemen Persib memastikan bahwa Djadjang Nurdjaman tetap sebagai pelatih sampai Liga 1 musim 2017 berakhir, sekaligus menolak permintaan mundur pelatih tersebut.Pihak Manajemen Persib (PT Persib Bandung Bermartabat) menjelaskan beberapa alasan mengapa harus mempertahankan pelatih berpengalaman tersebut. "Pak Djadjang tidak diizinkan untuk mundur (sebagai pelatih Persib). Kami membutuhkan Pak Djadjang karena kompetisi masih berjalan," ungkap Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Zainuri Hasyim di Bandung, Selasa (13/6)."Kalaupun ada pergantian, tidak segampang itu. Jadi kami pertahankan Pak Djajang karena kebutuhan," sambung Zainuri. Selain itu, manajemen Tim Maung Bandung juga mendapat masukan dan dukungan, termasuk dari pemain, mantan pemain, manajer, serta bobotoh untuk tetap mempertahankan pelatih yang membawa Persib juara Indonesia Super League 2014.[suggestedarticle]"Terakhir, klasemen Persib juga enggak jelek-jelek amat dibandingkan yang lain. Bedanya beda tipis, itu juga yang menjadi pertimbangan," ujar Zainuri seperti dilansir bolaindo.com.Sebelum meraih kemenangan 1-0 atas Persiba Balikpapan pada akhir pekan lalu, Maung Bandung mendapat hasil negatif dalam empat pertandingan sebelumnya. Dari 12 angka maksimal, Atep dkk. hanya meraih dua poin saja.Anjloknya posisi Persib ke papan bawah klasemen membuat bobotoh memberikan kritikan keras. Bahkan, bobotoh masuk ke lapangan saat laga Bhayangkara FC melawan Persib yang akhirnya berujung pernyataan mundurnya Djanur.Kini dengan koleksi 16 poin Persib Bandung bertengger di posisi enam besar klasemen sementara Liga 1 2017. Mereka hanya terpaut enam poin dari Madura United yang menghuni posisi teratas.
Hasil Liga 1, Jadwal Pertandingan dan Klasemen Sementara Sampai Selasa (13/6) Malam
Persija Jakarta sukses memetik kemenangan atas Perseru Serui 3-0 dalam persaingan Liga 1 Indonesia 2017 di Stadion Patriot, Bekasi, Selasa (13/6) malam.Kemenangan ini membuat tim Macan Kemayoran itu naik ke peringkat 8 dengan 15 angka. Sedangkan Perseru tertahan di urutan 16 dalam klasemen sementara dengan 6 angka. Berikut jadwal untuk pekan ke-11 dan klasemen sementara:[suggestedarticle]Hasil pertadingan pekan ke-11:Senin, 12 Juni 2017Madura United 6-0 Semen PadangSelasa, 13 Juni 2017Perseru Serui 0-3 Persija JakartaJadwal pertandingan pekan ke-11Rabu, 14 Juni 201720:30 Persela Lamongan vs Persipura Jayapura, Stadion Suralaya, Lamongan, Live On tvOneKamis, 15 Juni 201720:30 Mitra Kukar vs Persegres Gresik United, Stadion Aji Imbut, Live On tvOneJumat, 16 Juni 201720:30 Persija Jakarta vs Sriwijaya FC, Stadion Patriot Bekasi, Live On tvOneSabtu, 17 Juni 201720:30 Arema FC vs Bali United, Stadion Gajayana, Live On tvOneMinggu, 18 Juni 201718:00 Perseru Serui vs PS TNI, Stadion Marora, Serui20:30 Barito Putera vs Persib Bandung, Stadion 17 Mei, Live On tvOneSenin, 19 Juni 201719:30 Persiba Balikpapan vs Bhayangkara FC, Stadion Parikesit, Balikpapan20:30 PSM Makassar vs Borneo FC, Stadion Andi Mattalatta, Live On tvOneKlasemen sementara sampai Selasa (13/6) malam
Pemilik Leicester Punya Klub Baru di Belgia
Pemilik klub Leicester City, Aiyawatt Srivaddhanaprabha melalui King Power International baru saja membeli kepemilikan klub asal Beglia OH Leuven.Tak diketahui berapa nilai yang harus dikeluarkan oleh pebisnis asal Thailand itu untuk membeli Leuven, dimana saat ini mereka bermain di kasta kedua Liga Belgia."Ini adalah perkembangan yang menarik bagi King Power Group dan sebuah kesempatan bagi kami untuk bekerja sama dengan klub aspirasional untuk mewujudkan potensinya yang signifikan," ujar CEO King Power Group Aiyawatt Srivaddhanaprabha mengatakan tentang pengambilalihan tersebut, seperti dikutip The National."Kami sangat menantikan untuk bekerja dengan manajemen dan staf OHL yang ada, yang memiliki pengetahuan dan keahlian klub mereka dan komunitas mereka akan sangat penting bagi pelaksanaan rencana pembangunan jangka panjang yang sukses."[suggestedarticle]Nantinya klub Belgia ini bisa menjadi tempat untuk para pemain muda asal Thailand mengasah ilmu sepakbola di Leuven.OH Leuven mempertahankan status mereka di Liga Proximus atau divisi dua pada akhir musim 2016/17 setelah nyaris menghindari degradasi.Setelah pengambilalihan klub Belgia ini, mereka akan bergabung dengan klub Liga Primer Inggris Leicester City sebagai portofolio olahraga King Power. Mereka berharap bahwa sumber daya dari pebisnis asal Thailand ini akan memberi mereka kesuksesan seperti Leicester City pada dua musim lalu saat meraih gelar juara Liga Primer Inggris.
Revolusi Timnas U-16: Garuda Muda Menjelma Menjadi Garuda Asia
Julukan, nickname atau nama populer bagi sebuah tim mungkin dianggap tidak terlalu penting. Namun, seringkali hal itu menjadi semacam identitas tim yang memberikan bukan hanya kebanggaan, tetapi juga spirit seluruh anggota tim.Timnas Indonesia U-16 selama ini dikenal dengan julukan Garuda Muda - sebutan umum untuk timnas Indonesia di kelompok usia muda. Sebuah julukan yang sangat membanggakan, tetapi dinilai kurang memberi spirit yang menggejolak.Mungkin karena itulah Timnas Indonesia U-16 yang sedang bersiap mengikuti Piala AFF U-15 2017 berinisiatif mengubah julukan itu menjadi Garuda Asia. Filosofi dasarnya, Timnas U-16 yang kini berada di bawah asuhan pelatih Fakhri Husaini berharap bisa berbicara di level Asia.[suggestedarticle]“Sekarang ini pemain Asia di pentas global berasal dari Jepang, Arab, Korea, China. Saya ingin, anak-anak ini (timnas U-16) nantinya bisa ada yang tampil di pentas global dari Asia. Itu filosofinya mengapa kami namakan Garuda Asia,” jelas manajer Timnas U-16, Kelik Wirawan seperti dikutip dari Topskor.Branding Garuda Asia menjadi semacam filosofi dasar tim dalam menjalankan seluruh kegiatannya.“Saya secara pribadi ingin dari Garuda Asia ini mencetak bibit-bibit pemain kelas internasional dari Asia. Sesuai dengan namanya, Garuda Asia,” tambahnya. Maka, Timnas U-16 tidak hanya ditempa kemampuan teknisnya. Aspek non-teknis juga mendapat perhatian besar layaknya konsep pembinaan usia muda di negara-negara maju.“Kelas motivasi, ajang rekreasi, sport science, itu semua kami terapkan ke anak-anak. Supaya apa, supaya anak-anak itu lebih melengkapi daya pikirnya dan visinya,” katanya. [suggestedarticle]“Kakinya kan sudah dilatih, nah kami ini melatih yang di dalam tubuh, dalam pikiran, dalam otak. Itu yang kami masukkan dari sisi manajerial. Agar supaya imbang antara keilmuan dan keahlian,” tutupnya.Terbanglah tinggi, Garuda Asia!
Banyak Peluang Terbuang, Indonesia vs Puerto Rico Berakhir Imbang 0-0
Indonesia dan Puerto Rico masih bermain imbang tanpa gol dalam laga uji coba internasional, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/06/17).Indonesia mendapat peluang pertama pada menit ke-9. Sayang sundulan Gavin hasil umpan sepak pojok dari Irfan Bachdim gagal dimanfaatkan jadi gol.Menit ke-9 Marinus Wanewar gagal menciptakan gol usai menerima umpan dari Irfan Bachdim.[suggestedarticle]Peluang Puerto Rico didapat pada menit ke 24, Kurnia Meiga berhasil menepis bola keras hasil sepakan pemain Puerto Rico dari luar kotal penalti.Menit ke-33, striker Hector Ramos punya peluang emas untuk membobol gawang Indonesia. Tapi kiper Kurnia Meiga dengan sigap menghalau bola sepakan Ramos.Menit ke-44, peluang Indonesia hampir membobol gawang setelah tendangan bebas Stefano Lilipaly menerpa mistar gawang Puerto Rico. Bola liar gagal dimanfaatkan oleh Gavin, karena sepakannya melambung tinggi.[suggestedarticle]Hasil imbang 0-0 menutup jalannya pertandingan babak pertama antara Indonesia melawan Puerto Rico.Di babak kedua, Indonesia bermain menyerang. Menit ke-45, anak asuh Luis Milla langsung menggeber serangan. Umpan dari Rezaldi Hehanusa gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Irfan Bachdim.Menit ke-52, Indonesia kembali gagal memanfaatkan peluang. Bola liar hasil sepakan Gavin, tak bisa dikonversikan menjadi gol oleh Irfan Bachdim.Lagi-lagi Indonesia gagal memanfaatkan peluang mencetak. Stefano Lilipaly yang tinggal berhadapan dengan kiper Puerto Rico, tendangannya malah melambung tinggi pada menit ke-60.Menit ke-66 Puerto Rico membobol gawang Indonesia. Beruntung posisi pemain tamu sudah terperangkap offside.[suggestedarticle]Menit ke-81, Indonesia kembali hampir membobol gawang Puerto Rico. Kerja sama apik Hargianto dan Irfan Bachdim berakhir dengan sepakan melambung tinggi dari Gian Zola.Menit 88 Puerto Rico punya dual peluang emas. Tendangan pertama terkena tiang, lalu tendangan kedua dari Martinez berhasil dihalau oleh Rezaldi Hehanusa di gawang yang kosong.Jelang pertandingan berakhir, sepakan Febri Hariyadi masih bisa ditepis oleh kiper Puerto Rico. Hasil 0-0 pun menjadi penutup laga Indonesia kontra Puerto Rico dalam laga uji coba internasional.Susunan pemainIndonesia: Kurnia Meiga; Gavin Kwan, Bagas Adi, Fachrudin Aryanto, Rezaldi Hehanusa; Hanif Sjahbandi, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly; Saddil Ramdani, Irfan Bachdim, Marinus WanewarPuerto Rico: Cody Laurendi; Juan Coca, Emmanuel D'andrea, Juan Velez, Marcos Martinez; Jorge Rosas, Andres Cabrero, Jorge Rivera, Gerald Diaz; Hector Ramos, Joseph Marrero
Jual Beli Serangan, Indonesia dan Puerto Rico Masih Imbang di Babak Pertama
Indonesia dan Puerto Rico masih bermain imbang tanpa gol dalam laga uji coba internasional, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/06/17).Indonesia mendapat peluang pertama pada menit ke-9. Sayang sundulan Gavin hasil umpan sepak pojok dari Irfan Bachdim gagal dimanfaatkan jadi gol.Menit ke-9 Marinus Wanewar gagal menciptakan gol usai menerima umpan dari Irfan Bachdim.Peluang Puerto Rico didapat pada menit ke 24, Kurnia Meiga berhasil menepis bola keras hasil sepakan pemain Puerto Rico dari luar kotal penalti.[suggestedarticle]Menit ke-33, striker Hector Ramos punya peluang emas untuk membobol gawang Indonesia. Tapi kiper Kurnia Meiga dengan sigap menghalau bola sepakan Ramos.Menit ke-44, peluang Indonesia hampir membobol gawang setelah tendangan bebas Stefano Lilipaly menerpa mistar gawang Puerto Rico. Bola liar gagal dimanfaatkan oleh Gavin, karena sepakannya melambung tinggi.Hasil imbang 0-0 menutup jalannya pertandingan babak pertama antara Indonesia melawan Puerto Rico.Susunan pemainIndonesia: Kurnia Meiga; Gavin Kwan, Bagas Adi, Fachrudin Aryanto, Rezaldi Hehanusa; Hanif Sjahbandi, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly; Saddil Ramdani, Irfan Bachdim, Marinus WanewarPuerto Rico: Cody Laurendi; Juan Coca, Emmanuel D'andrea, Juan Velez, Marcos Martinez; Jorge Rosas, Andres Cabrero, Jorge Rivera, Gerald Diaz; Hector Ramos, Joseph Marrero
Berlaga di Vietnam, Timnas U-16 Buka Puasa di Tengah Latihan
Bulan puasa tak menghalangi tekad Timnas U-16 untuk tampil maksimal di Tien Phong Plastic 2017. Turnamen internasional untuk kategori usia U-15 ini diadakan di Da Nang, Vietnam mulai Rabu (14/6/17) sampai Minggu (18/6/17).Tim asuhan Fakhri Husaini bakal menjajal kekuatannya melawan Myanmar pada Rabu, 14 Juni, kemudian menjajal tuan rumah Vietnam pada Jumat, 16 Juni dan ditutup dengan menghadapi Taiwan, 19 Juni.Rombungan Garuda Asia, sebutan baru Timnas U-16, tiba di Da Nang jam 10 malam hari Senin (12/6), waktu setempat. Rendy Juliansyah dkk menjalani latihan pada Selasa sore pukul 17.45 - 18.45 waktu setempat di Stadion Hoa Xuan. [suggestedarticle]"Artinya, kami akan buka puasa di tengah-tengah latihan. Buka puasa di Da Nang jam 18.19 waktu setempat," beber Fakhri Husaini.Meski mengikuti turnamen di bulan puasa, Fakhri berharap bisa mendapatkan hasil maksimal dalam 3 pertandingan yang dijadwalkan. "Turnamen ini penting bagi kami untuk memberikan tambahan pengalaman internasional bagi pemain, serta ajang untuk memonitor perkembangan latihan yang sudah kami lakukan selama ini. Semoga kami dapat meraih hasil positif pada laga perdana melawan Myanmar," katanya dalam jumpa pers.
Inilah Susunan Pemain Indonesia vs Puerto Rico
Pelatih Luis Milla telah menentukan 11 pemain inti Timnas Indonesia untuk laga kontra Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/6). Menggunakan formasi 4-3-3, di posisi penjaga gawang ada Kurnia Meiga. Kuartet lini belakang diisi oleh Gavin Kwan, Bagas Adi, Fachrudin Aryanto, dan Rezaldi Hehanusa.[suggestedarticle]Di lini tengah ada Hanif Sjahbandi dan Stefano Lilipaly yang menggantikan Adam Alis dan Hargianto yang sebelumnya tampil melawan Kamboja, kemudian Bayu Pradana melengkapi trio tersebut. Nama Saddil Ramdani melengkapi tiga pemain lini depan bersama Irfan Bachdim dan Marinus Wanewar.[suggestedarticle]Laga uji coba Timnas Indonesia kontra Puerto Rico akan dimulai pukul 21.30 WIB. Pertandingan disiarkan langsung di RCTI.Starting XI Indonesia: Kurnia Meiga; Gavin Kwan, Bagas Adi, Fachrudin Aryanto, Rezaldi Hehanusa; Hanif Sjahbandi, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly; Saddil Ramdani, Irfan Bachdim, Marinus WanewarStarting XI Puerto Rico:Cody Laurendi; Juan Coca, Emmanuel D'andrea, Juan Velez, Marcos Martinez; Jorge Rosas, Andres Cabrero, Jorge Rivera, Gerald Diaz; Hector Ramos, Joseph Marrero
visibility  7208 kali
4 Alasan Timnas Indonesia Bisa Bungkam Puerto Rico
Timnas Indonesia bakal menjamu Puerto Rico dalam laga uji coba internasional di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/06/17). Melawan Puerto Rico bisa dijadikan sebagai pengalaman berharga bagi Irfan Bachdim cs. Di dunia sepak bola, nama Puerto Rico tak segemerlap politik yang keras. Tak ada prestasi yang muncul, dan bahkan pada tahun 1995 hingga 2007 mereka sempat berada di peringkat 202 FIFA.Indonesia punya peluang untuk mengambil kemenangan dari Puerto Rico. Setidaknya ada empat faktor yang membuat Skuat Garuda bisa membungkam Puerto Rico.1. Tuah MaguwoharjoKandang dari PSS Sleman ini sudah beberapa kali menggelar pertandingan Timnas Indonesia. Dilansir dari Indosport, Timnas Indonesia dari semua level usia hanya menelan satu kali kekalahan saat Timnas U-16 kalah 0-3 dari PSS Sleman U-17, 21 Mei lalu.Sedangkan Timnas Indonesia senior sudah dua kali memakai stadion ini dan semuanya berakhir imbang. Pertama saat melawan Yaman pada tahun 2014 yang berakhir dengan 0-0 dan melawan Vietnam pada 2016 yang berakhir dengan skor 2-2.Total Timnas Indonesia dari segala golongan sudah bermain 10 kali di Maguwoharjo. Hasilnya adalah 6 kali menang, 3 kali imbang, dan sekali kalah.Rekor Timnas Indonesia di Maguwoharjo:Timnas U-23 1-0 Timnas Brunei Darussalam U-23 (15/08/13).Timnas U-23 0-0 Timor Lester U-23 (30/10/13).Timnas U-19 3-1 PSS Sleman (03/02/14).Timnas U-23 2-0 Malaysia U-21 (05/03/14).Timnas U-19 3-0 Yaman U-19 (23/05/14).Timnas 0-0 Yaman (09/09/14).Timnas U-19 3-1 Filipina (19/08/16).Timnas 2-2 Vietnam (09/10/16).Timnas U-16 4-0 Timnas Filipina U-16 (21/05/17).Timnas U-16 0-3 PSS Sleman U-17 (21/05/17).2. Suporter fanatik SlemanPendukung tuan rumah sudah pasti bakal banyak diisi oleh suportern fanatik PSS Sleman, yakni Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS). Bahkan BCS namanya sudah mendunia berkat kreativitasnya melakukan koreografi ala Ultras di Eropa.Tentu saja dukungan fanatik dari mereka bakal menggelorakan semangat para pemain di lapangan. Terlebih chat mereka yang terdengar keras dan tak pernah berhenti sepanjang pertandingan membuat Timnas punya kekuatan ekstra, yakni pemain ke-12.3. Para pemain seniorDatangnya lima pemain senior membuat kreasi permainan Indonesia bakal lebih banyak. Hal tersebut dibuktikan saat pertandingan melawan tuan rumah Kamboja. Pelatih Luis Milla pun bakal lebih leluasa memilih strategi karena pemain senior dinilai lebih cepat menerima transfer taktik yang diinginkan Milla. Selain itu, datangnya pemain senior, seperti Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Bayu Pradana, atau Kurnia Meiga cukup untuk mendongkrak permainan Garuda di lapangan.4. Kembalinya Stefano LilipalyDatangnya Stefano Lilipaly tentu membuat Skuat Garuda bakal bertambah kuat. Jika diturunkan pelatih Luis Milla, Lilipaly bakal bekerja sama dengan Bayu Pradana atau Hanif Sjahbandi di lini tengah.Kemampuan Lilipaly dalam mengawal lini tengah, tentu bakal mempermudah aliran bola ke depan untuk Irfan Bachdim atau Yabes Roni. Selain itu, Lilipaly diharapkan bisa bermain penuh semangat setelah dalam sepekan terakhir menunggu kelahiran buah hati pertamanya. Dukungan keluarga membuat Lilipaly bisa bermain lebih menggila.
visibility  2302 kali
1497357001852 tag